icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
KAMU SINI DONG DEKETAN

KAMU SINI DONG DEKETAN

Penulis: Gie
icon

Bab 1 GEMURUH CETAR RASA HATI

Jumlah Kata:1231    |    Dirilis Pada: 05/07/2023

berdiri tepat di depan Darwis, "Ada pesan dari Pak Bos. Siang ini sekitar jam dua... Abang ada tugas meliput acara ulang tahunnya Mbak Arini." lanjut Elis, lalu mengatur nafasnya karena tadi se

yaaa makasih perhatiannya." balas Darwis tersenyum juga. "Ehh abang sini deh deketan." kata Elis sedikit berbisik, lalu Darwis semakin dekat menghampiri Elis, "Apaan lagi?" Elis hanya tersenyum melihati wajahnya Darwis dari deket. "Kok malah senyam-senyum gitu?" tanya Darwis. "Bang Darwis... Ganteng." balas Elis singkat

arwis sangat perhatian pada motornya, dan sebelum melaju pergi Darwis sempat mengelus bagian tangki bensin motornya sambil berkata pelan, "Jangan mogok ya." Perlahan namun pasti Darwis

motor kesayangan babeh, "Kalo nanti babeh udah nggak ada, elu jangan pernah jual ini motor." kata almarhum babeh waktu itu. "Emangnya kenapa, Beh?" tanya Darwis masih duduk di bonceng si babeh. "Karena ini motor banyak kenangannya. Dulu gue sama nyak elu juga pacaran di motor ini. Lahiran elu juga dianter sama ini motor, sampe bolak-balik

a takut dalam diri Darwis jika nanti ada batu atau kayu yang mengarah langsung ke kepalanya, tapi saat itu Darwis sedikit lebih tenang ketika ia masih memakai helmnya, meskipun begitu Darwis harus tetap hati-hati menjaga kamera dan juga badannya jangan sampe terkena lemparan batu. Disana tak hanya Darwis yang merekam moment tawuran itu, ada juga beberapa wartawan lain yang tak kalah nyali memotret puluhan siswa garang yang sedang tawuran. Sesekali Darwis tersenyum puas karena ia merasa telah merekam beberapa foto bagus dan sempat memvideokan juga kejadian itu. Suara gerungan sebuah motor sport terdengar, lalu Darwis segera memutar kepalanya dan melihat jelas motor itu melaju kencang kearahnya. Darwis reflex minggir kanan, tapi motor itu udah keburu minggir kanan juga, tapi si pengendara motor sport yang memakai helm tertutup rapat

nturan keras melawan batu. Rambutnya yang panjang terurai keluar dari ketatnya helm motor sport. Darwis terpaku dengan mulut sedikit menganga melihat si pengendara motor itu ternyata cewek. Wajahnya cantik dengan kulit putih memikat hati."Elu cewek?" tanya Darwis masih menganga. "Kenapa emangnya kalo gue cewek?" balas tanya si cewek pengendara. "Nggak apa-apa sih. Gue pikir cowok. Gaya lu tomboy banget." kata Darwis tak lepas memandang si cewek, "Nama elu siapa?" lanjut Darwis lagi. "Kepo lu." balas si cewek singkat, padat, dan jelas. "Ehhh bukan gue doang yang kepo." sela Darwis, "Noh elu lihat orang-orang pada liatin elu." Si cewek melihat sekitarnya, dan benar saja orang-orang yang berkerumun disana melihatinya dengan pandangan mata penuh pesona, begitu juga dengan dua kubu siswa yang hendak tawuran langsung menghentikan tawuran mereka melihati si cewek cantik pengendara motor, dan membuat si cewek jadi salah tingkah. Mendadak

