icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Cabe-cabean Kekasih Vice President

Bab 4 Rindu Sama Si Cabe

Jumlah Kata:1742    |    Dirilis Pada: 17/01/2024

ke

a? Saya takut simpen ma

selnya tepat setelah mem

a membuat gadis muda itu menganggapnya berbeda dari keba

uran yang rata-rata sudah mulai mengalami kebotakan juga memiliki timbunan lemak di perut. Alexander , juga selalu terl

, tetapi memang yang paling muda. Alexander sendiri t

pa kali. Alexander melirik layar

api saya nggak pernah p

ti dipinjem sama temen-temen sa

i dikira pelit. Susah juga jelasin

jangan lama-

Sepertinya sangat ingin bertemu. Padahal, gadis itu punya kartu

mungkin, mengingat banyak yang harus ia persiapkan menjelang

gy and Planning, menggantikan Naomi Chalondra yang diangkat sebagai Direktur Human Capital yang baru. Sementara jabatannya yang lama sebagai Sen

agai kepala divisi. Alexander hanya pindah divisi saja karena Naomi yang merupakan teman baik juga sahabatnya di perusahaan ini, me

ce president, tahun depan lo harus temenin gue jadi direktur," uc

it keinginan untuk menjadi direktur. Ia sud

dewan direksi? Udah dibilang gue nggak pingin. Gue jadi SV

tapi nggak ambisius," ledek Na

Alexander acuh sembari d

e? Udah kebal tauk!" Naomi segera dud

ini itu? Gue mah kawin bisa tiap hari. Kalo jadi direktur belum ten

atap gemas. "Ya terserah! Lo yang g

engaja bercanda. Seperti dirinya, Naomi masih betah melajang hingga kepala empat. Ia sudah cukup lama mengenal Naomi, sejak mereka satu tim di div

nggak pernah ngidam kawin

ut anda rusak.... tolo

l, lo minta apa?" tantang Naomi saat it

emi aja yang jadi sekretaris gue..." Saat itu ia

ng ini dari pegawai intern sampe ibu-ibu menjelang pensiu

er merupakan posisi karir yang paling diincar sejumlah karyawan wanita di gedung ini. Namun mereka semua harus kecewa, karena ia sekali lagi memilih s

di layar laptopnya. Warna merah dan warna kuning, grafik naik da

nder sengaja sedikit menarik ulur. Sekedar ingin melihat, apa ingin m

lasan dari tidak membutuhk

amanya

i namany

Jeremi yang ke san

ih menunggu jawaban hingga s

a kembali

________

k. Bibir mengerucut, sembari menatap mantel

arnya sendiri dan menitipkan mantel itu di lobi apar

ustasi. Sek

ander memang sibuk dan tidak ingin membuat lelaki itu kehilangan minat terhadap diriny

an perempuan yang jago membu

mudian, mengi

m.' Kemudian meng

kabari kalau Jeremi o

a O

dengan Alexander kepada teman-temannya. Tentu saja mereka akan memiliki ekspetasi ia dan Alexander berakhir pada hubungan khusus. N

rus membatalkan jadwal creambath di salon dekat kos, juga menolak tawaran hangout dari tema

xander . Status WhatsApp lelaki itu beberapa kali online, dan memilih t

bersiap pergi tidur, mengganti bajunya dengan baby doll dan memakai kr

baran kecil di dada. Ia menat

dah di parkiran kos kamu," j

Oh o

kasih masuk

en ke satpam kalau lagi

O

a dan perlahan memasukkan mantel Alexander ke dalam

ggilan telepon barusan mengi

yata seksi juga,

ok sembari bersandar pada bagian depan mobil. Hidung bangir lelaki itu langsung mencuri perhatiannya. Waktu bagai terhenti

xander dengan s

dari siapa lelaki di hadapannya. Tak mengira, Alexander sendi

mpilan Alexander malam ini membuat

mpak sedikit panjang seperti saat pertama kali mereka bertemu. Ah, dengan model rambut b

dapat melihat kemeja putih lelaki itu. Lengan jaket dinaikkan hingga siku, sehingga s

hir, pantofel hitam berujung runcing. Ini sudah pukul sepuluh malam lewat, tetapi penampilan Alexander masih seperti lelaki

begitu segar, tampa

h sial, ia tidak bisa mengendalikan debaran di dada yang berakibat nada suaranya jadi

engan asap rokok yang berhembus keluar dari bibirnya.

