Balas Dendam Si Janda Mandul

Balas Dendam Si Janda Mandul

cancan

5.0
Komentar
318
Penayangan
10
Bab

Rieta Bonanza, wanita yang berstatus janda mandul ternyata diam-diam menyimpan bakat tersembunyi. Ia ingin membuktikan kepada semua orang yang telah meremahkan dirinya selama ini terutama kepada keluarga mantan suaminya dulu. Hingga akhirnya di tengah dirinya sedang berjuang, ia bertemu dengan sosok lelaki hebat yang mampu membuatnya merasakan jatuh cinta kembali. Apakah kehidupan Rieta akan bahagia dengan statusnya sebagai janda mandul?

Balas Dendam Si Janda Mandul Bab 1 BDSJM 1

"Ahhh."

Desahan panjang terdengar dari sebuah kamar. Bima, lelaki yang akhirnya mendapatkan kepuasan segera meninggalkan sang istri yang tengah menangis sedih.

Pagi ini Bima mengatakan akan menceraikan wanita yang berstatus sebagai istri selama tiga tahun itu yang ternyata mandul dan tidak dapat memberikannya keturunan.

"Percuma saja kamu menangis, Bima tidak akan pernah kembali lagi kepadamu. Perasaan suka dan cintanya terhadapmu sudah hilang karena kamu itu hanyalah wanita mandul yang tidak dapat memberikannya anak."

"Ya, untuk apa Kak Bima tetap mempertahankan pernikahannya dengan wanita mandul sepertimu. Apalagi kamu itu juga tidak cantik, harta saja juga sudah tidak punya. Keputusan kak Bima untuk menceraikanmu memang sudah yang paling tepat."

Saras dan Sarla memang adalah orang-orang yang sejak awal tidak menyetujui pernikahan antara Bima dan Rieta. Itulah sebabnya saat mereka berdua mendengar kabar tentang perceraian Bima dan Rieta, mereka berdua merasa sangat senang dan juga merasa menang. Saras adalah kakak Bima, sedangkan Sarla adalah adik Bima.

"Apakah benar yang dikatakan oleh Kak Saras dan juga Sarla, kalau aku ini sudah tidak berguna lagi sekarang?" batin Rieta bersedih memikirkan nasibnya.

"Heee, untuk apa kamu masih melamun di sini? Sana cepat masuk ke kamar dan bereskan semua barang-barangmu. Karena sebentar lagi aku yakin Kak Bima pasti akan mengusirmu," ucap Sarla menghentakkan kaki.

Mendengar kata-kata Sarla membuat hati Rieta merasa sangat sakit. Ia pun segera berjalan menuju kamar dan mulai memasukkan barang-barangnya ke dalam tas dan juga koper.

Sebenarnya semua barang-barang milik Rieta adalah barang-barang lama. Selama tiga tahun menikah dengan Bima, Rieta sangat jarang berbelanja. Bahkan uang untuk shoping saja Bima tidak pernah memberikan.

Rieta Bonanza, itulah nama istri Bima. Wanita bertubuh gemuk dan juga tidak cantik lagi.

Awal mula pernikahan mereka dulu karena Rieta asal memilih pasangan. Rieta kesal karena setiap hari di serang dengan pertanyaan kapan menikah dengan keluarga besarnya.

Tiga tahun memang bukanlah waktu yang singkat. Rieta bisa bertahan dengan Bima karena awalnya Bima sangat menyukai Rieta. Tetapi lama kelamaan Bima mulai tidak menghiraukan dan juga menjauhi Rieta.

Rieta adalah anak yatim piatu. Meskipun begitu dirinya dulu memiliki beberapa harta warisan. Sayangnya harta warisan tersebut saat ini sudah habis dipakai oleh Bima dengan alasan untuk keperluan modal usaha. Saat ini Rieta sudah tidak memiliki apa-apa lagi, semua harta warisannya sudah habis dan yang tersisa hanyalah pakaian, cincin pernikahan, dan juga gelang masa kecil dari peninggalan sang ibu.

Setelah selesai berkemas, Rieta tinggal menunggu keputusan dari Bima. Apakah ia benar-benar akan diceraikan dan diusir malam ini juga atau Bima masih mau mempertahankan rumah tangganya tersebut.

"Untuk apa kamu masih berada di sini? Belum jelas tadi pagi aku bilang kalau aku akan menceraikanmu Ta," ucap Bima saat membuka pintu kamarnya dan masih melihat sosok Rieta yang tengah melamun.

"Tapi Bim. Apa karena aku mandul lalu kamu tega menceraikanku begitu saja? Padahal sudah tiga tahun kita hidup bersama."

"Hahaha. Selama tiga tahun aku merasa sangat bodoh Ta, karena ternyata kamu sudah membohongiku. Kamu wanita mandul dan hanya mempermainkanku. Padahal aku sangat berharap bisa memiliki keturunan darimu."

"Aku tidak berbohong Bim, aku juga tidak tahu kalau ternyata aku ini mandul," ucap Rieta sambil menangis.

