Dinginnya Bodyguard, Hangatnya Cinta

Dinginnya Bodyguard, Hangatnya Cinta

Aqilazahra

5.0
Komentar
106
Penayangan
57
Bab

Ketika Alexa pewaris keluarga politik ternama, menjadi target ancaman pembunuhan, sang ayah menunjuk Rafael, mantan pasukan khusus untuk menjadi pengawalnya. Pria itu dikenal dingin, disiplin, dan tak pernah gagal menjalankan tugas. Namun, seiring waktu, jarak profesional yang Rafael ciptakan mulai terkikis. Alexa dengan keanggunannya yang menggoda selalu punya cara membuatnya kehilangan kendali. "Kamu tahu apa tugas terberatmu, Tuan Rafael?" bisiknya menggoda. Rafael menegakkan tubuh, menahan napas. "Menjagamu dari para musuh." Alexa tersenyum samar, matanya berkilat nakal. "Salah. Tugas terberatmu adalah menjagaku ... agar tidak jatuh cinta padamu."

Dinginnya Bodyguard, Hangatnya Cinta Bab 1 Pengawal Baru

"Rafael, ada tugas berat untukmu. Datanglah ke rumah Tuan Rommy!" perintah salah satu pria bertubuh tegap itu.

"Baik, saya segera datang!" jawab Rafael tegas.

Langit Texas, kota besar di utara Meksiko, tampak muram sore itu. Di kejauhan, suara sirene polisi tak pernah benar-benar berhenti, seperti nyanyian kota yang tak pernah tidur.

Di antara kekacauan itu, sebuah SUV hitam berhenti di depan rumah megah bergaya kolonial Spanyol. Halaman depannya dijaga ketat, menandakan rumah itu bukan milik orang biasa.

Dari dalam mobil, keluar seorang pria bertubuh tegap, berwajah keras, dengan bekas luka samar di telapak tangan kiri. Jaket hitamnya rapi, tapi aura dinginnya seperti milik seseorang yang sudah terlalu lama hidup di antara peluru.

Rafael. Mantan pasukan khusus yang dulu terkenal di unit bayangan La Sombra. Kini, ia bekerja di dunia gelap, melindungi orang-orang kaya yang hidup di ambang maut.

Seorang pria berperut buncit menyambutnya di gerbang. "Tuan Rafael, silakan masuk! Tuan besar sudah menunggu di dalam."

Rafael hanya mengangguk dan melangkah masuk.

Di ruang tamu bergaya klasik dengan lampu gantung besar, duduk salah satu tokoh politik paling berpengaruh di Texas. Pria itu menatap Rafael dengan mata tajam seperti singa tua yang lelah.

"Rafel," katanya berat. "Putri saya beberapa kali menerima ancaman pembunuhan. Dua pengawal yang menjaga anak saya tewas minggu lalu. Dan saya tak percaya siapa pun lagi, kecuali kau, karena kau salah satu anak buah Tuan Julian yang terbaik."

Rafael menatapnya tanpa ekspresi. "Ancaman? Siapa yang berani mengancam Tuan Rommy?"

"Salah satu pesaing pembisnis saya. Saya pernah menolak kerja sama dengan mereka. Dan sekarang, mereka ingin membalasnya melalui Alexa."

Nama itu seakan tak asing di telinga Rafael. Dan ia pun seolah merasa terpanggil dengan gadis cantik yang terkenal itu. Ia pernah mendengar puteri Tuan Rommy adalah wanita tercantik di kota ini, namun sayang sikapnya yang angkuh membuat para pria tak satu pun yang berani mendekatinya.

"Bagaimana Tuan Rafael?" tanya Rommy.

"Baik Tuan. Saya siap melaksanakan tugas dari Anda," jawab Rafael.

Beberapa menit kemudian, Alexa masuk dengan gaun merahnya yang anggun, gaun itu kontras dengan kulitnya yang seputih salju, rambut hitamnya tergerai, dan sepasang mata tajam itu langsung mengunci pandangan Rafael, penuh percaya diri, sedikit angkuh.

"Rafael, kenalkan ini Alexa, puteri saya satu-satunya. Dan Alexa, ini Tuan Rafael, yang akan mengawal ke mana pun kamu pergi, Nak?" jelas Rommy.

"Ayah, jadi ini ... pengawal baruku?" katanya datar. "Kau yakin pria ini bisa kita andalkan?"

Rafael menatap balik, lalu tersenyum sinis. Benar dugaan orang-orang, puteri keluarga besar Rommy terlihat cantik, tapi sayang gadis itu terlalu angkuh dan manja.

"Ya Alexa, Tuan Rafael adalah mantan salah satu prajurit terbaik di kota ini," jelas sang ayah.

