icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Genderang Perang Manusia Elektrokinesis

Bab 4 Dipukuli Seperti Anjing

Jumlah Kata:1001    |    Dirilis Pada: 22/03/2023

t kucekannya, Gian ketakutan. Dia sudah p

nya bisa digunakan untuk menyembunyikan baju itu. Ah! Seperti

yembunyikan baju robek Meli

eduanya, Zohan atau biasa dipanggil Hanz.

a melemparkan beberapa baju dan celana dalam ke ember cucian sehingga mengenai tangan Gian. "Yang bersih, yah! Oh

uas lautan k

an sempit belakang rumah, Gian lek

h terhidang di atas meja, Melinda mem

kalian dulu." Beliau memang terbiasa menunggu Carlen Ganendra Bergmans atau biasa d

a, tak heran jika wanita itu bersikap s

alam begini, Zohan dan Cheryl sudah membawa ponsel masing-ma

. Dia masih memikirkan mengenai kekua

terdengar bunyi pintu gerbang dibuka dan suara Carlen mengucapkan

inta. Dia bawakan tas kerja Carlen dan menanyakan kabar di kantor. "Duh! Anak Mama

ancar selama ada aku,

h tampan, sukses di karir, pula! Pasti banyak perem

saja! Mereka t

orang menunggu, Carlen masuk ke kamar untuk mandi d

akan, Carlen berkata, "Kalian belum

lai, semua orang melahap

jar sembari mengunyah dagin

ngan penuh cinta." Melinda terkekeh, senang mendengar

masak sayur bening saja, selebihnya, semua dikerjakan Gian! Tapi, mana berani d

"Hei, bocah jelek! Bawakan aku minum! A

baru saja dia mengulurkan tangan ke pegangannya, mendadak saja listrik di jarin

ng lainnya me

ang mengkhawatirkan adiknya melain

angan lemari es. Setelah mendapatkan apa yang dikehendaki kakaknya, dia menuangkannya ke gelas

ambilkan sesuatu di lemari es. Astaga, kenapa tadi

listrik pada tapak tangannya. "Ini." Dia serahkan itu ke Zohan, dan b

dua kakak lelakinya, Cheryl masih lebih manusiawi dan tidak banyak me

a ludes dan orang-orang kembali ke kamar masing-masing, men

a beres, Gian b

annya. Kenapa tadi di sekolah dia tidak merasa sakit ketika di

lik seperti menyerang dia? Apakah dia tidak boleh menyentuh b

ingan Melinda terdengar, "Gian! Gian anak brengsek

kakan pintu untuk i

baju robeknya yang setengah basah. Hati Gian melompat, dia lupa akan itu!

dah merambat naik menjadi lengkingan keras. "Kamu sengaja, kan? Kamu tak suka kusuruh mencuc

ramuka pu

putih itu sudah dipukulkan ke tubuh Gian. Keributan

langi tongkat yang dipukulkan tanpa ragu padanya seakan-akan Meli

ryl, "Hei, bocah, tongkat pramukamu be

arlen beberapa detik, setelah itu dia memutar bola matan

nghajar Gian yang terus meminta ampun. "Wah, wah, jangan-jangan

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Genderang Perang Manusia Elektrokinesis
Genderang Perang Manusia Elektrokinesis
“Disebut sebagai bule palsu, anak haram, diolok-olok karena wajahnya berjerawat parah, dirundung teman satu kelas dan keluarga, dijadikan budak pesuruh di rumah, hingga tidak diterima keberadaannya oleh ibu sendiri. Padahal dia memiliki darah Jerman dari ayahnya. Inilah kehidupan menyedihkan Manfred Argianta Bergmans atau Gian. Hanya Alicia Ruwina atau Cia yang mau berteman dengannya meski akhirnya Gian makin dirundung teman sekolahnya dikarenakan dibela oleh Cia. Suatu hari, dia menolong kucing kecil yang tertabrak motor di jalan, namun kucing itu akhirnya mati. Di mimpinya, Gian didatangi si kucing yang berubah menjadi seorang kakek yang mewarisinya kekuatan elektrokinesis serta tubuh kuat melebihi manusia biasa. Esoknya, Gian juga ditemui tikus putih yang mengajarinya cara menggunakan kekuatan super tersebut. Dengan begitu, Gian memiliki jalan untuk membalas dendam atas semua rasa sakit yang diterima selama ini. Apakah dia menemukan kepuasan dan kebahagiaan akan itu? Atau kemalangan, karena Cia yang dia sukai justru menjauh setelahnya. Lalu bagaimana ketika akhirnya dia dianggap monster dan harus menabuh genderang perang pada orang-orang di sekitarnya? Bisakah dia mendapatkan Cia kembali?”