GADIS PENCURI VS TUAN MUDA

GADIS PENCURI VS TUAN MUDA

Lucyana

3.5
Komentar
11.4K
Penayangan
99
Bab

Cerita ini berkisah tentang seorang gadis pencuri ulung yang dianggap penjahat oleh masyarakat golongan atas. Kepalanya dihargai jutaan Dollar oleh kelompok orang kaya yang bagi siapa saja yang berhasil membunuh si gadis pencuri. Tetapi seorang tuan muda kaya raya, Martin Jakovsky yang menderita penyakit alergi aneh dimana tubuhnya tidak bisa bersentuhan ataupun di sentuh oleh lawan jenis, selalu melindungi dan mengerahkan orang-orangnya untuk menjaga sang gadis dari cengkeraman para orang kaya juga penguasa. Kenapa Martin Jakovsky mau bersusah payah untuk membantu si Gadis Pencuri?Padahal tubuhnya tidak bisa bersentuhan ataupun menyentuh wanita. Ikut ceritanya di aplikasi ini :) Bisa ikut grup wa khusus pembacaku, follow IG watanabe.aya.mary, klik link WAG

GADIS PENCURI VS TUAN MUDA Bab 1 Pencuri Ciuman

"Wah, rumah yang besar dan sunyi seperti museum! Aku akan kembali lagi nanti, tunggu aku barang-barang mahal. Tunjukkan keberadaan kalian padaku!" bisik Camille ke dirinya sendiri lalu tersenyum di balik kain cadar hitam yang menutupi separoh wajahnya.

Camille Desoutter atau biasa di panggil Cammie adalah seorang gadis cantik yang senang melakukan pekerjaan sampingan, mencuri di kediaman orang kaya.

Camille mendengar ada suara getaran ponsel pada telinganya yang sudah sangat terlatih sensitif, bergegas dia meninggalkan ruangan mewah yang akan menjadi target mencurinya nanti. Tanpa sengaja, saat Camille berbalik, tangannya menyenggol patung kristal di atas pajangan yang tergantung dinding.

Prang!!!

Patung kristal yang berbentuk kuda ukuran tiga puluh centimeter tersebut hancur berserakan di atas lantai, membuat suara pecahan tersebut terdengar sangat nyaring pada tengah malam nan sunyi.

Martin masih belum tidur, dia sedang memeriksa laporan dan dokumen pekerjaan yang diberikan oleh asistennya, Patrick. Ponsel Martin baru saja bergetar menandakan alarm tidur untuk pria itu segera menghentikan pekerjaannya namun Martin terkejut mendengar suara benda jatuh yang pecah dan sangat nyaring dalam ruangan lain di kediamannya.

Dengan cepat, Martin membuka pintu kamarnya dan tidak sempat untuk menghidupkan lampu, matanya menangkap siluet tubuh yang memakai pakaian hitam berlari ke arahnya.

Camille terkejut dengan kehadiran Martin dan melompat ke arah pria itu yang tidak sempat dia perhatikan selain pria yang berdiri di tengah ruangan kediaman mewah tersebut adalah pria yang memiliki tubuh tinggi atletis. Camille menyibakkan cadar kain hitam depan bibirnya lalu membungkam bibir Martin dengan ciuman. Sebuah ciuman dalam yang sangat agresif dari seorang gadis!

Camille bukanlah gadis bodoh, meskipun dia sangat polos dan lugu belum pernah berciuman dengan lawan jenis sebelumnya. Tetapi dia sudah sering melihat bagaimana cara pria mencium para gadis di pesta yang bahkan tidak pernah dia tertarik untuk masuk ataupun membaur namun sering mengintip apa yang terjadi pada orang-orang yang menghadiri pesta.

Camille menekan belakang kepala pria di depannya dan memaksa pria itu membuka mulutnya yang Camille sendiri terkejut akan sensasi ketika lidah mereka bertemu.

Mata Camille melotot terkejut, begitu juga dengan Martin yang membeliak membola sesaat, kemudian segera menyipitkan tatapan matanya agar bisa melihat siapa orang yang sedang menciumnya.

Martin bisa merasakan bibir kenyal, tangan yang ramping dan buah dada sedikit menempel pada dadanya, menebak jika orang di depannya adalah seorang wanita.

"Apa yang kau lakukan?!" pekik Martin frustasi tetapi Camille menahan tubuh Martin agar tidak bisa bergerak dan menyadari siapa dirinya.

Camille masih terus melumat dan memagut bibir Martin tidak beraturan. Menciptakan sensasi geli dalam perut Martin namun juga nikmat!

Martin mendorong tubuh wanita yang menciumnya dengan panik, tangannya menjepit ujung hidung runcingnya dan matanya menyipit nanar menggelengkan kepala berkali-kali, menghindar juga ingin mengetahui siapa wanita yang sudah menyentuhnya tersebut.

