icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Gairah Liar Tuan Xavier

Bab 2 Sisi lain Xavier

Jumlah Kata:2045    |    Dirilis Pada: 05/08/2023

mi menemukan dia sudah tergeletak di jalan, dan kami pun me

bat atau keluarga y

nya, "Tidak ada Dok, apa k

ruang UGD dengan di tuntun oleh Suster. Arabella sedikit terkejut melihat kedua lelaki tampan itu ternyata yang di sebut oleh suster tadi,

rawat inap?" tanya Rigel, mengambil alih lengan Ara

in meminum vitamin yang telah saya beri

itamin, bayar rumah sakit ini saja aku tidak tau bagaim

dan para suster pun pe

el yang masih setia memegangi l

kedua lelaki itu terkesiap akibat kecantik

t nih cewe.' Bati

h kah saya meminta tolong lagi Pak?" cicit Arabella pe

Xavier sedari tadi hanya diam sembari bers

aya tidak memiliki uang." Cicit Arabella pelan dengan kepala yang menunduk, sebenarnya ia

Rigel membuat Mata Arabella berbinar mendengarnya ,"Terimakasih banyak Pak,

perlu seperti itu." Uca

asih ban

lagi pula aku tidak setua

sembari menyengir kuda, mem

pulang!'' ajak X

ella dari ujung kaki sampai ujung rambut, pena

na? Biar sekalian kita

at saat ini ia tak punya tujuan untuk pulang. "He

ulang Mas." Lirih Bella pelan de

dang dengan kening yang berkerut he

saya di usir dari rumah Tante dan Om saya, dan sekarang saya tidak

ebentar ya,"Ujar Rigel pada Bella, setelah itu

ya Xavier

iatan buat nampung dia?" tanya Rigel

a sana!" sahu

ngasuh Boy aja gim

g diri, lagian pembantu di rumah sud

r."Yaudah kalau gitu biar ku

mbawa perempuan ke apartemen." Semprot Xavier, Rigel itu bagaikan adik Xavier di keluarga ,

di ke rumah mu."

ngar dia di usir, pasti itu ada sebabnya,

at lah penampilannya! Mana

per

ta pilu dia, bayangin kalau itu Boy." Ucap Rigel sediki

ang masih setia berdiri di tempatnya tadi. "O

Rigel. Keduanya kemba

a Rigel dengan suara terd

Arrabella

nggelengkan kapalanya sendir

mu, kamu gak punya tujuan untuk pulang, kalau mau jadi asisten di ruma

, "Hah? Ini serius? Boleh Mas saya kerja di san

eh, ya k

nggukkan kepalanya

akasih banyak Mas,

el memperkenalkan dirinya dan Xavier.

amin, mereka kembali mebelah jala

k istana di dunia kartun. Bella sampai terperangah dengan mulut yanh te

ekali .'

Sedangkan lelaki bernama Xavier itu

angkah Rigel di hadapannya memasuki ru

as yang di bawa oleh Bella. Lelaki itu sangat baik sekali tak

Xavier yang telah duduk dengan bocah l

alkan bocah lelaki yang duduk di pangkuan Xavier d

rang akan tinggal di sini, dan akan membantu se

h ada Mbok iyem dan Yoyi." Sahut boc

nya yang begitu mirip dengan sang Daddy nya itu, sama-s

ja karena Boy masih kecil. Toh seumuran Boy m

ibu dari Boy itu, namun tak juga ia temukan.

ar Bella?" tanya

adalah Mbok (pembantu) di rumah itu, Mbok tak seorang diri bekerja

a Mbok Iyem setibany

song, dia akan bekerja di sini

lalu menuntun Bella menuju ke arah dap

li, dan di sebelah Loli itu kamar saya." Ucap Mbo

k. Terim

masuk ke dalam kamar yang

m, saya sudah lama bekerja sama Tuan

yem, maaf m

sebelum pergi meninggalkan Bella di sebuah kamar yang cukup luas baginya, kamar itu padahal kamar khusus

mengingat kembali kamar tidurnya di rumah sang Paman, y

berganti baju jika seperti ini?' lirihnya pasrah. Ia pun memutuskan untuk tidak berganti pakaian, ia hanya memb

ulah Bella keluar dari kamar, ia

ni!" pang

ang sedang duduk di ruang keluarga tak lupa dengan

Rigel,

?" tanya Rigel memperha

, tidak apa-apa, besok baru saya ak

," bisik Rigel pada Xa

a dari ujung rambut

y?' batin Xavier lalu dengan cepat me

g seorang wanita yang kira-kura usianya 20 tahun, wanita i

Tuan?"

u mu padanya."

yang menundukkan kepalanya. "Ayo

mendengar panggilan Bella untuk sang ma

di rumah ini, pakai acara manggil Mas segala, kamu gak sadar kamu itu pembantu, gembel lagi, sebenarnya aku tuh ya ogah minjamin baju, tapi karen

kan satu lembar baju kaos berw

kasih Mbak.

sana keluar! Ganti baju di kamar mu!" perintah Loli, Bella pun keluar ka

cermin besar, saat ini ia semakin terlihat seksi, karena badan berisinya memakai baju milik Loli yang memiliki badan kecil, alhasil baju Loli menjadi ke

pegi ke dapur untuk mebantu Mbok Iyem dan Loli, namun bel

dari itu?" Sinis Xavier menatap tubu

n saya yang memilih." Sahut Bella, ia sengaja men

l

ayah, lalu berjalan cepat keluar, "Jaga

an." Sah

panjangnya, tangannya merogoh saku celana yang ia kenakan

tuhkan ku malam ini?" Goda w

avier. Tut! setalah itu dengan cepat

an pemilik hotel itu. Ia langsung masuk ke dalam, "Apa dia suda

i kamar biasa Pak." S

ak banyak yang tau mengenai hal itu. Dan sudah banyak wanita yang ia tiduri, bukan ia yang memaksa tapi para wanita itu sendiri lah yang berte

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Gairah Liar Tuan Xavier
Gairah Liar Tuan Xavier
“"Tuan, ku mohon jangan-" "Hussst! Diam! Sudah ku bilang kau milik ku mulai sekarang!" "Saya tidak mau!" teriak Bella. "Aku tidak menerima penolakan!"”