icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Reborn in The World of Stories: Unleashing Extraordinary Power

Bab 3 Chapter 3: Siapa yang merusak lahan ini!

Jumlah Kata:1877    |    Dirilis Pada: 09/01/2024

ekat Hutan Agung. Arion, Malvin, Seir, dan Gala memasuki guild dengan sorot mata penuh semangat. Suasana d

aik di papan pencapaian guild. "Ini baru awal

an potensi kalian. Tetapi, ingatlah bahwa setiap petualanga

engan tenang "Iyha

ion. Tapi tidak apa-apa sesekali bersenang-senang dalam petua

Seir dan Gala menceritakan detail pertarungan, sementara Malvin menambahk

i antara kekuatan dan taktik," komentar Arion. "Tetapi, se

bisa meminta saran dari Arion atau petualang se

pelajari lebih banyak, tidak hanya tentang monster

g yang kuat. Akan ada banyak peluang dan tantangan yang men

ngat. "Hei, kalian berdua! Bagaimana kalau kita meray

sana di sana sangat hidup, penuh dengan tawa, nyanyian, dan cerita-cerita petua

tualangan yang baru saja kita lalui dan yang akan

menikmati momen itu. Seir merasa bersyukur memiliki teman-tem

gawali mereka untuk bersulang sambil me

jutnya "Unt

Gala "Untuk

kan panjang... Aku harus menyiapkan diriku untuk sesuatu yang terburuk... " Dan Seir pu

berseru ser

reka kepada pihak guild. Pihak guild memberikan pengakuan atas k

"ini adalah batu sihir dari Shado

Terima kasih atas kerja kerasnya, batu ini memang benar dari Shadowclaw. Sa

gan bertanya "Apakah Seir ingi

berlatih dengan Guru Arion. Aku juga ingin menjadi

ata quest yang menurutnya cocok untuk Seir " Kalau begitu, ini adalah mis

00 Zol. " Kemudian Seir berkata dalam hati "Menurutku ini cocok. Walaupun hadiahnya

semangat "Yosh! Ak

balas " Baiklah tolong tanda tangan di

ini hanya Goblin, Tolong berhati-hati lah. Para G

nang "Ya, akan ku ingat pe

t malu "Ahh maaf aku belum memperk

as misi menuju ke tempat

arankan oleh Herta kepadaku... " Sambil

lain tau " Mengalahkan 10 Goblin

h tidak buruk untuk

"Tuan Arion, apakah kali ini

, tentu saja. Karen

ah Terima kasih Tuan Arion... T

aja aku tidak perlu imbalan, mempunyai

kuat Tuan Arion juga rendah hati! Aku

i kali ini pasti akan seru! Instingku mengatakan b

malu menjawab

hu lebih banyak, bertemu dengan orang-orang baru, dan selalu tingka

langan berikutnya. Mereka melangkah keluar dari guild, Petualangan di Ko

g subur. Bangunan-bangunan tradisional dengan atap jerami memberikan kesan kedamaian pada desa ini. Sei

Desa Yune... Lumayan. " Mer

ra penduduk sibuk dengan aktivitas sehari-hari mereka. Sebuah gerobak barang yang aka

at hatiku hangat. Begitu damai dan

kehidupan di desa seperti ini memb

isa saya bantu?" sapa seorang ibu yang te

! Kami sedang menjalankan misi. Apa ada m

untuk memberantas para Goblin itu... Sebenarnya ada sekelompok goblin yang sering merusak ladang

i sedang mencari petualangan, dan membantu des

"Apa ibu bisa menjalaskan dengan

jaga di malam hari sambil membawa obor... Tapi mereka tidak bisa melawan kelompok Goblin itu. Para Goblin i

ikan arah menuju ladang yang sering menjadi target serangan. Seir

mun, sekelompok goblin yang kecil dan nakal sudah merusak tanaman dan mencuri hasil

aki di tanah berkata, "Benar,

k, sambil mengangkatnya dan membawanya ke Arion dia pun berkata, "Li

Gala yang ada di jalan dekat ladang itu. Kemudian Arion be

Pedang lusuh... Ku kira Goblin tidak bis

yang di katakan Herta tadi. Goblin bisa berfikir tapi mereka bodoh, kuras

pi bukan berarti dia monster tak berakal." Arion melanjutkan perkataannya "Kita akan menunggu samp

lvin menjawab deng

pan dengan membawa obor, menerangi jalan agar mudah untuk kelompoknya melihat jalan. Gala berada di samping kiri Seir, dia tidak mau berpisah dengan Tuannya di bel