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
KAMU SINI DONG DEKETAN
KAMU SINI DONG DEKETAN
“Sebagai seorang wartawan yang tak banyak tahu tentang cinta, Darwis diperhadapkan pada dua sosok perempuan yang mencintainya dan mempunyai karakter yang berbeda, yaitu Marlenna dan Arini, dan di saat bersamaan Darwis harus menerima kenyataan jika cinta sejatinya, yaitu Wulan, harus pergi berobat ke luar negeri karena lekeumia yang dideritanya sehingga Wulan harus meninggalkan Darwis dalam kesendiriannya. Darwis tidak pernah menyangka jika cinta sejatinya bukan Wulan, tapi Marlenna. Darwis menikahi Marlenna, tapi Marlenna mengandung anaknya Marcel, dan membuat Darwis sedih dengan keputusannya. Sedangkan Marcel masih cinta pada Arini, dan meminta Marlenna menggugurkan kandungannya, tapi Marlenna menolak. Arini tidak ingin Marcel mengkhianati Marlenna, dan selalu menolak cintanya Marcel. Arini mendekatkan dirinya pada Darwis, lalu benih cinta muncul di hati keduanya. Darwis hendak menikahi Arini, namun Arini menolak karena ternyata Arini mengidap kanker. Ketika Arini menghembuskan nafas terakhirnya, Marlenna melahirkan anaknya, namun si jabang bayi tak bernafas, dan di luar dugaan bayi itu kembali hidup bersamaan dengan kematian Arini. Darwis dan Marlenna menamakan bayi mereka Arini. Darwis dan Marlenna akan melanjutkan pernikahannya, namun konflik kembali timbul ketika Wulan dan Aldi kembali hadir di kehidupannya Darwis dan Marlenna. Wulan sudah sembuh dari penyakit leukemia-nya, sedangkan Aldi berhasil terselamatkan dari kecelakaan pesawat karena Aisha yang merawat luka Aldi di salah satu desa terpencil. Cinta lama bersemi kembali dalam diri Darwis terhadap Wulan, begitu juga sama halnya dengan Marlenna terhadap Aldi, meskipun Aldi harus menyakiti perasaan Aisha yang selama ini menyimpan cintanya pada Aldi. Meskipun begitu senyum lembut si bayi mungil Arini selalu bisa menyatukan kembali cintanya Darwis dan Marlenna. Cerita ini mengisahkan tentang lika-liku perjalanan cinta seorang anak manusia. Cinta akan menemukan jodohnya sendiri pada diri setiap insan yang berusaha mencari ketulusan dan keteguhan akan cinta sejati. Sebuah perjalanan cinta yang penuh kerikil dan cobaan dalam diri semua orang. Namun dengan kesabaran dan rasa ikhlas yang mendalam akan mendatangkan kebahagiaan yang hakiki. Kisah ini mengajarkan kita untuk mengerti dan lebih dalam memahami makna terselubung dalam arti cinta yang tulus yang diperhadapkan pada kerikil-kerikil masalah demi mendapatkan satu kata, yaitu bahagia.”
1 Bab 1 GEMURUH CETAR RASA HATI2 Bab 2 KARENA KAMU BIKIN HAPPY3 Bab 3 HARAPAN TERINDAH DI HARI INI4 Bab 4 TER-ISTIMEWA KAMU5 Bab 5 TAKDIR MEMBAWAMU KEMBALI6 Bab 6 MAUNYA AKU YA KAMU7 Bab 7 AWAS KENA MENTAL8 Bab 8 SATU KATA UNTUK PEREMPUAN9 Bab 9 MELIHAT KAMU YANG KURINDU10 Bab 10 TANTANGAN HATI DI TERIMA11 Bab 11 BALAPAN RASA SUKA12 Bab 12 KAMU IYA KAMUUU...13 Bab 13 TAK INGIN JAUH DARIMU14 Bab 14 TAKDIR CINTA UNTUKMU15 Bab 15 ADA KAMU DI HATIKU... SELALU16 Bab 16 TENTANG HATI YANG GUNDAH17 Bab 17 TAK BISA BERDIAM DIRI SAJA18 Bab 18 CINTA TANPA BATAS WAKTU19 Bab 19 KAMU, KAMU DAN KAMU...20 Bab 20 OH SUARA HATI BERGEMURUH21 Bab 21 MENCARIMU KE RELUNG JIWA22 Bab 22 TAK SEMPURNA TAPI NYATA23 Bab 23 UNTUKMU SELALU AKU24 Bab 24 HARUSNYA KAMU ANGGAP AKU ADA25 Bab 25 TENTANG KAMU, AKU DAN DIA26 Bab 26 KARENA KAMU, AKU HAPPY27 Bab 27 MAKIN KAMU BANDEL MAKIN KU SUKA28 Bab 28 BERSAMAMU SELALU... INDAH