Alexa menaikkan alis, tersenyum kecil. "Ayah yakin?"

Rafael menyela. "Jika Anda meragukan saya, carilah bodyguard lain untuk menjaga Anda, Nona muda."

"Tampaknya ayahku menyukai pria yang tidak tahu cara bercanda," ujarnya kesal.

"Aku tidak dibayar untuk bercanda," jawab Rafael singkat.

Rommy tertawa kecil, ia tahu watak puterinya yang keras dan Rafael, pria terkeras dan dingin. "Rafael, mulai malam ini kau tinggal di rumah ini. Dan jagalah Alexa jangan sampai terluka sedikit pun."

"Baik Tuan!" sahut Rafael.

Alexa mendengus pelan, lalu berjalan pergi. "Cih, sangat menyebalkan!"

Lanjutkan Membaca

Buku serupa

Gairah Liar Ayah Mertua

Gairah Liar Ayah Mertua

Gemoy

Aku melihat di selangkangan ayah mertuaku ada yang mulai bergerak dan mengeras. Ayahku sedang mengenakan sarung saat itu. Maka sangat mudah sekali untuk terlihat jelas. Sepertinya ayahku sedang ngaceng. Entah kenapa tiba-tiba aku jadi deg-degan. Aku juga bingung apa yang harus aku lakukan. Untuk menenangkan perasaanku, maka aku mengambil air yang ada di meja. Kulihat ayah tiba-tiba langsung menaruh piringnya. Dia sadar kalo aku tahu apa yang terjadi di selangkangannya. Secara mengejutkan, sesuatu yang tak pernah aku bayangkan terjadi. Ayah langsung bangkit dan memilih duduk di pinggiran kasur. Tangannya juga tiba-tiba meraih tanganku dan membawa ke selangkangannya. Aku benar-benar tidak percaya ayah senekat dan seberani ini. Dia memberi isyarat padaku untuk menggenggam sesuatu yang ada di selangkangannya. Mungkin karena kaget atau aku juga menyimpan hasrat seksual pada ayah, tidak ada penolakan dariku terhadap kelakuan ayahku itu. Aku hanya diam saja sambil menuruti kemauan ayah. Kini aku bisa merasakan bagaimana sesungguhnya ukuran tongkol ayah. Ternyata ukurannya memang seperti yang aku bayangkan. Jauh berbeda dengan milik suamiku. tongkol ayah benar-benar berukuran besar. Baru kali ini aku memegang tongkol sebesar itu. Mungkin ukurannya seperti orang-orang bule. Mungkin karena tak ada penolakan dariku, ayah semakin memberanikan diri. Ia menyingkap sarungnya dan menyuruhku masuk ke dalam sarung itu. Astaga. Ayah semakin berani saja. Kini aku menyentuh langsung tongkol yang sering ada di fantasiku itu. Ukurannya benar-benar membuatku makin bergairah. Aku hanya melihat ke arah ayah dengan pandangan bertanya-tanya: kenapa ayah melakukan ini padaku?

Bosku Kenikmatanku

Bosku Kenikmatanku

Juliana

Aku semakin semangat untuk membuat dia bertekuk lutut, sengaja aku tidak meminta nya untuk membuka pakaian, tanganku masuk kedalam kaosnya dan mencari buah dada yang sering aku curi pandang tetapi aku melepaskan terlebih dulu pengait bh nya Aku elus pelan dari pangkal sampai ujung, aku putar dan sedikit remasan nampak ci jeny mulai menggigit bibir bawahnya.. Terus aku berikan rangsang an dan ketika jari tanganku memilin dan menekan punting nya pelan "Ohhsss... Hemm.. Din.. Desahannya dan kedua kakinya ditekuk dilipat kan dan kedua tangan nya memeluk ku Sekarang sudah terlihat ci jeny terangsang dan nafsu. Tangan kiri ku turun ke bawah melewati perutnya yang masih datar dan halus sampai menemukan bukit yang spertinya lebat ditumbuhi bulu jembut. Jari jariku masih mengelus dan bermain di bulu jembutnya kadang ku tarik Saat aku teruskan kebawah kedalam celah vaginanya.. Yes sudah basah. Aku segera masukan jariku kedalam nya dan kini bibirku sudah menciumi buah dadanya yang montok putih.. " Dinn... Dino... Hhmmm sssttt.. Ohhsss.... Kamu iniii ah sss... Desahannya panjang " Kenapa Ci.. Ga enak ya.. Kataku menghentikan aktifitas tanganku di lobang vaginanya... " Akhhs jangan berhenti begitu katanya dengan mengangkat pinggul nya... " Mau lebih dari ini ga.. Tanyaku " Hemmm.. Terserah kamu saja katanya sepertinya malu " Buka pakaian enci sekarang.. Dan pakaian yang saya pake juga sambil aku kocokan lebih dalam dan aku sedot punting susu nya " Aoww... Dinnnn kamu bikin aku jadi seperti ini.. Sambil bangun ke tika aku udahin aktifitas ku dan dengan cepat dia melepaskan pakaian nya sampai tersisa celana dalamnya Dan setelah itu ci jeny melepaskan pakaian ku dan menyisakan celana dalamnya Aku diam terpaku melihat tubuh nya cantik pasti,putih dan mulus, body nya yang montok.. Aku ga menyangka bisa menikmati tubuh itu " Hai.. Malah diem saja, apa aku cuma jadi bahan tonton nan saja,bukannya ini jadi hayalanmu selama ini. Katanya membuyarkan lamunanku " Pastinya Ci..kenapa celana dalamnya ga di lepas sekalian.. Tanyaku " Kamu saja yang melepaskannya.. Kata dia sambil duduk di sofa bed. Aku lepaskan celana dalamku dan penislku yang sudah berdiri keras mengangguk angguk di depannya. Aku lihat di sempat kagett melihat punyaku untuk ukuran biasa saja dengan panjang 18cm diameter 4cm, setelah aku dekatkan ke wajahnya. Ada rasa ragu ragu " Memang selama ini belum pernah Ci melakukan oral? Tanyaku dan dia menggelengkan kepala