ir ladang. Karena para Goblin sibuk dengan urusan mereka men

oblin-goblin itu dan melindungi ladang ini. Ingat, hindari membunuh

ihat. Seir menggunakan kekuatan telekinesis untuk mengacaukan

bisik Gala sambil bersiap

emimpin dengan pedangnya, Seir menggunakan kemampuan telekinesis untuk meng

ir goblin-goblin tersebut tanpa melukai mereka secara fatal. Beberapa goblin terluka d

ti tidak akan kembali lagi setelah

dan desa ini sekarang aman dari ancaman goblin."Seir melanjutkan "Selanjutnya aku aka

embiarkan gadis cantik sepertiku ini menjalankan t

n berkata " Oi oi, walaupun tampilanmu seperti gadis canti

aiklah kalau itu mau Tuan Seir. Apapun kemauan Tuan Seir pasti akan ku tu

emberikan ucapan terima kasih. Seir dan kawan-kawannya juga berkesempatan menjelajahi desa

an. "Tuan Seir, lihat ini! Barang-barangnya sangat cantik. Mungkin

u, Gala. Ayo kita pilih be

lan-jalan desa, menikmati keindahan dan

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Reborn in The World of Stories: Unleashing Extraordinary Power
Reborn in The World of Stories: Unleashing Extraordinary Power
“Di dunia maya, seorang pemuda gamer, mendapati dirinya terdampar setelah mati saat asik bermain game. Ia terlahir kembali di dunia cerita sebagai roh. Menyadari bahwa kekuatannya terletak pada imajinasi, memungkinkannya menciptakan segalanya dalam dunia ini. Dengan membentuk wujud manusianya, Seir menjelajahi hutan, menciptakan monster berwujud humanoid sebagai teman perjalanan. Mereka menjelajahi dunia cerita itu bersama dengan monster ciptaannya, untuk mencari pengalaman dan sekedar menghilangkan rasa bosan Seir. Tapi karena kekuatannya sangat kuat jadi dia hanya menggunakan sebagian kecil kekuataannya saja, bahkan monster ciptaannya juga di berikan kekuatan yang hampir serupa dengan dirinya.”
1 Bab 1 Chapter 1: Seorang yang datang dari jauh. 2 Bab 2 Chapter 2: Legenda hidup sang Bayangan Malam .3 Bab 3 Chapter 3: Siapa yang merusak lahan ini! 4 Bab 4 Chapter 4: Gua ini mempunyai nama 5 Bab 5 Chapter 5: Tempat ini terlalu berkabut! 6 Bab 6 Chapter 6: Kenapa mahluk ini bisa berbicara... 7 Bab 7 Chapter 7: Kembalinya sang panumpang. 8 Bab 8 Chapter 8: Tempat ini terlihat modern! 9 Bab 9 Chapter 9: Musuh ini sangat merepotkan. 10 Bab 10 Chapter 10: Akhirnya bersantai! 11 Bab 11 Chapter 11: Apakah ini malam terakhir 12 Bab 12 Chapter 12: Orang-orang perlu mandi! 13 Bab 13 Chapter 13: Jangan ganggu waktuku dengan tuanku! . 14 Bab 14 Chapter 14: Masih terlalu dini untuk menyebutnya pertemuan kembali. 15 Bab 15 Chapter 15: Apakah semua penduduk desa seperti ini 16 Bab 16 Chapter 16: Duel Siapa takut! 17 Bab 17 Chapter 17: Menghabiskan malam di desa naga Ide bagus! 18 Bab 18 Chapter 18: Untuk yang kedua kalinya, ini terjadi. 19 Bab 19 Chapter 19: Mencair dan membeku. 20 Bab 20 Chapter 20: Tempat baru, cerita baru! 21 Bab 21 Chapter 21: Orang-orang di kota ini sangat baik, bukan 22 Bab 22 Chapter 22: Siapa orang yang narsistik ini 23 Bab 23 Chapter 23: Sama, bukan 24 Bab 24 Chapter 24: Semoga perjalananmu lancar.25 Bab 25 Chapter 25: Hari yang damai.26 Bab 26 Chapter 26: Goblin masih bisa berpikir!27 Bab 27 Chapter 27: Matahari kecil.28 Bab 28 Chapter 28: Xui. 29 Bab 29 Chapter 29: Partner baru. 30 Bab 30 Chapter 30: Sesuatu yang besar, perlu nama yang besar juga!