icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Nafsu Kakak Tiriku

Bab 5 Hinaan

Jumlah Kata:1239    |    Dirilis Pada: 07/06/2023

, shaliha dan rajin ibadah harus meni

a yang sama yang hampir sepanjang jalan ini i

sebab dirinya yang terkenal akan kesali

bdi yang kerjaannya hanya mabuk tiap malam. M

m buat sholat tapi jodoh yang

itu. Makanya sekali dapat jodoh malah pria pemabuk. Terlalu pi

bersahutan namun Laily cu

bangun malam buat sholat dan berdoa, melainkan ia memang jadi wanita malam dengan membagi tubuhnya p

y tahan. Ia tak ingin terbawa emosi. Oleh karena itu

Aku jadi curiga, yang sebenarnya selama ini Laily di mushola keciln

enutup telinga dengan perkataan bur

biasa mengajar, omongan tak sedap

g sejajar, ustadz, kek. Atau minimal santri.

seraya terus berjalan melewati lor

in masuk ke kela

Pak Harun," ucap Maya. Salah satu guru

apa, ya, May?

kamu sekarang ini." Maya tersenyum sinis. Sambil menat

n selanjutnya ia me

h tersebar ke seantero kampung ini, kalau kamu hampir be

oleh Pak Harun menganggukkan kepala. "Saya paham,

berat hati kami tak bisa menggu

untuk mengangkat pandan

apa,

eka percaya kalau kamu...mau saat diajak hal tak bermoral tersebut. Bahkan kamu memang dicurigai sering melakukannya di seti

u Sarah, Laily menundu

engingat terlebih dahulu sebelum menuduh kalau setiap malamnya ia di

i murid untuk menonaktifkan kamu dari sini." P

ya tersen

rang. Sekalipun mereka tahu bahwa ia menikahi Abdi

*

juga sering ikut pengajian. Tapi kenapa harus menikah den

sore harinya, ia kembali me

ta, kita dekat dengan jual ikan, kita dapat bau amisnya. Kala

mengamalkan ilmu lagi di sini?" tebak Laily yang sudah me

nafas dengan berat. Melihat itu Laily kemb

uk mengajar anak didiknya sendiri yang men

ara ibu-ibu yang menjemput paksa 7 anak yang

ada apa?" tanya Lai

sini mau jem

a mereka sebentar lag

ng tida

persatu wajah ibu-ibu yang masi

ngaji dan agama islam anak k

istri pria pemabuk, Bu?

mabuk, pria yang tak kenal wudhu apa lagi sholat. Lama-lama anak

u. padahal bapak kamu itu imam masjid dan dijadikan ketua kampung di mari, tapi kelakuan anaknya m

yo

yang ia ajar di waktu malam terse

apat menahan air mat

lih diusir saja da

ir matanya. Lalu ia menoleh menatap Na

cara menikah dengan Abdi, percuma. Sebab mereka lebih percaya fitnahku daripada dirimu ap

dah membuat warga sema

la dengan diiringi senyuma

a menjauhimu dan kau perlahan meninggalkan kampung ini dengan sendirinya sebab sudah tak a

ngkan wajahn

aku akan memberikan tempat tinggal untuk

dengannya daripada tinggal dengan seorang bajingan yang b

santri namun berjiwa...." Laily segera menghentikan kata-katanya sebe

emilih pria mabuk

ormatanku daripada seorang santri yang ingin merusak keh

di tepat saat kejadian di mushola kala itu. Saat seorang santri ingin melecehkan

an raut wajah yang

tang suamiku. Pria pemabuk itu lebih baik tentunya da

sebelum bapaknya pulang dan melihat dirinya yang

_

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Nafsu Kakak Tiriku
Nafsu Kakak Tiriku
“Nando---saudata tiri Laily diam-diam punya hasrat terpendam pada saudari tirinya tersebut. Entah kenapa setiap kali melihat Laily---adik tirinya, pria itu kerap tak bisa menahan diri untuk memiliki gadis ayu nan berwajah shalihah tersebut. Hingga dorongan birahinya pada suatu malam membuat pria itu nekat hendak menodai sang adik ketika ingin melaksanakan ibadah. Untung saja ada sosok seorang seorang pria pemabuk bernama Abdi yang menolongnya. Fatalnya, Abdi malah dijatuhi fitnah, hingga terpaksa pria pecandu alkohol tersebut harus menikahi Laily---wanita yang sudah jadi sasaran sang kakak tiri.”
1 Bab 1 Hampir Ternoda 2 Bab 2 Fitnah 3 Bab 3 Tinggal Serumah 4 Bab 4 Sebuah Nasehat5 Bab 5 Hinaan 6 Bab 6 Mengabdilah 7 Bab 7 Jalan Kita Berbeda8 Bab 8 Bunga Lily 9 Bab 9 Kenapa Harus Senyum 10 Bab 10 Sentuh Hatiku! (Pendosa)11 Bab 11 Ayah Biologis 12 Bab 12 Rasa yang Abu-Abu13 Bab 13 Mau Jadi Imam 14 Bab 14 Luapan Amarah 15 Bab 15 Pergilah!16 Bab 16 Membuat Jatuh Cinta 17 Bab 17 Bahagiamu Menunggu di Sana 18 Bab 18 Siasat Abdi19 Bab 19 Keberanian Laily 20 Bab 20 Menjadikan Sama 21 Bab 21 Bukan Tentang Pengabdian 22 Bab 22 Luka yang Disembunyikan 23 Bab 23 Bawa Aku ke Jalanmu24 Bab 24 Fajar Bermula 25 Bab 25 Keberhasilan 26 Bab 26 Cemburu 27 Bab 27 Terus Cintai Aku28 Bab 28 Takut Kehilangan 29 Bab 29 Peluk Aku30 Bab 30 Doa Pendosa 31 Bab 31 Diagnosa yang Salah 32 Bab 32 Kabar Baik dan Buruk33 Bab 33 Sengaja Dil3nyapkan 34 Bab 34 Dunia Melumpuhkanku35 Bab 35 Kembalilah Keasalmu36 Bab 36 Tanpamu37 Bab 37 Ternyata Hamil 38 Bab 38 Gelang Pelaku 39 Bab 39 Cahaya yang Redup 40 Bab 40 Musuh Sejak Dulu41 Bab 41 Pertarungan 42 Bab 42 Cahaya Fajar (Tunggu Aku di Keabadian)43 Bab 43 Kehilangan 44 Bab 44 Mengenang 45 Bab 45 Hanya Rindu