Bab
Baca Sekarang
Unduh Buku
Dinginnya Bodyguard, Hangatnya Cinta Dinginnya Bodyguard, Hangatnya Cinta Aqilazahra Romantis
“Ketika Alexa pewaris keluarga politik ternama, menjadi target ancaman pembunuhan, sang ayah menunjuk Rafael, mantan pasukan khusus untuk menjadi pengawalnya. Pria itu dikenal dingin, disiplin, dan tak pernah gagal menjalankan tugas. Namun, seiring waktu, jarak profesional yang Rafael ciptakan mulai terkikis. Alexa dengan keanggunannya yang menggoda selalu punya cara membuatnya kehilangan kendali. "Kamu tahu apa tugas terberatmu, Tuan Rafael?" bisiknya menggoda. Rafael menegakkan tubuh, menahan napas. "Menjagamu dari para musuh." Alexa tersenyum samar, matanya berkilat nakal. "Salah. Tugas terberatmu adalah menjagaku ... agar tidak jatuh cinta padamu."”
1

Bab 1 Pengawal Baru

07/10/2025

2

Bab 2 Pesona sang Pengawal

07/10/2025

3

Bab 3 Tatapan tajam Rafael

07/10/2025

4

Bab 4 Clubbing

07/10/2025

5

Bab 5 Tawanan Andrew

07/10/2025

6

Bab 6 Ancaman Rafael

07/10/2025

7

Bab 7 Godaan Alexa

07/10/2025

8

Bab 8 Dua kali menciummu

07/10/2025

9

Bab 9 Apa dia, G4y

07/10/2025

10

Bab 10 Ukuran celana

07/10/2025

11

Bab 11 Perasaan aneh

09/10/2025

12

Bab 12 Kecupan Singkat

09/10/2025

13

Bab 13 Kamarmu panas

11/10/2025

14

Bab 14 Calon suami

11/10/2025

15

Bab 15 Penolakan Rafael

11/10/2025

16

Bab 16 Cemas

11/10/2025

17

Bab 17 Menjaga Jarak

12/10/2025

18

Bab 18 Menukar Cinta

16/10/2025

19

Bab 19 Dia Rafael

20/10/2025

20

Bab 20 Pergilah

14/11/2025

21

Bab 21 Menelusup

15/11/2025

22

Bab 22 Lingerie

11/12/2025

23

Bab 23 Maafkan aku

12/12/2025

24

Bab 24 Sakit

13/12/2025

25

Bab 25 Rencana mencuri benihmu

14/12/2025

26

Bab 26 Gara-gara obat perang-sang

15/12/2025

27

Bab 27 Ungkapan Cinta dan Janji

16/12/2025

28

Bab 28 Menantang

17/12/2025

29

Bab 29 Eksekusi

18/12/2025

30

Bab 30 Menginginkan Anak

19/12/2025

31

Bab 31 Keraguan

21/12/2025

32

Bab 32 Kabar buruk

23/12/2025

33

Bab 33 Aku peduli padamu

24/12/2025

34

Bab 34 Kepergian Alexa

26/12/2025

35

Bab 35 Jebakan

26/12/2025

36

Bab 36 Suara Itu

28/12/2025

37

Bab 37 Tinggalkan aku

29/12/2025

38

Bab 38 Dor!

30/12/2025

39

Bab 39 Bodoh!

31/12/2025

40

Bab 40 Mencari bantuan

01/01/2026