Sedingin Es
5.0
Komentar
308
Penayangan
20
Bab

Blurb Hangatnya cinta tak mampu mencairkan hati Tisa yang beku. Banyak cowok yang patah hati dengan sikap dinginnya. Cinta itu kejam, cinta itu menyakitkan, cinta itu tak berperasaan. Itulah gambaran tentang cinta di hati Tisa. Semua berawal ketika papanya memutuskan meninggalkan dirinya dan Mama beberapa tahun yang lalu. Pergi dengan perempuan lain. Sikap dingin Tisa menarik perhatian Langga, playboy kampus yang terkenal sering gonta-ganti cewek. Semakin Tisa menghindarinya, semakin ingin Langga mendekatinya. Mampukah Langga mencairkan hati Tisa yang beku?

Sedingin Es Bab 1 Selingkuh

"Tolong Papa jangan pergi demi Tisa, anak kita satu-satunya Pa" rengek Mama sambil bersimpuh di kaki Papa.

Tak sengaja Tisa mendengar percakapan Mama dan Papa di ruang keluarga. Tisa hanya menduga, mungkinkah mereka akan bercerai? Tisa tak sanggup membayangkan jika perceraian itu benar-benar terjadi. Dipejamkannya mata berusaha menahan gejolak jiwa.

Praaang!

Mendengar suara ribut di luar kamar, membuatnya terpaksa memicingkan matanya kembali. Membuka handel pintu dan melongokkan kepala ke arah datangnya suara.

"Pa jangan pergi! "

Itu suara Mama.

"Minggir!" teriak Papa.

"Pa, Mama mohon jangan pergi" kedua tangannya mencengkeram eart kaki Papa.

Papa dengan kasar menyingkirkannya hingga terjungkal ke belakang. Papa pun melenggang keluar rumah diikuti seorang perempuan yang selama ini Tisa kenal dengan nama tante Indira, sekretaris Papa di kantor. Sekilas perempuan itu melirik ke arah Mama dengan senyum kemenangan. Ciiiih... Tisa jijik melihatnya. Setengah berlari Tisa menuruni anak tangga menghambur memeluk Mama yang masih menangis dengan tubuh dibiarkannya terbaring di lantai. Tisa berusaha membantu berdiri dan memapahnya ke sofa di sudut ruangan.

"Ma, biarkan Papa pergi dengan perempuan itu. Tisa janji tidak akan membiarkan Papa menyakiti Mama lagi. "

Dipeluknya wanita yang selama ini kuat dan tegar di mata Tisa, tiba-tiba rapuh.

"Papa kejam! tega melakukan ini ke Mama dan Tisa" rutuknya dalam hati. Sebulir cairan bening pun mengalir membentuk anak sungai di pipinya tanpa bisa dicegah. Ini adalah yang terakhir kalinya, tak akan kubiarkan Mama bersedih lagi.

Beranjak ke dapur mengambil segelas air putih dan disodorkannya ke mama.

"Minum dulu Ma, tenangkan hati dan pikiran Mama".

" Tisa maafkan Mama ya? " Setelah agak tenang Mama mulai berbicara.

"Jangan minta maaf sama Tisa, Mama gak salah. Perempuan itu yang keterlaluan. Dia yang membuat Papa pergi dan ninggalin kita Ma.Tisa tidak akan memaafkannya, " jawab Tisa menahan amarah.

"Mama istirahatlah, Tisa bantu ke kamar ya? " Di papahnya ke kamar dan membaringkannya di atas ranjang. Setelah memastikan Mama berbaribg di ranjang Tisa perlahan berdiri dan melangkah keluar.

"Tisa," panggil Mama lirih.

Tisa menghentikan langkahnya dan membalikkan badan sembari tersenyum ke arah Mama.

"Terima kasih sudah menjadi anak yang baik, meski Mama belum bisa menjadi Mama yang baik buat kamu. " Dikecupnya kening Tisa, anak semata wayangnya.

"Ma, Tisa akan selalu menjadi anak baik buat Mama. Jangan berpikiran yang macam-macam. Istirahatlah biar besok segar kembali." diciumnya kening dan pipi Mama berkali-kali.

