Selimut Malam CEO

Selimut Malam CEO

Momokijhiro

4.9
Komentar
321.5K
Penayangan
103
Bab

"Siapa anda?" (Raina) "Kamu tidak perlu tahu siapa saya. Yang harus kamu tahu bahwa pamanmu memiliki hutan satu millyar dan dia sudah menjadikanmu penebus hutangnya itu. Jadi mulai saat ini kamu akan menjadi selimut malam saya." (Alex) Raina Paradisa, gadis berusia 17 tahun harus mengubur cita-citanya menjadi seorang sarjana. Dan kini mass depannya hancur di tangan Alex Modero. Pengusaha sukses berusia 35tahun yang tidak percaya pada ikatan pernikahan, angkuh, dan playboy NOTE: (Ini adalah salinan dari SELIMUT MALAM TUAN MUDA. Krn ada kesalahan sistem,buku ini author pindah ke akun lain. dengan judul sedikit dirubah, tapi isi cerita tetap sama kok. Agar author bisa update bab. AKUN LAMA DITUTUP Happy read ya🙏)

Bab 1 PROLOG

Siang itu matahari begitu terik. Gerbang sekolah SMA Kusuma Bangsa sudah terbuka lebar. Seluruh murid berhambur meninggalkan gedung bertingkat tersebut. Pulang membawa sebekal ilmu dengan menggantungkan cita-cita mulia.

Akan tetapi tidak demikian dengan Raina. Sebuah mobil jip berwarna hitam sudah menunggunya di persimpangan ujung jalan sekolah. Beberapa preman sudah mengintai gadis itu.

"Aaaa! Tolong! Tolong! Siapa ka-" suara Raina menghilang setelah salah satu preman itu membiusnya.

"Awas, jangan ada yang menyentuh gadis itu. Kalau tidak bos akan marah, hati-hati menjaganya," perintah salah satu ketua preman yang duduk di kursi depan dekat kemudi.

Jip hitam itu segera melaju kencang membawa tubuh Raina Paradisa, gadis yang masih berusia 17tahun yang kini harus membayar hutang judi sang paman. Benar, Surya yang menjadi satu-satunya kerabat Raina kini malah memanfaatkan gadis itu untuk kesenangannya semata.

"Tuan ... Tolong beri saya tempo. Saya akan membayarnya." Itulah kalimat Surya saat anak buah Alex Mordero menangkap basah dirinya di salah satu Kasino miliknya di bilangan Jakarta.

"Hahaha! Dengan apa kau membayar hutangmu yang sudah menggunung itu, hah?! Kau bahkan tidak punya sepersenpun untuk membeli minuman seharga dua ribu rupiah. Cihh!"

"Saya ... Saya ... Saya ada keponakan, Tuan Alex. Dia cantik, dia masih belia. Umurnya baru tujuh belas tahun. Saya yakin tuan pasti menyukainya." Surya melipat kedua tangannya. Dan berlutut di hadapan lelaki berjas branding yang duduk di kursi kekuasaannya itu.

Tangan Alex mencengkram rahang tegas Surya membuat lelaki itu sedikit memekik kesakitan.

"Hutangmu sudah satu milliyar. Dan keponakanmu yang tak berguna itu kau jadikan jaminan? Cuihhh, aku tidak suka dengan dada rata."

"Tidak, Tuan. Keponakan saya orangnya cantik, tubuhnya padat dan dadanya sangat besar menonjol."

Surya lantas segera mengeluarkan ponselnya dan memperlihatkan foto Raina dengan beberapa temannya saat jalan-jalan di pantai beberapa waktu lalu.

Iris mata Alex memicing. Ia mengamati satu senyum indah di wajah cantik, segar, dan alami itu. Dandanannya memang sederhana, tetapi masih bisa memancarkan kecantikannya. Bibir pria matang itu mengangkat.

"Bawa dia padaku. Dan anggap hutangmu sudah lunas. Pegilah." Usir Alex.

"Terima kasih ... Terima kasih, Tuan. Terima kasih atas kemurahan hati Tuan." Surya begitu sangat senang akhirnya hutangnya yang bermilliyaran itu sudah lunas setelah menukarnya dengan Raina.