"Malam ini kamu aku ceraikan Rieta, besok aku akan mengurus surat perceraian kita di kantor agama. Kamu hanya tinggal menunggu surat panggilan dan menandatanganinya saja. Dan ini, aku ada sedikit uang untukmu sebagai modal untuk mencari tempat tinggal dan juga biaya hidup selama mungkin satu bulan. Aku lelaki yang bertanggung jawab karena mengusirmu dan menceraikanmu dengan memberikan uang," ucap Bima melempar amplop berwarna cokelat kepada Rieta.

Rieta membuka amplop cokelat yang diberikan oleh Bima, ternyata isinya adalah uang yang berjumlah 5 juta. Hati Rieta begitu sakit karena dirinya hanya dihargai 5 juta oleh Bima.

Saras dan Sarla tersenyum bahagia saat melihat Rieta melangkahkan kakinya keluar dari rumah. Akhirnya pengganggu di rumah mereka pergi untuk selama-lamanya.

"Seharusnya sudah sejak dulu Kakak menceraikan dan mengusir wanita mandul itu. Sudah tidak ada gunanya dia berada di rumah ini. Hartanya kan juga sudah habis. Wajah cantik juga tidak. Jadi apalagi yang bisa dibanggakan dari si Rieta itu?"

"Cukup Sarla, jangan mengungkit lagi masalah harta itu. Aku tidak ingin mendengarnya," ucap Bima menatap tajam sang adik lalu memilih masuk ke dalam kamar.

"Ck, payah sekali Kak Bima ini. Padahal apa yang aku katakan itu benar faktanya," ucap Sarla merasa kesal.

"Sudah La, jangan mengganggu Bima dulu. Bercerai bukanlah hal yang mudah, apalagi dia sudah tiga tahun menikah dan menjalin hubungan dengan wanita mandul itu. Ayo sekarang sebaiknya kamu juga masuk ke dalam kamar dan tidur. Ini sudah malam."

"Baik Kak," ucap Sarla segera masuk kedalam kamar mengikuti perintah sang kakak.

Saras, adalah seorang wanita yang bekerja sebagai apoteker di sebuah rumah sakit kecil di pinggiran kota. Saras, Bima dan Sarla memang tinggal di dalam satu rumah milik peninggalan kedua orang tua mereka.

Saras adalah orang pertama yang mengenalkan Bima kepada Rieta. Saras bisa mengenal Rieta dari temannya yang bekerja di rumah sakit yang kebetulan adalah tetangga Rieta dulu.

Dulunya tubuh Rieta memang ramping dan juga cantik. Namun setelah tiga tahun menikah dengan Bima, entah mengapa tubuhnya lama-kelamaan menjadi mengembang.

Rieta dengan mudahnya dulu langsung menerima lamaran Bima karena akhirnya ada juga seorang lelaki yang mau menikahi dirinya. Perawan tua yang tidak kunjung menikah. Dulu saat menikah, umur Rieta memang sudah menginjak usia 30 tahun. Sedang Bima berusia 31 tahun.

Tujuan Saras dulu mengenalkan Rieta kepada Bima hanya karena Saras mengincar harta warisan milik Rieta saja.

"Maafkan aku Rieta, tapi memang sebaiknya kita sudahi pernikahan ini. Aku tidak mau membuatmu menderita lagi," ucap Bima mengusap kasar wajahnya didalam kamar.

Sejujurnya Bima khawatir dengan kondisi Rieta. Apalagi saat ini waktu juga sudah sangat malam. Ia khawatir jika Rieta belum mendapatkan tempat untuk berteduh malam ini.

Gluduk

Gluduk

Suara guntur sudah mulai terdengar karena memang musim hujan sudah mulai datang.

Rieta masih berjalan menyeret kopernya dengan tatapan kosong. Ia bingung harus pergi kemana saat ini.

"Kamu tega sekali Bim, menceraikan aku disaat seperti ini. Padahal dulu kamu selalu mengatakan hal-hal manis untuk kehidupan masa depan kita. Seharusnya kita bisa mencari jalan keluar dari masalah kita ini secara bersama-sama. Tapi ternyata kamu lebih memilih untuk menceraikanku," batin Rieta meneteskan air mata mengingat kenangan indah dirinya bersama dengan Bima dulu.

"Berhenti."

