icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Guruku Suamiku

Guruku Suamiku

Penulis: Effendikz
icon

Bab 1 Surat Wasiat

Jumlah Kata:1238    |    Dirilis Pada: 29/07/2023

rea ruko Puri Mas. Arjuna yang tengah beristirahat siang

it gula kesukaannya. Wajahnya tampak me

wa pernah ada kisah cinta dalam saksi bisu bangku y

lam buta. Duduk berdua menikmati alunan petik gitar para p

bangan gurita bisnisku ke depan. Persaingan semakin ketat aku rasa dan para kolega jua sudah mulai goyah,

gi. Tiga puluh tahun sudah ia menjalani kehidupan. Bahkan tem

au bergelimang harta dan tergolong tampan. Tetapi masa

ng surat wasiat Bapak. Tentu aku enggan juga meladeni keinginan Pak Banu yang haus akan h

Ayah dari Arjuna. Pak Banu memiliki profesi sebagai notaris ha

ang tersebut. Sebab dahulu pernah Pak Banu melakukan

ebab sifat Pak Darmawan yang memang sesuai namanya sangat dermawan. Maka Pak Banu h

ya pula agar seimbang hidupmu. Tetap berpikir positif dalam hidup, agar jiwamu tetap sehat selalu. Bisa jadi memang benar Pak Banu sangat membutuhka

ft

an terlalu perih pertemuan terakhir dengan Sang Ayah saat ia hendak menimba ilmu ke lu

dak bisa diundur dan ditinggalkan pelaksanaannya. Bahkan walau Arjuna setelah usai skrips

arus ikut menyiapkan ini dan itu. Maklum Ibunya Asmara sudah berpulang dua tahun yang lalu. Mohon dimaklumi ya

duk dan oh iya mau pesan minum atau makan siang mungkin. Biar saya pesank

an dahaga saya dipanas siang hari ini," jawab Pak Banu sambil mengelu

las ya?" teriak Arjuna samb

dimanah mereka sekarang duduk bersama dan baru sekali ini mereka duduk

rsebut. Tenang saja kali ini aku tak akan mencurigai Pak Banu. Sebab Bapak juga pernah berkata padaku. Tent

sti mengenali tulisan tangan Pak Darmawan dan juga tanda tangannya bukan? Maka surat yang saya bawa asli. Benar-benar ditulis o

k raut wajah Arjuna seketika berubah drastis. Menjadi satu wajah yang tampak

saya sendiri bertahun-tahun tidak berani membukanya," uja

baca isinya dan sekedar ingin tahu maksud dari Ayah saya?" tanya Arjuna

gkas bersama surat-surat penting kami. Dimanah brangkas tersebut memang jarang kami buka.

pada saya. Tetapi saya harus menikah dengan putri Bapak Asmara. Tetapi Putri Bapak bukannya ma

da kata tetapi atau pengecualian setelahnya Mas?" Pak Banu malah ber

Pak Banu dilanjutkan dan perkara itu sudah dititipkan pula pada kepala sektor kepolisian kota ini. Bahkan kata Ayah dalam surat ini

terserah Mas Arjuna bagaimana baiknya?" u

gan tipe yang suka melihat orang lain sengsara. Apalagi harus memasukkan Pak Banu

ucap Pak Banu yang khawatir kalau Asmara tak me

inya dan memberitahunya perlahan akan surat ini. Sebab dalam surat ini pernikahan harus dilangsungkan saat saya berusia tiga puluh tahun. Kala

sa tua saya nanti saya habiskan di terali besi. Karena saat itu memang benar-benar terpaks

afkan kesalahan Pak Banu yang dahulu. Sekarang mari kita bekerja sama untuk me

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Guruku Suamiku
Guruku Suamiku
“Arjuna mendapatkan surat wasian mendiang Sang Ayah. Bahwa isi surat wasiat harus menikah dengan gadis belia yang masih kelas dua SMK putri dari Pak Banu seorang notaris keluarganya. Kalau tidak mengikuti surat wasiat maka Pak Banu akan dijebloskan ke penjara. Karena kecurangannya di masa lalu pada perusahaan keluarga Daramawan dan Arjuna tak akan mendapat satu rupiah pun warisan beliau. Mampukah Arjuna meyakinkan Asmara anak Pak Banu yang masih berusia tujuh belas tahun untuk menikah? Ikuti terus kisah Arjuna.”
1 Bab 1 Surat Wasiat2 Bab 2 Hari Yang Ruwet3 Bab 3 Karena Fobia4 Bab 4 Asmara di balik pintu5 Bab 5 Sebuah Kesepakatan6 Bab 6 Perkara Kamar Mandi7 Bab 7 Ternyata Kamar Arjuna8 Bab 8 Sarapan Pakai Cinta9 Bab 9 Lekas Halalkan Aku10 Bab 10 Asmara di Sekolah 11 Bab 11 Mulai Cemburu12 Bab 12 Saingan Asmara13 Bab 13 Peristiwa Dinding Kamar Mandi 14 Bab 14 Asmara Di Racun15 Bab 15 Pertarungan Kematian16 Bab 16 Kode-Kode Asmara17 Bab 17 Arjuna Bosan Kaya18 Bab 18 Istri Pilihan Ayah 19 Bab 19 Serangan Cinta Masa Lalu Arjuna20 Bab 20 Geliat Musuh21 Bab 21 Terkapar Di Trotoar22 Bab 22 Seni Olah Raga Sore23 Bab 23 Obrolan Ringan Meja Makan24 Bab 24 Seperti Digigit Semut25 Bab 25 Gang Mawar