as pinggang tergerai seperti saat pertama kali mereka bertemu. Bedanya kali ini tidak mengena

yikan wajahnya yang sedikit salah tingkah, kemudian

ek. " Lehernya me

ia memper

il membuang puntung rokoknya ke pelataran, kemud

Kenapa Om?"

aper bag dari tangan dan mengintip isinya sej

n saya makan nggak?" ta

ni? Bahkan penampilannya saja s

di ma

ant chinese food di deket si

nder ? Hatinya tidak sanggup. Lagi pula, Alexander kelewat sibuk sehingga baru sempat mengamb

dengan canggung. "Saya

jaketnya kemudian menyampirkan p

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
1 Bab 1 Om Ganteng 2 Bab 2 Om Ganteng Itu VP3 Bab 3 Aku Bukan Lonte4 Bab 4 Rindu Sama Si Cabe 5 Bab 5 Gituan itu Apa Om6 Bab 6 Aku Masih Perawan 7 Bab 7 Dasar Om-om Bejat8 Bab 8 Dasar Cabe -cabean9 Bab 9 Om Ganteng Banget10 Bab 10 Om Ada Stock Baru Nih....11 Bab 11 Please Be... Normal 12 Bab 12 Perhatian Apa Cinta 13 Bab 13 Dia itu Bidadari 14 Bab 14 Good Night Bajingan 15 Bab 15 Bajingan Ganteng16 Bab 16 Dia Itu Cabe-cabean 17 Bab 17 Nginap Om18 Bab 18 Kepincut19 Bab 19 Mau Saya Cium Brutal... 20 Bab 20 Pewaris 21 Bab 21 Anak Haram Keluarga Routers 22 Bab 22 Masa Sulit Sang Pewaris 23 Bab 23 Nyaman Bersama Soraya 24 Bab 24 Jadian Sama Cabe-cabean 25 Bab 25 Jadian Satu Hari26 Bab 26 Hatiku Tertawan Om Ganteng 27 Bab 27 Kencan 28 Bab 28 Masih Teramat Rindu 29 Bab 29 Sisi Lain Om Ganteng 30 Bab 30 Kalau Kita Nikah... 31 Bab 31 Soraya Dan Sosok Masa Lalu 32 Bab 32 Rahasia Orang tua Soraya 33 Bab 33 Kenangan Kotak Box 34 Bab 34 Ngambek 35 Bab 35 Apa Kita Putus 36 Bab 36 Om Pernah Bucin.. 37 Bab 37 Soraya itu Siapa.. 38 Bab 38 Dosa Dahlia 39 Bab 39 Rindu Setengah Mati 40 Bab 40 Anu Anuan 41 Bab 41 Semuanya Punya Kamu 42 Bab 42 Dia Bukan Cabe-cabean 43 Bab 43 Begini Nih Pacaran Beda Usia 44 Bab 44 Susah Nya Ngurus ABG 45 Bab 45 Dihantui Kenangan Dahlia 46 Bab 46 Sssssst Rahasia...!47 Bab 47 Belum Nikah Saja Sudah Rajin Bikin Anak 48 Bab 48 Rindu Cinta Alexander 49 Bab 49 Restu Dari Richard 50 Bab 50 Kita Nikah Saja.. 51 Bab 51 Latihan Jadi Nyonya 52 Bab 52 Tawa bersama Sean53 Bab 53 Perhatian Sean 54 Bab 54 Pelajaran Dewasa 55 Bab 55 Kencan Gemas 56 Bab 56 Dahlia wanita Di masa lalu 57 Bab 57 Pelet cabe-cabean 58 Bab 58 Hanya Aku Yang pantas 59 Bab 59 Hadiah Untuk calon 60 Bab 60 Om Gua Donk Hebat 61 Bab 61 Mama Protektif 62 Bab 62 Duuuuuuh 63 Bab 63 Pria Gangguan mental 64 Bab 64 Rumah Impian65 Bab 65 Jangan Lupa Pacaran 66 Bab 66 Pengakuan Alexander Pada Dunia 67 Bab 67 Ada Yang Patah Hati68 Bab 68 Tak Rela 69 Bab 69 Aku Anaknya Richard Routers 70 Bab 70 Begini Kah Rasanya...