icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Surga Dunia Ibu Kandung

Bab 3 Part 3. Gairah Janda Seksi

Jumlah Kata:1539    |    Dirilis Pada: 21/11/2023

ndungan Gina itu perempuan. Tapi Gina selalu menolak untuk meminta di-USG. Gina selalu bilang, "Aku tidak ingin tau jenis kel

daan hamil tua pun bisa menghampiriku. Dan menghambur ke dal

edulikan suster yang berdiri di belakangnya. Kemudian

ster yang bernama Ranti itu. Kutepuk bahunya

– ada aja ... " sahut su

siki telingaku, "Kalau ada Mer

. hahaha

bumil (ibu hamil) yang buncit perutnya, sementara memeknya seolah bersembunyi di bawah perut buncitnya. Menurut pengakuan Gina send

ak naik turun tergantung kebutuhannya. Ranjang besi itu pun bisa dimiringkan ke segala arah, juga

n ranjang elektroniknya, menungguku m

an aja ke lantai. Nanti ranjan

ina tampak b

berdiri, tanpa menghimpit perutmu. Kasian

buat pantatnya berada di pinggir ranjang elektro

ih rendah daripada posisi penisku pada waktu sedang berdiri. Kupijat lagi tombol UP sampai

ganga kemerahan itu. Maklum dia sedang hamil. Tanpa ragu aku pun menji

esah – desah. Apalagi setelah telunjuk dan jari tengahku dimasukkan ke dalam liang

kat saja liang kemaluan Gina sudah membasah. Mulut vaginanya pu

"Perempuan kalau lagi hamil

ngin merasakan nikmatnya menyetubuhi wanita hamil. Ter

n Gina. Aku melakukannya sambil berdiri, sementara Gina menelentang deng

ih Gina ketika penisku sudah membenam ke dalam liang memeknya. Liang

nikmatnya menyetubuhi wanita hamil, terutama para le

ara wife swap di villaku. Aku masih ingat benar apa yang Tina katakan saat itu " .... Bimo bilang, bahwa dia bermasalah, dia rela kalau aku dihamili ol

Tina, dengan ijin dari Bimo tentunya. Bahkan pada waktu Bimo sedang ada di rumahnya pun, aku tetap bisa menggauli Tina. Sementara

ina hamil lima bulanan, Bimo meneleponku, "Sam ... t

sud

pai. Setelah perut Tina mulai kelihatan agak membuncit, seolah tiada malam tanpa M

bilang, sejak perutnya agak membunci

di dekat hapeku, "Nanti kalau bayinya sudah lahir dan Bimo ingin b

r bagaimana, Sam sudah merupakan bagian dari diriku. Meski tidak mendapat ijin dari

ku malah sangat berhati – hati, karena takut mengganggu bayi di dalam perut G

penisku sedalam mungkin. Lalu kukejut – kejutkan penisku s

raku sudah eja

bergerak ke tengah ranjangnya sambil berkata, "Aku

ya, " sahutku disusul dengan

ti. Pembantu lagi pada pulang, " kata Gina sambil

lu melangkah ke kamar Suster Ranti yang terletak di belakang.

si. Mudah – mudahan saja aku berhasil mera

embelakangi pintu, sambil meny

i belakang, dengan mendek

kaget dan menoleh ke arahku, "B

pererat sambil membisiki be;lakang teling

un. Memangnya

u banyak orang di sini. Mungkin sekarang saatnya ...

rusan kan abis begi

n sampai ngecrot. Karena aku ingin ng

lamanya belum

sa aku har

aya takut s

yapkan tanganku ke balik rok putihnya, sampai m

dia diam saja. Mungkin karena m

ke baliknya. Dia masih diam juga. Bahkan ketika aku mulai mengusap – usa

kku. Karena itu sengaja kuselinapkan jari tengah

ss nakal ... ka ... kalau sudah dipegang dan dicolok

itu ya, " ucapku sambil menunjuk ke

i kalau ketahuan sama

elai. Hanya celana dalam yang masih kubiarkan melekat di tempatnya. Sementara Suster Ranti pun melepaskan blouse dan rok serba putihnya, kemudian

rnama Sam dan seorang janda seksi bernama Ranti, " sahutku sambil bergerak ke bela

it sawomatang itu, kuturunkan celana dalam

kan, " ucapku yang disusul dengan kecupan hangat di bibirnya, sementar

iku. Lalu memekik perlahan, "Boss ... gak salah nih ? Gak nyangka bisa ada penis segede dan sepanj

ambu

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Surga Dunia Ibu Kandung
Surga Dunia Ibu Kandung
“Tanpa membantah sedikit pun, aku berlutut di antara sepasang paha mulus yang tetap direnggangkan itu, sambil meletakkan moncong patokku di mulut kenikmatan Mamie yang sudah ternganga kemerahan itu. Lalu dengan sekuat tenaga kudorong batang kenikmatanku. Dan .... langsung amblas semuanya .... bleeesssssssssssskkkkkk ... ! Setelah Mamie dua kali melahirkan, memang aku merasa dimudahkan, karena patokku bisa langsung amblas hanya dengan sekali dorong ... tanpa harus bersusah payah lagi. Mamie pun menyambut kehadiran patokku di dalam liang kewanitaannya, dengan pelukan dan bisikan, "Sam Sayang ... kalau mamie belum menikah dengan Papa, pasti mamie akan merengek padamu ... agar kamu mau mengawini mamie sebagai istri sahmu. " "Jangan mikir serumit itu Mam. Meski pun kita tidak menikah, kan kita sudah diijinkan oleh Papa untuk berbuat sekehendak hati kita. Emwuaaaaah .... " sahutku yang kuakhiri dengan ciuman hangat di bibir sensual Mamie Tercinta. Lalu aku mulai menggenjotnya dengan gerakan agak cepat, sehingga Mamie mulai menggeliat dan merintih, "Dudududuuuuuh .... Saaaam ...”