Melepaskan pelukan Mama dan beranjak meninggalkan kamar. Melewati ruang keluarga tak sengaja matanya menatap deretan foto dirinya. Tisa kecil menggenggam erat tangan Papa saat belajar berjalan. Senyum ceria saat digendong Papa di ulang tahunnya yang pertama. Mama dan Papa yang tersenyum bahagia saat kelulusan Sekolah Dasar. Semua foto yang berderet rapi di dinding seolah mewakili keharmonisan keluarganya. Mama yang begitu sabar menghadapi Papa. Dan papa yang selalu ada buat Tisa meski sesibuk apa pun. Semuanya kini tinggal kenangan. Sejak kehadiran tante Indira, sekretaris genit, Papa jadi berubah. Dan tega ninggalin aku sama Mama. Amarah kembali meledak jika ingat kelakuan perempuan jijik itu.Tak tau malu! rutuknya dalam hati. Mempercepat langkah kakinya menapaki tangga demi tangga menuju kamar. Hanya satu yang diinginkannya saat ini, menangis.

Dibukanya pintu dengan kasar dan membantingnya dengan keras hingga menimbulkan suara blum! Dilemparnya foto Papa bersama dirinya di meja belajar. Pyaaaar... pecahan kaca menyebar ke mana-mana.

Tisa benci Papa! Papa jahat! Papa tega menyakiti Mama! Dibuangnya semua benda pemberian Papa yang ada di kamarnya. Sebentar saja kamar sudah berubah. Barang berserakan di mana-mana. Terduduk lemas di pojok ranjang menyesal gak bisa berbuat apa-apa untuk Mama. Beranjak ke kamar mandi membasuh muka yang sembab. Tak kan kubiarkan air mata ini mengalir sia-sia hanya untuk perempuan b****sek seperti tante Indira. Cukup sekali ini saja. Meletakkan tubuh rapuhnya ke atas ranjang berusaha memejamkan mata berharap kejadian ini hanyalah mimpi.

**

Hari ini sebenarnya Tisa malas pergi ke Kampus. Teringat janji dengan Clara dengan malas dan hati yang kurang mood dipaksanya berangkat.

"Pagi Tisa? Kok wajah lo sembab, semalam habis nangis ? What happen honey? Maybe i can help you? " sapa Clara sesampainya di Kampus. "I'am ok. Temenin gue ke kantin yuk! Belum sarapan nii" kutarik tangannya.

"Lo pilih menunya gue ke toilet bentar. "

Samar-samar terdengar suara berbisik dari luar kamar mandi. "Dion, lu masih sayang kan sama Tisa? " Suara manja seorang perempuan terdengar akrab di telinganya. Seperti suara Saras, kenapa sama Dion? Apa yang mereka lakukan di toilet wanita ini? Penasaran Tisa urung mengeluarkan hasrat yang sedari tadi ditahannya.

"Sayang, tapi aku lebih mencintaimu, " jawab Dion sambil mengusap kepala Saras

"Dion, please beri aku kepastian. Kamu pilih aku atau Tisa. Jangan menggantung perasaanku seperti ini. Aku tak mau menjadi orang ketiga dalam hubungan kalian. Dia sahabat baikku. "

"Aku mencintaimu Saras," Membekap mulut Saras dengan bibirnya.

Mata Tisa memanas, tak percaya dengan apa yang dilihat dan didengarnya. Menghambur keluar dengan derai air mata tak terbendung. Berlari sekuatnya menjauh dari tempat ini. Laki-laki sama saja, Dion, Papa semuanya b****sek! makinya dalam hati.

Jatuh tersungkur menabrak cowok di depannya. Buru-buru bangun sambil mengusap air matanya. Kembali berlari menuju gerbang Kampus.

"Hei, tunggu!" teriakan cowok yang ditabraknya tadi tak dihiraukannya. Pikirannya benar-benar kacau hari ini. Dua peristiwa berturut-turut ia alami.

Tisa tak percaya Dion melakukan ini padanya. Yang ia tahu Dion orangnya setia, sabar dan penyayang. Kenapa harus Saras? sahabat Tisa sejak SMA.

Melangkah gontai ke coffeeshop langganannya. Duduk dekat jendela tempat favoritnya.

"Mbak Tisa mau minum apa? " sapa pelayan dengan ramah. Tisa sering ke sini, semua karyawan tahu namanya.

"Seperti biasa"

"Ok, tunggu sebentar ya"

Membuka galeri HP dan menghapus semua foto Dion. Tak menyadari ada seorang pria yang menguntitnya dari Kampus dan duduk di belakangnya. Memperhatikan setiap gerak geriknya.

