icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Jangan Salahkan Aku Pergi

Jangan Salahkan Aku Pergi

icon

Bab 1 Kejutan

Jumlah Kata:1086    |    Dirilis Pada: 20/08/2023

an dengan mas kawin cincin emas seberat lima gram dan u

hanya satu tarikan napas saja, tentu saja hal itu membuat san

a saksi?" tany

H!

malia. Dia begitu senang, karena akhirnya dia bisa menikah

ahun dengannya. Lelaki dewasa yang sudah ber

a 3 bulan. Akan tetapi, lelaki itu sangat bai

dan, bapaknya Merrisa. Lelaki itu juga san

kan lelaki itu, Merrisa menyukai sifat lelaki

enjadi istriku, bersiaplah." Bisik

capan Adi. Adi yang melihat akan hal itu langsung terkekeh, dia merasa begitu gemas k

kan dengan matang pun telah terlaksana, dia

ara besar, karena ingin melaksanakan acara pernikahannya deng

maian. Lagi pula, menurut Merrisa uang untuk acara resepsi mending

eka menikah nanti seperti apa. Bukan

alaupun tak banyak tamu yang datang, seakan tak meng

Adinandya terlihat sangat senang, begitupun de

ng, Mer?"

awab Mer t

r secara sederhana berlangsung, Adi dan juga M

mengesahkan dirinya sebagai istrinya, Adi juga memperla

ga tidak lama kemudian acara resepsi pernikahan sudah berakhir. Adi menghampiri pak Adan

mah saya. Saya ingin berumah tangga

dari Adi, ternyata Adi begitu sopa

yang baru saja menjadi menantunya. Pria yang dia ra

bapak minta tolong jaga anak Bapak dengan baik. Bahagiakan d

njadi menantunya, tentunya dia meminta menantunya

ya, sebagai tanda setuju dengan a

n berusaha untuk membahagiakan putri Bapak. Kalau begitu, kami

tengah menjadi adik iparnya. Pria itu terlihat menatap Adi dengan tatapan pe

mainlah ke rumah." Pamit Adi pada Joha

engan baik ya, jangan sakiti

wab Adi den

erat. Dia juga memeluk adiknya dengan sangat erat, Mer sebe

mbasahi kedua pipinya, Mer dengan cepat men

baik-baik." Mer berucap dengan suara ya

kak berbahagialah dengan kehidupan baru Kakak." Johan t

berat untuk meninggalkan mereka, Mer harus ikhlas. Karena hari ini dia telah melepas

dan adiknya lagi. Mer juga sadar jika dia sudah mempunyai tanggu

hagiah dengan suami k

ohan, Mer langsung masuk ke dalam mobil milik

e dalam mobilnya dengan benar, Adinandya pun l

, tak pernah pudar dari bibirnya. Walaupun memang pada awalnya sempat dia mera

amar utama oleh suaminya. Semua barang-barang yang merek

gendong istrinya, Mer. Adi menidurkan Mer

aat melihat Adi mulai meng

pergerakan tubuh Mer, tentu saja hal itu m

ngga tahan." Adi langsung menautkan bibirny

senang hati langsung menyambut tautan bibir suaminya itu, dia

kita pagutan bibi

olah kehabisan napas karena Adi men

rang ya?" pinta Adi yang mulai membuk

pi... izinkan aku untuk membuka gaun pengantinnya dulu.

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Jangan Salahkan Aku Pergi
Jangan Salahkan Aku Pergi
“Merrisa Amalia tak pernah menyangka jika tepat di hari pernikahannya, dia akan mendapatkan sebuah kejutan yang begitu mencengangkan. Di malam setelah dia menyerahkan kesuciannya, Mer mengetahui tentang suatu kebenaran. Adi, sang suami ternyata sudah memiliki istri dan juga anak. Kira-kira, bagaimana kelanjutannya? Yuk kepoin kisahnya.”
1 Bab 1 Kejutan2 Bab 2 Perih3 Bab 3 Mulut Manis Penuh Kebohongan 4 Bab 4 Pasrah5 Bab 5 Membuntuti 6 Bab 6 Bermalam7 Bab 7 Hampir Ketahuan8 Bab 8 Tidak Terduga9 Bab 9 Bersitatap Mata 10 Bab 10 Numpang11 Bab 11 Numpang 212 Bab 12 Kecewa13 Bab 13 Tawaran14 Bab 14 Jadi Sekretaris 15 Bab 15 Merasa Kurang Beruntung 16 Bab 16 Semakin Sakit 17 Bab 17 Berusaha Untuk Menguatkan Hati18 Bab 18 Berusaha Melupakan 19 Bab 19 Pencuri Kecupan20 Bab 20 Meminta Kepercayaan 21 Bab 21 Menyebalkan 22 Bab 22 Curiga 23 Bab 23 Pertengkaran 24 Bab 24 Memberanikan Diri 25 Bab 25 Ingin Berpisah 26 Bab 26 Perdebatan27 Bab 27 Minta Tolong28 Bab 28 Syarat29 Bab 29 Setuju 30 Bab 30 Bujukan31 Bab 31 Menghindari 32 Bab 32 Tanda Tangan33 Bab 33 Kesal34 Bab 34 Arga yang Pemaksa35 Bab 35 Pikiran Negatif36 Bab 36 Membujuk37 Bab 37 Berbicara Dari Hati Ke Hati38 Bab 38 Kaget39 Bab 39 Resmi40 Bab 40 Pergi Ke Ibu Kota41 Bab 41 Kemungkinan 42 Bab 42 Positif 43 Bab 43 Ketakutan Mer44 Bab 44 Penjelan Mer45 Bab 45 Tidak Terduga46 Bab 46 Kuretase 47 Bab 47 Kesedihan Mer48 Bab 48 Ingin Bicara49 Bab 49 Mulai Bangkit50 Bab 50 Lamaran51 Bab 51 Jawaban