Martin Jakovsky, pria berusia 30 tahun namun memiliki penyakit alergi aneh yaitu tidak bisa bersentuhan dengan wanita. Martin akan menderita seperti penderita penyakit asma akut jika bersentuhan dengan lawan jenisnya, bahkan pernah beberapa kali dirinya dilarikan ke rumah sakit karena sekarat akibat ulah Ibu tirinya yang terobsesi menggoda Martin.

Tetapi kini, Martin terkejut dengan fakta penyakit asma yang biasa menyesakkan rongga dadanya, tidak kambuh ketika mendapatkan ciuman dari seorang wanita yang wajahnya masih belum bisa dia kenali.

Tangan Martin terulur maju untuk menyibak cadar pada wajah wanita yang menyosor ciuman padanya. Tetapi terlambat, Camille sudah memukul pundak belakang Martin dengan tangannya dan pria yang masih terkejut akan ciuman juga reaksi tubuhnya tersebut, jatuh lemas tidak berdaya yang segera ditangkap Camille cepat agar tidak terjatuh ke lantai keras dan menimbulkan keributan lain.

Camille menarik tubuh besar Martin ke dalam kamar yang pintunya terbuka di belakangnya, lalu membaringkan tubuh pria tersebut pada atas ranjang. Melalui penerangan remang-remang dari lampu luar kediaman yang masuk ke dalam kamar, Camille berjingkat mundur saat menyadari wajah familiar dari pria yang dia baru saja dia cium bibirnya tersebut.

"Sial!" umpat Camille kasar lalu melompat turun melalui jendela besar dan pulang kembali ke rumah orangtuanya sambil mengusap bibirnya dengan perasaan kesal juga membuang ludah sembarangan, seakan ingin memuntahkan semua kotoran dari dalam mulut serta tenggorokannya.

Camille baru saja naik ke kamarnya di lantai atas pada rumah kecil sekaligus toko orangtuanya berjualan minuman pada tepi pantai Sorrento, Amalfi.

"Cammie," panggil Dylan-Ayah angkat Camille yang dia panggil 'Paman', sedang duduk di kursi saat Camille masuk mengendap memanjat tiang samping rumah untuk masuk melompat ke dalam kamarnya.

Camille yang sedang menggerutu kesal dalam kepalanya, terkejut dan hampir terjatuh ke belakang menabrak meja. Dengan cepat tangan Dylan menarik pergelangan tangan Camille dan membawa gadis muda di depannya untuk duduk pada tepi ranjang.

"Paman belum tidur?" tanya Camille setelah mengatur laju pernapasannya, stabil.

"Bagaimana Paman bisa tidur jika kamu masih berkeliaran di luar sana," gerutu Dylan disambut kekehan Camille santai.

Dylan menarik napas panjang, dia sangat menyayangi Camille seperti putri kandungnya sendiri. Perbuatan Dylan sebagai pencuri di rumah orang kaya, kini juga diikuti oleh Camille. Tentu saja hal tersebut membuat Dylan tidak bisa tenang karena Camille melakukannya sendiri, tanpa team seperti dirinya yang selalu bekerjasama dengan Christopher, rekan dalam misi mencurinya.

"Besok, Paman akan mengajakmu ke café kenalan Paman. Mungkin nanti kamu bisa bekerja di sana," ujar Dylan memperhatikan Camille yang sedang melepaskan cadar pada wajahnya, kemudian duduk di sebelah putri cantiknya itu.

Camille beringsut lalu merebahkan kepalanya ke pangkuan Dylan, Pamannya yang sangat dia sayangi selain Solenne-istri Dylan yang sejak bayi mengasuh serta membesarkan Camille penuh cinta dan kasih sayang.

"Ya, aku akan menuruti apapun perkataan Paman dan Bibi," sahut Camille lirih.

"Tetapi Abraham tidak boleh berhenti minum obat dan vitamin, juga dia harus mengkonsumsi makanan bergizi setiap hari. Aku hanya ingin membantu meringankan beban kalian," tambah Camille menjelaskan tindakannya mungkin tidak akan bisa berhenti mencuri dari kediaman orang kaya untuk mendapatkan uang.

Abraham adalah anak jalanan yang berteman dengan Camille dan kini pria yang tidak mau di sebut anak kecil meskipun usianya baru sepuluh tahun tersebut sedang menderita penyakit kronis, dirawat oleh Dylan dan Solenne.

"Paman dan Bibimu akan menjaga dan merawat kalian. Percayalah, Abraham pasti sembuh," ucap Dylan sambil membelai rambut panjang Camille dalam pelukannya.

"Paman dan Bibimu tidak ingin kamu melakukan pekerjaan ini. Paman juga berjanji pada Bibimu untuk tidak membuatnya cemas lagi. Kita pasti bisa hidup normal seperti orang lain dan memiliki uang banyak untuk pengobatan Abraham. Sudah malam, tidurlah dan ingat besok bangun pagi, Paman akan membawamu ke cafe kenalan Paman." lanjut Dylan lalu mengangkat kepala dan tubuh anak gadisnya tersebut agar berbaring di ranjang dan kepalanya menjejak bantal.