Lanjutkan Membaca

Buku serupa

Puncak Nafsu Ayah Mertua

Puncak Nafsu Ayah Mertua

Cerita _46
5.0

Aku masih memandangi tubuhnya yang tegap, otot-otot dadanya bergerak naik turun seiring napasnya yang berat. Kulitnya terlihat mengilat, seolah memanggil jemariku untuk menyentuh. Rasanya tubuhku bergetar hanya dengan menatapnya. Ada sesuatu yang membuatku ingin memeluk, menciumi, bahkan menggigitnya pelan. Dia mendekat tanpa suara, aura panasnya menyapu seluruh tubuhku. Kedua tangannya menyentuh pahaku, lalu perlahan membuka kakiku. Aku menahan napas. Tubuhku sudah siap bahkan sebelum dia benar-benar menyentuhku. Saat wajahnya menunduk, bibirnya mendarat di perutku, lalu turun sedikit, menggodaku, lalu kembali naik dengan gerakan menyapu lembut. Dia sampai di dadaku. Salah satu tangannya mengusap lembut bagian kiriku, sementara bibirnya mengecup yang kanan. Ciumannya perlahan, hangat, dan basah. Dia tidak terburu-buru. Lidahnya menjilat putingku dengan lingkaran kecil, membuatku menggeliat. Aku memejamkan mata, bibirku terbuka, dan desahan pelan keluar begitu saja. Jemarinya mulai memijit lembut sisi payudaraku, lalu mencubit halus bagian paling sensitif itu. Aku mendesah lebih keras. "Aku suka ini," bisiknya, lalu menyedot putingku cukup keras sampai aku mengerang. Aku mencengkeram seprai, tubuhku menegang karena kenikmatan itu begitu dalam. Setiap tarikan dan jilatan dari mulutnya terasa seperti aliran listrik yang menyebar ke seluruh tubuhku. Dia berpindah ke sisi lain, memberikan perhatian yang sama. Putingku yang basah karena air liurnya terasa lebih sensitif, dan ketika ia meniup pelan sambil menatapku dari bawah, aku tak tahan lagi. Kakiku meremas sprei, tubuhku menegang, dan aku menggigit bibirku kuat-kuat. Aku ingin menarik kepalanya, menahannya di sana, memaksanya untuk terus melakukannya. "Jangan berhenti..." bisikku dengan napas yang nyaris tak teratur. Dia hanya tertawa pelan, lalu melanjutkan, makin dalam, makin kuat, dan makin membuatku lupa dunia.

Patah Hati Mendatangkan Pria yang Tepat

Patah Hati Mendatangkan Pria yang Tepat

Renell Lezama
5.0

Tunangan Lena adalah pria yang menyerupai iblis. Dia tidak hanya berbohong padanya tetapi juga tidur dengan ibu tirinya, bersekongkol untuk mengambil kekayaan keluarganya, dan kemudian menjebaknya untuk berhubungan seks dengan orang asing. Untuk mencegah rencana jahat pria itu, Lena memutuskan untuk mencari seorang pria untuk mengganggu pesta pertunangannya dan mempermalukan bajingan yang selingkuh itu. Tidak pernah dia membayangkan bahwa dia akan bertemu dengan orang asing yang sangat tampan yang sangat dia butuhkan. Di pesta pertunangan, pria itu dengan berani menyatakan bahwa dia adalah wanitanya. Lena mengira dia hanya pria miskin yang menginginkan uangnya. Akan tetapi, begitu mereka memulai hubungan palsu mereka, dia menyadari bahwa keberuntungan terus menghampirinya. Dia pikir mereka akan berpisah setelah pesta pertunangan, tetapi pria ini tetap di sisinya. "Kita harus tetap bersama, Lena. Ingat, aku sekarang tunanganmu." "Delon, kamu bersamaku karena uangku, bukan?" Lena bertanya, menyipitkan matanya padanya. Delon terkejut dengan tuduhan itu. Bagaimana mungkin dia, pewaris Keluarga Winata dan CEO Grup Vit, bersamanya demi uang? Dia mengendalikan lebih dari setengah ekonomi kota. Uang bukanlah masalah baginya! Keduanya semakin dekat dan dekat. Suatu hari, Lena akhirnya menyadari bahwa Delon sebenarnya adalah orang asing yang pernah tidur dengannya berbulan-bulan yang lalu. Apakah kesadaran ini akan mengubah hal-hal di antara mereka? Untuk lebih baik atau lebih buruk?

Bab
Baca Sekarang
Unduh Buku
Balas Dendam Si Janda Mandul Balas Dendam Si Janda Mandul cancan Romantis
“Rieta Bonanza, wanita yang berstatus janda mandul ternyata diam-diam menyimpan bakat tersembunyi. Ia ingin membuktikan kepada semua orang yang telah meremahkan dirinya selama ini terutama kepada keluarga mantan suaminya dulu. Hingga akhirnya di tengah dirinya sedang berjuang, ia bertemu dengan sosok lelaki hebat yang mampu membuatnya merasakan jatuh cinta kembali. Apakah kehidupan Rieta akan bahagia dengan statusnya sebagai janda mandul?”
1

Bab 1 BDSJM 1

05/07/2023

2

Bab 2 BDSJM 2

05/07/2023

3

Bab 3 BDSJM 3

05/07/2023

4

Bab 4 BDSJM 4

05/07/2023

5

Bab 5 BDSJM 5

05/07/2023

6

Bab 6 BDSJM 6

05/07/2023

7

Bab 7 BDSJM 7

05/07/2023

8

Bab 8 BDSJM 8

05/07/2023

9

Bab 9 BDSJM 9

05/07/2023

10

Bab 10 BDSJM 10

05/07/2023