Sungguh malang nasib Raina. Masa depannya harus hancur di tangan pamannya sendiri dan seorang Alex. Alex Moredo, lelaki berusia 35 tahun dengan ketampanan yang memukau. Kehidupannya yang mewah membuat ia tak pernah sepi dari kaum hawa. Katakanlah dia paket yang lengkap tapi tak sempurna.

Walau memiliki pesona memikat dan harta melintir namun prangai lelaki itu sangat buruk.Temprament, angkuh, dan kasar. Tak jarang jika ia tidak suka, maka ia akan melampiaskan amarahnya pada wanita koleksinya itu. Cinta? Hanyalah belenggu bagi seorang Alexander.

BRUGH BRUGH

Suara hempasan tubuh Raina yang sudah tergeletak di ranjang sebuah kamar hotel berbintang. Mata gadis itu tertutup kain. Tangannya sudah terikat ke belakang. Alex mengamati tubuh mungil dengan seragam putih abu-abu yang masih membungkus tubuh Raina. Satu gerakan kecil mulai terlihat dari tubuh Raina.

"Dimana aku ini? Kenapa gelap sekali. Aw!" cecarnya bertanya-tanya. Suara lembut dan seksi Raina semakin meningkatkan hasrat Alex untuk segera menikmatinya.

"Kau sudah sadar rupanya." Raina mematung mendengar sebuah suara berat menyapa di sisinya.

"Siapa kamu!? Dan ... Di mana ini?" Raina mengendus- endus penciumannya. Seakan sedang mengenali aroma maskulin pria di sisinya itu dan aroma pekat minunan keras.

"Kamu tidak perlu tahu siapa aku cantik." Suara Alex yang sudah mulai menyisir tubuh Raina dengan satu jari telunjukknya. Jari itu terus menjalar ke bawah dan berhenti pada kancing pertama seragam Raina.

"Siapa anda? Dan mau apa anda?" Raina mencoba berucap sopan.

"Hahaha! Saya sudah katakan kamu tidak perlu tahu," sambil membuka kancing kemeja Raina.

"Yang perlu kau tahu adalah bahwa kamu sekarang adalah milik saya. Pamanmu sudah menjualmu kepada saya."

"Bohong! Tidak mungkin paman saya menjual saya,"tukas Raina mulai bergelatah.

"Hahhaha, apa kamu tidak tahu? Pamanmu kalah berjudi dan hutang judinya sebanyak satu milliar. Karena dia tidak sanggup membayarnya, maka kamulah yang harus membayarnya, manis."

"Apa?! Sebanyak itu? Bagaimana saya membayarnya, Tuan?'

"Hahaha! Mudah saja ... Jadilah jalang saya. Saya akan menghitung setiap pelayananmu. Pelayanan pertamamu ini akan saya beri harga seratus juta, karena kau masih murni. Selanjutnya akan saya hitung perjam ... 50juta selama 2jam ... jadi jika kamu melakukannya full one stand night ... Kalikan saja kelipatannya. Bagaimana?"

Hati Raina seketika hancur. Kepingan masa depan yang sudah ia impikan selama hidupnya kini bak fatamorgana. Lulus menjadi sarjana hebat sudah menjadi mimpi semata. Yang tersisa kini ia harus menjual tubuhnya demi membayar hutang sang paman.

Apa yang bisa diperbuat oleh Raina. Surya telah berjasa banyak kepadanya. Sejak kedua orang tuanya meninggal, Suryalah yang sabar dan telaten merawatnya hingga remaja. Namum ketika usaha lelaki itu gulung tikar, ia berubah derastis. Surya kerap mabuk-mabukan dan berjudi. Tak jarang ia berbuat kasar pada Raina sebagai pelampiasan kesialannya. Dan kini untuk kesekian kalinya Surya menjerumuskan Raina.

"Tidak Tuan! Jangan! Lepaskan saya! Jangan Tuan!' pekikan Raina yang meronta-ronta tak berdaya di balik ikatan tangannya.

Mulut Alex sudah mendarat pada area di antara selangkang Raina. Membuat suara gadis itu terkadang melengking terkadang menahan.

