/0/24556/coverorgin.jpg?v=e0382313514f34ff68f24fcc2520eda8&imageMogr2/format/webp)
Althea berdiri di depan cermin, matanya menatap kosong pada bayangannya sendiri yang terpantul di permukaan kaca. Rambut hitamnya terurai bebas, dan wajah yang biasanya begitu tenang kini tampak penuh beban. Pikirannya berputar-putar, berusaha menyusun kepingan-kepingan rasa yang kini membanjiri hatinya. Ada kekecewaan, ada kemarahan, ada juga kebingungan yang saling bersaing untuk mendapatkan perhatian. Dan yang paling mendalam-ada perasaan terluka yang sulit diungkapkan.
Pernikahan kontraknya dengan Darius sudah berjalan selama dua tahun. Awalnya, itu hanya sebuah kesepakatan yang dipaksakan, sebuah hubungan tanpa cinta yang dibangun di atas kepentingan pribadi masing-masing. Althea tahu betul bahwa Darius tidak pernah menganggapnya lebih dari sekadar istri yang sah di atas kertas, sebuah nama yang bisa dijadikan pelindung untuk dirinya di tengah dunia yang penuh intrik dan kekuasaan. Namun, seiring berjalannya waktu, perasaan yang tak diinginkan itu mulai tumbuh-sesuatu yang lebih dari sekadar kewajiban.
Dia tidak tahu kapan tepatnya perasaan itu mulai muncul, namun ia menyadari bahwa dirinya telah mulai menginginkan lebih. Darius, dengan segala kesibukan dan caranya yang terkadang penuh misteri, tetap mampu menarik perhatian. Meski tak pernah ada kata cinta yang diucapkan, ada kenyamanan dalam kebersamaan mereka. Kebiasaan berbicara di malam hari, tertawa dalam kebisuan, dan bahkan diam yang terkadang terasa lebih berarti daripada seribu kata.
Namun, semua itu hancur dalam sekejap.
Althea mengingat percakapan singkat yang mengubah segala sesuatu. Cika, wanita yang selama ini hanya ia anggap sebagai teman dekat Darius, ternyata memiliki lebih banyak rahasia yang disembunyikan dari dirinya. Cika datang kepadanya di sebuah sore yang panas, dengan ekspresi yang sulit dibaca. "Althea," kata Cika dengan nada rendah, "aku hamil anak Darius."
Bola mata Althea membelalak, darahnya terasa beku di pembuluh darahnya. Kejutan yang datang begitu mendalam, seolah-olah bumi terbelah di bawah kakinya. Hanya ada dua hal yang mampu dipikirkan oleh Althea saat itu-kenapa Cika memberitahunya, dan apa yang sebenarnya terjadi antara Darius dan wanita itu.
Sejak saat itu, segalanya berubah. Tidak ada lagi ruang untuk pengharapan, tidak ada lagi alasan untuk bertahan dalam pernikahan yang tidak pernah sepenuhnya diinginkan. Althea tahu bahwa ia harus mengakhiri segalanya, meskipun keputusan itu terasa seperti sebuah pisau yang menancap dalam. Sebuah pernikahan yang dimulai dengan kontrak, kini harus berakhir dengan keputusan yang lebih menyakitkan daripada yang bisa dia bayangkan.
Althea menarik napas dalam-dalam, mencoba menenangkan dirinya. Tangannya meraih telepon di meja samping tempat tidurnya. Darius. Panggilan terakhirnya sudah terlambat. Hari itu, ia akan memberitahunya bahwa pernikahan mereka berakhir. Keputusan ini bukan hanya tentang Cika, atau anak yang dikandungnya, tapi tentang harga diri yang hancur, dan perasaan yang kini dipenuhi dengan rasa pengkhianatan.
/0/22609/coverorgin.jpg?v=716779415ae18478e858361ac7dd49d4&imageMogr2/format/webp)
/0/7632/coverorgin.jpg?v=ce45d869568359bb87d6d808cb9c3e9e&imageMogr2/format/webp)
/0/10441/coverorgin.jpg?v=eb93f9aceba4c03d28e1dd8f01802d04&imageMogr2/format/webp)
/0/10891/coverorgin.jpg?v=35954a113c9f1b9eeb4607a5ae7a545e&imageMogr2/format/webp)
/0/17778/coverorgin.jpg?v=877b396320a463b8cd5662a63d5b74d6&imageMogr2/format/webp)
/0/4249/coverorgin.jpg?v=2b55e868690414efc217db2b331ff6ee&imageMogr2/format/webp)
/0/17207/coverorgin.jpg?v=ed6a5ff634c5c005e54fdb6d4feff932&imageMogr2/format/webp)
/0/30153/coverorgin.jpg?v=4de25308a5c79d794d091b981d2b1e14&imageMogr2/format/webp)
/0/29112/coverorgin.jpg?v=84cc695c076dd696a74b5bfe3ffcab6e&imageMogr2/format/webp)
/0/7048/coverorgin.jpg?v=fae5efbc5e95799fc91344de1ba98199&imageMogr2/format/webp)
/0/30687/coverorgin.jpg?v=69d4d5c278172d245857a441467bbdff&imageMogr2/format/webp)
/0/4298/coverorgin.jpg?v=577f3c30b5c194d3127a7068a5bf8a09&imageMogr2/format/webp)
/0/3570/coverorgin.jpg?v=d5742184555360c3885488556c45dfc7&imageMogr2/format/webp)
/0/22533/coverorgin.jpg?v=ac42a10c716b1b3cb93cf42b843fe60b&imageMogr2/format/webp)
/0/24611/coverorgin.jpg?v=ec8a20c274b82dd9df63cf3f627d9889&imageMogr2/format/webp)
/0/30743/coverorgin.jpg?v=206a36a220d7e12db2205562ad6c9db6&imageMogr2/format/webp)
/0/16645/coverorgin.jpg?v=ef346df3b63e19bf964828ca82a1a7a0&imageMogr2/format/webp)
/0/6529/coverorgin.jpg?v=cddeb0bc243bcef36794eb78d95cc4dd&imageMogr2/format/webp)
/0/5888/coverorgin.jpg?v=88ed910bbcf55b640b1eb6eb4ed85c97&imageMogr2/format/webp)
/0/8828/coverorgin.jpg?v=9f0cb9a48303b3fe771a93609807e46a&imageMogr2/format/webp)