Aqilazahra
1 Buku yang Diterbitkan
Buku dan Cerita Aqilazahra
Dinginnya Bodyguard, Hangatnya Cinta
Romantis Ketika Alexa pewaris keluarga politik ternama, menjadi target ancaman pembunuhan, sang ayah menunjuk Rafael, mantan pasukan khusus untuk menjadi pengawalnya. Pria itu dikenal dingin, disiplin, dan tak pernah gagal menjalankan tugas.
Namun, seiring waktu, jarak profesional yang Rafael ciptakan mulai terkikis. Alexa dengan keanggunannya yang menggoda selalu punya cara membuatnya kehilangan kendali.
"Kamu tahu apa tugas terberatmu, Tuan Rafael?" bisiknya menggoda.
Rafael menegakkan tubuh, menahan napas. "Menjagamu dari para musuh."
Alexa tersenyum samar, matanya berkilat nakal. "Salah. Tugas terberatmu adalah menjagaku ... agar tidak jatuh cinta padamu." Anda mungkin suka
Satu Malam Bersama Bos Miliarderku
Paco Pizzi Selama tiga tahun, aku mengorbankan segalanya untuk mendukung karier pacarku, sementara aku rela hanya menjadi asisten junior yang tak terlihat.
Hingga suatu pagi setelah malam amal yang kacau, aku terbangun di atas seprai sutra di ranjang penthouse milik CEO perusahaanku yang dingin dan ditakuti, Ezra Wijaya.
Malam itu, pacarku, Indra, mengabaikan semua panggilanku dengan alasan ketiduran. Di saat aku dihantui rasa panik karena Ezra menjebak dan memaksaku menandatangani kontrak pernikahan demi menstabilkan sahamnya, sebuah kebenaran lain menamparku. Aku melacak lokasi ponsel Indra dan menemukan titik biru itu tidak berada di rumahnya, melainkan berhenti tepat di gedung sahabat baikku, Liana.
"Aku lembur malam ini, Sayang," pesannya dengan manis.
Padahal dia sedang tidur dengan sahabatku sendiri. Tiga tahun kesetiaanku dibalas dengan pengkhianatan paling menjijikkan oleh dua orang yang paling kupercayai. Hatiku hancur, berubah menjadi rasa dingin yang menusuk tulang.
Mengapa mereka tega mempermainkanku selama ini? Di saat aku merasa terekspos dan tidak punya siapa-siapa lagi, Ezra justru menyodorkan sebuah kesepakatan yang tak mungkin kutolak. Dia mengetahui rahasia terbesarku, dan dia menawarkan akses langsung ke Senator Pratama—pria berkuasa yang telah menghancurkan hidup ibuku dua puluh tahun lalu.
Aku membuang bunga pemberian Indra ke tempat sampah, lalu menatap pria paling berkuasa di New York itu.
"Aku ingin akses ke Keluarga Pratama. Itu syaratku."
Malam ini, berbalut gaun sutra zamrud dan menggenggam erat tangan Ezra di karpet merah, aku menatap wajah pucat pasi mantan pacar dan sahabatku yang terkejut melihatku. Pembalasan dendamku baru saja dimulai.