Lanjutkan Membaca

Buku serupa

Terjebak Gairah Terlarang

Terjebak Gairah Terlarang

kodav
5.0

WARNING 21+‼️ (Mengandung adegan dewasa) Di balik seragam sekolah menengah dan hobinya bermain basket, Julian menyimpan gejolak hasrat yang tak terduga. Ketertarikannya pada Tante Namira, pemilik rental PlayStation yang menjadi tempat pelariannya, bukan lagi sekadar kekaguman. Aura menggoda Tante Namira, dengan lekuk tubuh yang menantang dan tatapan yang menyimpan misteri, selalu berhasil membuat jantung Julian berdebar kencang. Sebuah siang yang sepi di rental PS menjadi titik balik. Permintaan sederhana dari Tante Namira untuk memijat punggung yang pegal membuka gerbang menuju dunia yang selama ini hanya berani dibayangkannya. Sentuhan pertama yang canggung, desahan pelan yang menggelitik, dan aroma tubuh Tante Namira yang memabukkan, semuanya berpadu menjadi ledakan hasrat yang tak tertahankan. Malam itu, batas usia dan norma sosial runtuh dalam sebuah pertemuan intim yang membakar. Namun, petualangan Julian tidak berhenti di sana. Pengalaman pertamanya dengan Tante Namira bagaikan api yang menyulut dahaga akan sensasi terlarang. Seolah alam semesta berkonspirasi, Julian menemukan dirinya terjerat dalam jaring-jaring kenikmatan terlarang dengan sosok-sosok wanita yang jauh lebih dewasa dan memiliki daya pikatnya masing-masing. Mulai dari sentuhan penuh dominasi di ruang kelas, bisikan menggoda di tengah malam, hingga kehangatan ranjang seorang perawat yang merawatnya, Julian menjelajahi setiap tikungan hasrat dengan keberanian yang mencengangkan. Setiap pertemuan adalah babak baru, menguji batas moral dan membuka tabir rahasia tersembunyi di balik sosok-sosok yang selama ini dianggapnya biasa. Ia terombang-ambing antara rasa bersalah dan kenikmatan yang memabukkan, terperangkap dalam pusaran gairah terlarang yang semakin menghanyutkannya. Lalu, bagaimana Julian akan menghadapi konsekuensi dari pilihan-pilihan beraninya? Akankah ia terus menari di tepi jurang, mempermainkan api hasrat yang bisa membakarnya kapan saja? Dan rahasia apa saja yang akan terungkap seiring berjalannya petualangan cintanya yang penuh dosa ini?

Harga Diriku 10 Juta Per Malam

Harga Diriku 10 Juta Per Malam

Ali Subhan
5.0

Arabella Alexandro adalah seorang mahasiswi yang dihadapkan pada kenyataan pahit. Demi membiayai kuliahnya, sewa kos, dan melunasi utang orang tuanya yang mencapai miliaran rupiah-sementara kedua orang tuanya telah tiada dan keluarga besar enggan membantu-Arabella terpaksa menjalani kehidupan ganda. Setiap malam, ia menjelma menjadi seorang wanita penghibur di sebuah diskotek, menemani "Om-om" hidung belang demi lembaran uang yang bisa menyelamatkan masa depannya dari jurang kehancuran. Hidup Arabella adalah pergulatan konstan antara ambisi pendidikan dan kerasnya tuntutan finansial. Setiap sen yang ia dapatkan dari pekerjaan malamnya adalah hasil dari pengorbanan dan kepedihan yang tersembunyi di balik senyum palsunya. Ia terus berjuang sendirian, tanpa ada sandaran, di tengah gemerlap dunia malam yang penuh tipuan. Suatu malam, takdir mempertemukannya dengan Arkan Stevanno Orlando, seorang CEO muda yang dikenal sebagai salah satu pengusaha terkaya di kota itu. Arkan, yang tertarik pada pesona Arabella, mem-booking-nya untuk satu malam. Pertemuan ini tidak hanya sekadar transaksi, tetapi menjadi awal dari sesuatu yang tak terduga. Di balik kemewahan dan reputasinya, Arkan mungkin melihat lebih dari sekadar wanita penghibur dalam diri Arabella. Lalu, bagaimana kelanjutan kisah Arabella dan Arkan? Akankah pertemuan ini membawa Arabella keluar dari belenggu kehidupannya yang gelap, atau justru menyeretnya ke dalam masalah yang lebih kompleks?