"Terima kasih, Paman!" cetus Camille saat Dylan sudah berada di ambang pintu kamarnya.

Dylan mengangguk samar lalu berjalan cepat sambil menghubungi seseorang melalui ponselnya.

"Jangan libatkan putriku dalam misi lagi! Aku tidak akan memaafkanmu jika terjadi sesuatu pada putriku!" ucap Dylan berbisik tegas lalu segera mematikan ponsel tanpa mau mendengarkan pembelaan dari orang yang dia hubungi di sambungan telpon tersebut.

Dylan masuk ke dalam kamarnya, melihat istrinya yang juga terjaga.

"Maafkan aku, aku gagal menjadi Ayah yang baik untuk putri kita," bisik Dylan sambil memeluk istrinya yang juga pastinya sangat kuatir seperti dirinya ketika Camille berada di luar rumah belum pulang bahkan setelah tengah malam menjelang.

"Kamu adalah Ayah yang hebat untuknya," sahut Solenne, istri Dylan.

Solenne menumpukan keningnya ke kening Dylan dan mengambil udara yang sama dengan suaminya untuk bernapas. Meskipun mereka bukan orangtua kandung Camille, tetapi Dylan dan Solenne sangat menyayangi dan mencintai Camille yang di curi Dylan saat masih bayi merah.

Lanjutkan Membaca
Bab
Baca Sekarang
Unduh Buku
GADIS PENCURI VS TUAN MUDA GADIS PENCURI VS TUAN MUDA Lucyana Miliarder
“Cerita ini berkisah tentang seorang gadis pencuri ulung yang dianggap penjahat oleh masyarakat golongan atas. Kepalanya dihargai jutaan Dollar oleh kelompok orang kaya yang bagi siapa saja yang berhasil membunuh si gadis pencuri. Tetapi seorang tuan muda kaya raya, Martin Jakovsky yang menderita penyakit alergi aneh dimana tubuhnya tidak bisa bersentuhan ataupun di sentuh oleh lawan jenis, selalu melindungi dan mengerahkan orang-orangnya untuk menjaga sang gadis dari cengkeraman para orang kaya juga penguasa. Kenapa Martin Jakovsky mau bersusah payah untuk membantu si Gadis Pencuri?Padahal tubuhnya tidak bisa bersentuhan ataupun menyentuh wanita. Ikut ceritanya di aplikasi ini :) Bisa ikut grup wa khusus pembacaku, follow IG watanabe.aya.mary, klik link WAG”
1

Bab 1 Pencuri Ciuman

09/12/2022

2

Bab 2 Bekerja di Cafe

09/12/2022

3

Bab 3 Kecurigaan Martin

11/12/2022

4

Bab 4 Pelanggan pertama

11/12/2022

5

Bab 5 Kambuh

11/12/2022

6

Bab 6 Rencana Pencurian

11/12/2022

7

Bab 7 Bantuan

18/12/2022

8

Bab 8 Perintah Pierre Bastien

18/12/2022

9

Bab 9 Darurat

19/12/2022

10

Bab 10 Obat Alergi Darurat!

19/12/2022

11

Bab 11 Kakak Yang Baik

06/03/2023

12

Bab 12 Rekan Kerja

07/03/2023

13

Bab 13 Persaingan

09/03/2023

14

Bab 14 Anggota Baru

09/03/2023

15

Bab 15 Misi Pertama

11/03/2023

16

Bab 16 Kekesalan David Carle

12/03/2023

17

Bab 17 Hadiah

13/03/2023

18

Bab 18 Sekarat

14/03/2023

19

Bab 19 Terjun di Tebing

29/03/2023

20

Bab 20 Jujur

07/04/2023

21

Bab 21 Tawaran Martin

02/05/2023

22

Bab 22 Menerima Tawaran

03/05/2023

23

Bab 23 Perhatian Pierre untuk Camille

04/05/2023

24

Bab 24 Keputusan Pierre

06/05/2023

25

Bab 25 Clea Carle

09/05/2023

26

Bab 26 Sang Asisten

13/05/2023

27

Bab 27 Adik Kandung

15/05/2023

28

Bab 28 Trik Pendekatan Clea

16/05/2023

29

Bab 29 Melenyapkan Bukti

19/05/2023

30

Bab 30 Gadis Pencuri

22/05/2023

31

Bab 31 Tekad Camille

26/05/2023

32

Bab 32 Kejutan

12/06/2023

33

Bab 33 Permintaan Clea

12/06/2023

34

Bab 34 Jalan-Jalan

13/06/2023

35

Bab 35 Persaingan Para Pria

13/06/2023

36

Bab 36 Firasat

17/06/2023

37

Bab 37 Camille Dijemput Polisi

03/08/2023

38

Bab 38 Peran Daniel

03/08/2023

39

Bab 39 Camille Dibebaskan

03/08/2023

40

Bab 40 Tolakan Halus

04/08/2023