icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Surga Dunia Ibu Kandung

Surga Dunia Ibu Kandung

Penulis: Juliana
icon

Bab 1 Part 1. Mami Awal dari Segalanya

Jumlah Kata:1508    |    Dirilis Pada: 21/11/2023

nar bahwa awal kesuksesanku berkat kebaikan Mamie, ibu ti

i aku "menengok"nya. Meski Papa ada di rumah pun, aku tetap diijinkan untuk membawa

nan Papa dan Mamie, untuk "be

kedua kami. Lalu lahirlah anak cewek yang cantik dan dibe

askan untuk mengasuh Satria Pratama (anak pertamaku dari Mamie), sementara

istirahat. Lalu sibuk lagi me

, Mamie malah semakin cantik da

villa yang bekas tempat pertemuanku dengan Mrs. Al

erian Mamie. Tak pernah memakai jeep hadiah dari Merry. Karena aku ingin

Ada yang kurang enak sedikit saja, pasti kumasukkan ke bengkel langgana

e villaku itu pun, aku mem

elalu dijaga oleh beberapa orang satpam secara bergilira

andangan kagum di sepasang mata sipitnya. "Wow ... villamu ini

an dalamnya pun sama, semuany

geleng – geleng kepala, "Berapa puluh milyar ka

ankan duit taipan

Macaunya pas

tul Mam. Mrs. A

, makanya dia bisa buang

a duitnya dipercayakan padaku untuk

llaku. Sambil berkata, "Berarti dua orang ko

a M

ekarang sudah jauh lebih

rnah menghitung sa

upakan Mamie ya Sayang, " ucap Mam

segalanya. Tanpa Mamie tak mungkin aku bisa seperti ini sekarang. Dan yang terpenting, Mamie adalah wanita pertama yan

iku berulang – ulang. Lalu berkata perlahan, "Mamie juga bahagi

lik gaunnya. Kali ini pun begitu. Tanganku menyelundup ke balik gaun sutra orangen

ngan lahap dan romantisnya. Karena jemariku mulai menyelundup

aka dengan hati – hati kuangkat dan kubopong Mamie ke dalam kamar utama. K

hati – hati di atas bed berti

yang sama. Melepaskan segala yang melekat di tubuhnya, sehingga kami jadi sama

da waktu belum punya anak dahulu. Mungkin karena Mamie teramat pandai merawat badannya, dengan berolahraga, minum

adalah kangen dan kangen terus. Hanya saja aku terlalu sibuk mengurus ini dan itu, sehingga Mamie seolah tidak punya greget lagi. Padahal aku sering merindukannya, tapi terhalang oleh kesibukan.

dak jaim pula untuk memegang batang kemaluanku, yang lalu diselomotinya dengan

alku. Karena biar bagaimana dia itu istri ayahku,

digoda nafsu birahi

as bed. Menciumi dan menjilati bibirnya, lehernya, daun telinganya, t

selebar mungkin. Lalu kujilati memeknya yang selalu kukangeni ini habis – habisan. Tak cuma kujilati, jempol tan

dengan nada memohon, "Sudah Sayang ... masukkan aja kontolmu ..

a mulus yang tetap direnggangkan itu, sambil meletakkan moncong

eeesssssssssssskkkkkk ... ! Setelah Mamie dua kali melahirkan, memang aku merasa dimudahkan, ka

an dan bisikan, "Sam Sayang ... kalau mamie belum menikah dengan Papa, pasti mam

diijinkan oleh Papa untuk berbuat sekehendak hati kita. Emwuaaaaah .... "

lmu ini yang bikin mamie tgergila – gila padamu ... selalu saja membuat mami klepek – klepek gini ... iyaaaaaaaa ... iyaaaaaaa ... entot

bil mencelucupi puting payudaranya yang sa

iang kewanitaannya ini tetap terasa legit. Terlebih setelah Mamie mulai mengayuun pinggulnya, bergoyang – goyang laksana goyanga

, sambil meremas toket kanannya. Dan semakin berhamburanlah rintihan

uussssss Sayaaaaaaang .... entooot teruuussss sepuasmu Sayangkuuuuuu ... ooooohhhhhhhhhh ... ini nikmat sekali Saaaaaaammmm ... nikmaaaaaa

kan keringat, bercampur aduk dengan keringat Mamie yang senantia

elojotan. Dan aku tahu benar, bahwa Mami

ahwa pada saat Mamie terkejang – kejang, dengan liang meme

core yang sangat keras. Sehingga moncong penisku terus – terusan mentok di dasar liang meme

"Gantian ah. Mami

geli. Karena seingatku, Mamie leb

lentang dan membiarkan Mamie yang mengentot, mem

ambu

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Surga Dunia Ibu Kandung
Surga Dunia Ibu Kandung
“Tanpa membantah sedikit pun, aku berlutut di antara sepasang paha mulus yang tetap direnggangkan itu, sambil meletakkan moncong patokku di mulut kenikmatan Mamie yang sudah ternganga kemerahan itu. Lalu dengan sekuat tenaga kudorong batang kenikmatanku. Dan .... langsung amblas semuanya .... bleeesssssssssssskkkkkk ... ! Setelah Mamie dua kali melahirkan, memang aku merasa dimudahkan, karena patokku bisa langsung amblas hanya dengan sekali dorong ... tanpa harus bersusah payah lagi. Mamie pun menyambut kehadiran patokku di dalam liang kewanitaannya, dengan pelukan dan bisikan, "Sam Sayang ... kalau mamie belum menikah dengan Papa, pasti mamie akan merengek padamu ... agar kamu mau mengawini mamie sebagai istri sahmu. " "Jangan mikir serumit itu Mam. Meski pun kita tidak menikah, kan kita sudah diijinkan oleh Papa untuk berbuat sekehendak hati kita. Emwuaaaaah .... " sahutku yang kuakhiri dengan ciuman hangat di bibir sensual Mamie Tercinta. Lalu aku mulai menggenjotnya dengan gerakan agak cepat, sehingga Mamie mulai menggeliat dan merintih, "Dudududuuuuuh .... Saaaam ...”