Bagaimana kebiasaan Alex pada seorang pelacur, seperti itulah ia menggagahi Raina. Lihatlah tubuh polos tanpa sensor milik Raina sudah menggoda di depan matanya.

"Tuan ...." kali ini nada lemah penuh kenikmatan terdengar dari Raina saat mulut Alex memilin daging kecil di area bawah perutanya.

Tubuh Raina menggeliat tak beraturan sensasi berbeda datang menyambanginya. Desahan yang diberikan suara seksi Raina berhasil membuat Alex kecanduan.Tak jarang lelaki itu melakukan sesuatu yang membuat Raina mendesah nikmat.

Pada menit berikutnya, Alex tak segan-segan menyusupkan juniornya ke dalam mulut Raina mencari titik kepuasan seperti yang diinginkan.

"Owek!" suara mual ketika benda itu keluar.

Tak berhenti, kini Alex semakin menggila, ia memberikan hentakan keras pada Raina. Jeritan kesakitan melengking dari gadis belia itu. Cipratan warna merah langsung memandikan junior Alex.

"Hm, inilah yang kusuka darimu, Raina. Kau masih murni. Dan kemurnianmu ini sungguh membuatku tak ingin berhenti." Kalimat pujian Alex ketika ia merasakan sensasi berbeda dari biasanya.

"Hentikan Tuan! Sakit! Saya mohon hentikan!" hanya itu yang terucap dari mulut Raina. Dengan semua gaya yang diinginkan Alex, Raina tak berhenti menjerit. Hingga pada titik terlelahnya suara dan napas gadis itu akhirnya melemas dan menyepi.

Samar-samar mata Raina membuka. Semua terlihat buram. Tenaganya sudah sangat lemah. Perlahan ia menggerakkan kepalanya ke sekeliling, mencoba mengenali tempat ia berada.

Lanjutkan Membaca

Buku lain oleh Momokijhiro

Selebihnya

Buku serupa

Membalas Penkhianatan Istriku

Membalas Penkhianatan Istriku

Juliana
5.0

"Ada apa?" tanya Thalib. "Sepertinya suamiku tahu kita selingkuh," jawab Jannah yang saat itu sudah berada di guyuran shower. "Ya bagus dong." "Bagus bagaimana? Dia tahu kita selingkuh!" "Artinya dia sudah tidak mempedulikanmu. Kalau dia tahu kita selingkuh, kenapa dia tidak memperjuangkanmu? Kenapa dia diam saja seolah-olah membiarkan istri yang dicintainya ini dimiliki oleh orang lain?" Jannah memijat kepalanya. Thalib pun mendekati perempuan itu, lalu menaikkan dagunya. Mereka berciuman di bawah guyuran shower. "Mas, kita harus mikirin masalah ini," ucap Jannah. "Tak usah khawatir. Apa yang kau inginkan selama ini akan aku beri. Apapun. Kau tak perlu memikirkan suamimu yang tidak berguna itu," kata Thalib sambil kembali memagut Jannah. Tangan kasarnya kembali meremas payudara Jannah dengan lembut. Jannah pun akhirnya terbuai birahi saat bibir Thalib mulai mengecupi leher. "Ohhh... jangan Mas ustadz...ahh...!" desah Jannah lirih. Terlambat, kaki Jannah telah dinaikkan, lalu batang besar berurat mulai menyeruak masuk lagi ke dalam liang surgawinya. Jannah tersentak lalu memeluk leher ustadz tersebut. Mereka pun berciuman sambil bergoyang di bawah guyuran shower. Sekali lagi desirah nafsu terlarang pun direngkuh dua insan ini lagi. Jannah sudah hilang pikiran, dia tak tahu lagi harus bagaimana dengan keadaan ini. Memang ada benarnya apa yang dikatakan ustadz Thalib. Kalau memang Arief mencintainya setidaknya akan memperjuangkan dirinya, bukan malah membiarkan. Arief sudah tidak mencintainya lagi. Kedua insan lain jenis ini kembali merengkuh letupan-letupan birahi, berpacu untuk bisa merengkuh tetesan-tetesan kenikmatan. Thalib memeluk erat istri orang ini dengan pinggulnya yang terus menusuk dengan kecepatan tinggi. Sungguh tidak ada yang bisa lebih memabukkan selain tubuh Jannah. Tubuh perempuan yang sudah dia idam-idamkan semenjak kuliah dulu.

