icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Pengasuh Putraku Ternyata Ibu Kandungnya

Bab 3 3. Keluar Dari Pekerjaan.

Jumlah Kata:1099    |    Dirilis Pada: 02/05/2023

ya Seo yang tengah memasak di dapur. Sesekali, dia memegangi dadanya."Ibu sedang apa? Kenapa Ibu bangun? Ayo, Ibu harus beristirahat. Jangan memaksakan diri. Ibu masih sakit," ucap

tetangga.Beberapa orang mengurus jenazah Nyonya Seo. Hari itu juga, Nyonya Seo dimakamkan. Aera melihat jenazah sang ibu untuk terakhir kali dengan air mata mengalir. Perlahan peti jenazah dimasukkan ke dalam tanah. Usai pemakaman, para pelayat pergi satu demi satu. Tinggal Aera sendiri. Air matanya tiada henti mengalir. Langit yang seakan mengerti kesedihan Aera, ikut menumpahkan airnya. Aera memeluk makam sang ibu. Setelah puas menangis, dia bangun, kemudian beranjak dari gundukan tanah. Dia memilih untuk kembali ke rumah. Tidak membutuhkan waktu lama Aera telah sampai di rumah, Aera memasuki kamar sang ibu. Dia membaringkan tubuhnya di sana. Tubuh dan hatinya terasa hangat. Tidak berapa lama, ia tertidur dengan lelapnya.Ketukan suara pintu membangunkan Aera dari tidurnya.Tok ... tok ... tok.""Aera, maafkan aku." Jean memeluk tubuh Aera.Mata sembap Aera yang terlihat jelas membuat Jean dan Ga Eun merasakan kesedihan yang dirasakan oleh sahabat mereka."Jean .... Ga Eun ..., aku sudah baikan. Duduklah.""Aera, maafkan aku. Aku baru bisa berkunjung. Kemarin, banyak pekerjaan dan kamu tahu sendiri kalau Pemilik Restoran tidak akan mengizinkan kita pulang lebih awal, apa pun alasannya. Dan, aku tidak bisa meminta izin pada Atasan di tempat kerjaku yang baru. Aera, maafkan aku." Jean menyesal karena tidak ada di samping sahabatnya saat sang sahabat mengalami kesedihan dan membutuhkan dirinya."Aku tahu, Jean. Terima kasih sudah mau datang.""Aera, aku membawa sarapan untukmu. Aku yakin kamu pasti belum makan." Ga Eun membuka tiga bungkus bubur untuk mereka makan bersama."Terima kasih, Ga Eun .... Jean ..., tapi aku belum lapar. Kamu letakan saja di atas meja," pinta Aera.Penolakan Aera membuat kedua sahabatnya saling pandang."Tidak. Aku yang akan menyuapi mu. Sekarang, buka mulutmu."Aera terpaksa menuruti Jean. Bubur yang dibawa Ga Eun habis juga."Aera, aku pergi dulu. Sepulang kerja, aku akan mampir lagi.""Jean, katakan pada Pak Manajer jika aku tidak masuk hari ini." "Tentu, Aera. Jaga dirimu baik-baik.""Hmmm ...."Setelah kepergian Jean dan Ga Eun, Aera memasuki kamar sang ibu. Dilihatnya foto sang ibu yang seolah tersenyum padanya. Aera mengambil baju sang ibu dari lemari. Tanpa sengaja dia melihat ada kotak berwarna cokelat. Rasa penasaran Aera pada kotak itu membuatnya cepat membuka. Adapun isinya sebuah surat, buku tabungan, serta beberapa

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Pengasuh Putraku Ternyata Ibu Kandungnya
Pengasuh Putraku Ternyata Ibu Kandungnya
“Saat berusia tujuh belas tahun Aera Jung Jun meminjamkan rahimnya pada Tuan muda Myung Dae Hyun. Awalnya Aera menolak, mengingat dirinya yang masih sangat belia. Namun setelah ibunya Nyonya Seo Jung Jun dan Tuan besar Kang Soo Hyun terus mendesak dan kondisi Nyonya Seon Jung Jun semakin melemah sehingga Aera Jung Jun mengambil keputusan. Dengan terpaksa Aera Jung Jun menerima, terlebih Tuan besar Hyun yang bersedia menanggung pengobatan ibunya. Aera membiarkan rahimnya mengandung putra dari cucu Hyun yaitu tuan muda Myung Dae Hyun. Empat tahun kemudian, Tuan Myung Dae Hyun membutuhkan seorang baby sister untuk putra semata wayangnya. Hingga datanglah Aera Jung Jun menjadi baby sister nya. Apakah Aera akan tahu jika anak yang di asuhnya adalah putra kandungnya? Ikuti kisah perjalanan cinta mereka yang penuh dengan lika-liku.”