Pemuas Nafsu Keponakan

Pemuas Nafsu Keponakan

kodav
5.0

Warning!!!!! 21++ Dark Adult Novel Aku, Rina, seorang wanita 30 Tahun yang berjuang menghadapi kesepian dalam pernikahan jarak jauh. Suamiku bekerja di kapal pesiar, meninggalkanku untuk sementara tinggal bersama kakakku dan keponakanku, Aldi, yang telah tumbuh menjadi remaja 17 tahun. Kehadiranku di rumah kakakku awalnya membawa harapan untuk menemukan ketenangan, namun perlahan berubah menjadi mimpi buruk yang menghantui setiap langkahku. Aldi, keponakanku yang dulu polos, kini memiliki perasaan yang lebih dari sekadar hubungan keluarga. Perasaan itu berkembang menjadi pelampiasan hasrat yang memaksaku dalam situasi yang tak pernah kubayangkan. Di antara rasa bersalah dan penyesalan, aku terjebak dalam perang batin yang terus mencengkeramku. Bayang-bayang kenikmatan dan dosa menghantui setiap malam, membuatku bertanya-tanya bagaimana aku bisa melanjutkan hidup dengan beban ini. Kakakku, yang tidak menyadari apa yang terjadi di balik pintu tertutup, tetap percaya bahwa segala sesuatu berjalan baik di rumahnya. Kepercayaannya yang besar terhadap Aldi dan cintanya padaku membuatnya buta terhadap konflik dan ketegangan yang sebenarnya terjadi. Setiap kali dia pergi, meninggalkan aku dan Aldi sendirian, ketakutan dan kebingungan semakin menguasai diriku. Di tengah ketegangan ini, aku mencoba berbicara dengan Aldi, berharap bisa menghentikan siklus yang mengerikan ini. Namun, perasaan bingung dan nafsu yang tak terkendali membuat Aldi semakin sulit dikendalikan. Setiap malam adalah perjuangan untuk tetap kuat dan mempertahankan batasan yang semakin tipis. Kisah ini adalah tentang perjuanganku mencari ketenangan di tengah badai emosi dan cinta terlarang. Dalam setiap langkahku, aku berusaha menemukan jalan keluar dari jerat yang mencengkeram hatiku. Akankah aku berhasil menghentikan pelampiasan keponakanku dan kembali menemukan kedamaian dalam hidupku? Atau akankah aku terus terjebak dalam bayang-bayang kesepian dan penyesalan yang tak kunjung usai?

Bab
Baca Sekarang
Unduh Buku
Sedingin Es Sedingin Es Way Suki Romantis
“Blurb Hangatnya cinta tak mampu mencairkan hati Tisa yang beku. Banyak cowok yang patah hati dengan sikap dinginnya. Cinta itu kejam, cinta itu menyakitkan, cinta itu tak berperasaan. Itulah gambaran tentang cinta di hati Tisa. Semua berawal ketika papanya memutuskan meninggalkan dirinya dan Mama beberapa tahun yang lalu. Pergi dengan perempuan lain. Sikap dingin Tisa menarik perhatian Langga, playboy kampus yang terkenal sering gonta-ganti cewek. Semakin Tisa menghindarinya, semakin ingin Langga mendekatinya. Mampukah Langga mencairkan hati Tisa yang beku?”
1

Bab 1 Selingkuh

13/12/2021

2

Bab 2 Patah Hati

13/12/2021

3

Bab 3 Langga

13/12/2021

4

Bab 4 Akhirnya

13/12/2021

5

Bab 5 Welcome Back Love

13/12/2021

6

Bab 6 JATUH CINTA

30/12/2021

7

Bab 7 API UNGGUN

31/12/2021

8

Bab 8 PENOLAKAN

01/01/2022

9

Bab 9 POV LANGGA

02/01/2022

10

Bab 10 No Way!

08/01/2022

11

Bab 11 Coffee Shop

14/01/2022

12

Bab 12 Bimbang

01/02/2022

13

Bab 13 Pertemuan Dengan Papa

04/02/2022

14

Bab 14 First Date

18/02/2022

15

Bab 15 Jadian

28/02/2022

16

Bab 16 Goodbye Dion

05/03/2022

17

Bab 17 Dion

18/03/2022

18

Bab 18 Dion

18/03/2022

19

Bab 19 Clara

05/04/2022

20

Bab 20 Leo

01/05/2022