Puncak Nafsu Ayah Mertua

Puncak Nafsu Ayah Mertua

Cerita _46
5.0

Aku masih memandangi tubuhnya yang tegap, otot-otot dadanya bergerak naik turun seiring napasnya yang berat. Kulitnya terlihat mengilat, seolah memanggil jemariku untuk menyentuh. Rasanya tubuhku bergetar hanya dengan menatapnya. Ada sesuatu yang membuatku ingin memeluk, menciumi, bahkan menggigitnya pelan. Dia mendekat tanpa suara, aura panasnya menyapu seluruh tubuhku. Kedua tangannya menyentuh pahaku, lalu perlahan membuka kakiku. Aku menahan napas. Tubuhku sudah siap bahkan sebelum dia benar-benar menyentuhku. Saat wajahnya menunduk, bibirnya mendarat di perutku, lalu turun sedikit, menggodaku, lalu kembali naik dengan gerakan menyapu lembut. Dia sampai di dadaku. Salah satu tangannya mengusap lembut bagian kiriku, sementara bibirnya mengecup yang kanan. Ciumannya perlahan, hangat, dan basah. Dia tidak terburu-buru. Lidahnya menjilat putingku dengan lingkaran kecil, membuatku menggeliat. Aku memejamkan mata, bibirku terbuka, dan desahan pelan keluar begitu saja. Jemarinya mulai memijit lembut sisi payudaraku, lalu mencubit halus bagian paling sensitif itu. Aku mendesah lebih keras. "Aku suka ini," bisiknya, lalu menyedot putingku cukup keras sampai aku mengerang. Aku mencengkeram seprai, tubuhku menegang karena kenikmatan itu begitu dalam. Setiap tarikan dan jilatan dari mulutnya terasa seperti aliran listrik yang menyebar ke seluruh tubuhku. Dia berpindah ke sisi lain, memberikan perhatian yang sama. Putingku yang basah karena air liurnya terasa lebih sensitif, dan ketika ia meniup pelan sambil menatapku dari bawah, aku tak tahan lagi. Kakiku meremas sprei, tubuhku menegang, dan aku menggigit bibirku kuat-kuat. Aku ingin menarik kepalanya, menahannya di sana, memaksanya untuk terus melakukannya. "Jangan berhenti..." bisikku dengan napas yang nyaris tak teratur. Dia hanya tertawa pelan, lalu melanjutkan, makin dalam, makin kuat, dan makin membuatku lupa dunia.

Gairah Liar Ayah Mertua

Gairah Liar Ayah Mertua

Gemoy
5.0

Aku melihat di selangkangan ayah mertuaku ada yang mulai bergerak dan mengeras. Ayahku sedang mengenakan sarung saat itu. Maka sangat mudah sekali untuk terlihat jelas. Sepertinya ayahku sedang ngaceng. Entah kenapa tiba-tiba aku jadi deg-degan. Aku juga bingung apa yang harus aku lakukan. Untuk menenangkan perasaanku, maka aku mengambil air yang ada di meja. Kulihat ayah tiba-tiba langsung menaruh piringnya. Dia sadar kalo aku tahu apa yang terjadi di selangkangannya. Secara mengejutkan, sesuatu yang tak pernah aku bayangkan terjadi. Ayah langsung bangkit dan memilih duduk di pinggiran kasur. Tangannya juga tiba-tiba meraih tanganku dan membawa ke selangkangannya. Aku benar-benar tidak percaya ayah senekat dan seberani ini. Dia memberi isyarat padaku untuk menggenggam sesuatu yang ada di selangkangannya. Mungkin karena kaget atau aku juga menyimpan hasrat seksual pada ayah, tidak ada penolakan dariku terhadap kelakuan ayahku itu. Aku hanya diam saja sambil menuruti kemauan ayah. Kini aku bisa merasakan bagaimana sesungguhnya ukuran tongkol ayah. Ternyata ukurannya memang seperti yang aku bayangkan. Jauh berbeda dengan milik suamiku. tongkol ayah benar-benar berukuran besar. Baru kali ini aku memegang tongkol sebesar itu. Mungkin ukurannya seperti orang-orang bule. Mungkin karena tak ada penolakan dariku, ayah semakin memberanikan diri. Ia menyingkap sarungnya dan menyuruhku masuk ke dalam sarung itu. Astaga. Ayah semakin berani saja. Kini aku menyentuh langsung tongkol yang sering ada di fantasiku itu. Ukurannya benar-benar membuatku makin bergairah. Aku hanya melihat ke arah ayah dengan pandangan bertanya-tanya: kenapa ayah melakukan ini padaku?

