icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Rahasia Tubuh Serena

Bab 5 5. Semakin Benci

Jumlah Kata:1102    |    Dirilis Pada: 26/09/2023

ri sang sahabat. Ternyata usaha Rena untuk kabur d

nggak bisa. Aku harus bantu apa?" Fina m

nyuman tipis sebagai jawa

abat lamanya mendengar isi hati yang takkan pernah ia sampaikan pada orang

amu? Ada yang kurang nggak? Kali aja aku bisa bantu. Maaf ya a

datang aja. By the way, Mas Arlan bilang kalo dia kenalan l

ama aku apa?" tanya

disuguhkan oleh karyawan

pikirin. Aku cuma pengen cerita aja. Enggak lebih," k

ke dokter lagi? Sampek sekarang kamu enggak

lian. Bebas mau pake baju seminim apa, toh pas senjata mereka masuk bakalan kehalang sama s

, ka

kesenangan sendiri aja." Rena b

gi," ujar Fina seolah bisa menebak

hidung Fina dan be

mengurungkan niatnya. Kini gadis dengan rambut yang dibiarkan terurai itu sudah tib

a masalah?" tanya seorang bartender yang se

ia memilih untuk menikmati aroma n

ang bartender saat melihat Rena me

. Long Island Iced Tea Mocktail,"

t," decak sa

aat kemudian sekawanan gadis menyapanya. Hah, baru saja dia duduk d

, Kak. Mumpung ada party si Deni nih,

oleh si bartender. Menyebalkan sekali para gadis remaja tanggung itu.

nya," titah Rena sambil men

a," ujarnya lagi yang langsung

. Beberapa lembar uang kertas kini sudah mendarat ke mej

n memiliki keberanian seperti sore tadi. Ada rasa senang karena berhasil menunjukkan kekuasaannya, namun di lain h

ng. Video dengan durasi singkat mun

a lihat Nona Rena

h bersama dengan teman kencan wanitanya melihat keberadaan Rena dan segera melaporkan hal

bersama kawanan pelanggan yang ada di club itu. Sesekali dia m

akin membencimu," deca

ar. Bara semakin kesal saat membayangkan bagaimana tubuh seksi Rena berada di bawah kungkungan manajer dan direktur yang

*

ri ini," titah Bara tan

ntunan pekan depan. Selebihnya bertemu klien di kantor, Pak. Ada juga berkas yang harus ditandatangani. Sebe

ur pertemuannya setelah makan siang. Sa

man tipisnya karena berhasil men

nap

apa Bapak tidak

tentu saja tidaklah menyenangkan kalau bekerja di bawah pimpinan orang seperti Bara. Apalagi a

y Hotel, siapin berkas," ketus Jenny u

ya. Aku 'kan masih atur jadwal meeti

an yang pernah aku rasain," timpal Jenn

rat. Bahkan berkali lipat menjenuhkan dari sepak te

ang sekretaris belum lagi sempat menyeka peluhnya

Jenny saat Rena

berusaha menyungging senyuman untuk membuat sang GM kalah dengan akal bulusnya. Sengaja meman

erhenti di depan lobi hotel. Bara segera turun tanpa menunggu Rena yang sibuk menjinjing keperluan meet

kamu te

" cengir gadis itu samb

nya Bara da

buat Bara mengerutkan dahinya dalam sekejap. Ada h

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Rahasia Tubuh Serena
Rahasia Tubuh Serena
“Setelah didiagnosis dokter mengidap sindrom MRKH yang membuatnya takkan mungkin bisa mengandung dan melahirkan, Serena Queen Adhisty benar-benar kehilangan semangat hidupnya. Dia bertekad untuk menutup diri, termasuk sengaja berbuat ulah hingga membuat sang kekasih yang bernama Adibara Erlangga begitu membencinya hingga menyimpan dendam untuk menyakiti Serena. Sebelas tahun pun berlalu di mana kehidupan Serena jauh berubah drastis dari sebelumnya. Dia telah berubah menjadi seorang gadis matang yang seksi dan arogan untuk menutupi jati dirinya yang rapuh. Pun sama sekali menghapus kata pernikahan dalam kamus hidupnya yang sekarang. Serena tak menyangka bahwa hotel tempatnya bekerja merupakan salah satu milik keluarga Erlangga. Kepulangan Adibara dari London malah menjadi takdir pertemuan mereka kembali. Maksud hati ingin menjauh, Serena malah semakin terjebak dalam situasi yang pelik hingga memaksanya untuk hidup tak jauh dari Adibara. Hingga kehadiran kakak lelaki Adibara membuat hubungan mereka semakin keruh. Dendam di hati Adibara pun memuncak hingga bertekad untuk menunaikannya tanpa pikir panjang lagi. Apa yang terjadi pada kehidupan Serena selanjutnya? Akankah sang mantan yang masih mencintainya menerima kekurangan gadis itu? Atau adakah sosok lain yang memang ditakdirkan Tuhan untuk menjadi jodohnya?”