Bab
Baca Sekarang
Unduh Buku
Selimut Malam CEO
1

Bab 1 PROLOG

30/11/2021

2

Bab 2 JADILAH SELIMUT MALAMKU

30/11/2021

3

Bab 3 HUKUMAN MENYAKITKAN

30/11/2021

4

Bab 4 PUASKAN AKU

30/11/2021

5

Bab 5 AKULAH JALANG

30/11/2021

6

Bab 6 RAINA MERACAU

30/11/2021

7

Bab 7 KUPIKIR KAU TIDUR

30/11/2021

8

Bab 8 PELAYANAN 24 JAM NON STOP

30/11/2021

9

Bab 9 OBAT BIUS

30/11/2021

10

Bab 10 PERPISAHAN SELAMA SATU BULAN

30/11/2021

11

Bab 11 DALAM DIAM KUMEMANJAKANMU

30/11/2021

12

Bab 12 KESAN YANG TERTINGGAL

30/11/2021

13

Bab 13 PERSELINGKUHAN NARA DAN FIKAR

30/11/2021

14

Bab 14 ADA APA DENGANKU

30/11/2021

15

Bab 15 PERCINTAAN TERHEBAT

30/11/2021

16

Bab 16 MASA LALU ALEX (Flashback)

30/11/2021

17

Bab 17 PERSELINGKUHAN YANG TERUNGKAP (flashback off)

30/11/2021

18

Bab 18 AJARI AKU TENTANG CINTA

30/11/2021

19

Bab 19 RAINA MULAI MEMANJA

30/11/2021

20

Bab 20 PERBINCANGAN DI PAGI HARI

30/11/2021

21

Bab 21 KITA BERBEDA

30/11/2021

22

Bab 22 Kencan Ala Orang Dewasa

01/12/2021

23

Bab 23 KENAPA SULIT BAGIMU MENERIMAKU

12/12/2021

24

Bab 24 AKU TAK TAHAN LAGI

13/12/2021

25

Bab 25 SALAH PAHAM BERUJUNG FATAL

13/12/2021

26

Bab 26 TERSERET PENGAWAL ALEX

13/12/2021

27

Bab 27 KENIKMATAN YANG MEMBUNUH

13/12/2021

28

Bab 28 ALASAN DIBALIK KEMARAHAN ALEX

13/12/2021

29

Bab 29 AKU TAKUT PADAMU ALEX

13/12/2021

30

Bab 30 PERASAAN YANG ANEH

13/12/2021

31

Bab 31 MENDAPAT BULLYAN SATU SEKOLAH

13/12/2021

32

Bab 32 AKU INGIN MATI SAJA

17/12/2021

33

Bab 33 KEJUTAN UNTUK RAINA

18/12/2021

34

Bab 34 PERCINTAAN TERHEBAT RAINA DAN ALEX

18/12/2021

35

Bab 35 KENAKALAN DI PAGI HARI

19/12/2021

36

Bab 36 GARA-GARA MONTOK

19/12/2021

37

Bab 37 KISAH DI BELAKANG SOSOK RANIA

19/12/2021

38

Bab 38 SISI LAIN DUNIA ALEX

19/12/2021

39

Bab 39 PERJALANAN MENDADAK

19/12/2021

40

Bab 40 Di MENSION ALEX

19/12/2021