Sienna Moon
2 Buku yang Diterbitkan
Buku dan Cerita Sienna Moon
Kambing Hitam Cinta, Pengkhianatan Tersembunyi
Romantis Aku mengorbankan karier arsitekku demi keluarga suamiku, Tristan.
Namun, sahabatku, Dara, yang menjebakku atas penggelapan dana sepuluh tahun lalu, justru dipuji sebagai pahlawan penyelamat perusahaan.
Selama sepuluh tahun, aku hidup dalam tuduhan. Suamiku membentakku, dan putraku sendiri, Rehan, berteriak, "Semua ini salah Mama!"
Bahkan orang tuaku lebih memihak Dara. Mereka semua merasa berutang budi padanya, sementara aku menjadi kambing hitam atas kesalahan yang tidak pernah kulakukan.
Aku tidak pernah mengerti, pengorbanan dan kesabaranku selama ini seolah tak ada artinya. Aku dijebak, dikhianati, dan ditinggalkan oleh semua orang yang kucintai.
Setelah kecelakaan yang hampir merenggut nyawaku, aku akhirnya sadar. Di pesta perayaan perusahaan, aku membawa sebuah "hadiah" untuk Dara, berisi semua bukti kejahatannya. Kali ini, aku akan menghancurkan mereka semua. Obat Posesif Untuk Ratu Es
Romantis Di kantor, aku dikenal sebagai "Ratu Es" yang sempurna dan tak tersentuh.
Namun di balik topeng itu, aku menyembunyikan neraka bernama PGAD-kelainan yang membuat tubuhku terus-menerus berada dalam gairah seksual yang menyiksa tanpa obat penekan hormon.
Bencana terjadi saat gathering kantor di Puncak: aku lupa membawa obat penyelamatku, dan parahnya, aku dipaksa berbagi kamar sempit dengan Dhimas Pakpahan, atasan kaku yang paling kutakuti.
Malam itu, pertahananku runtuh.
Dhimas tidak hanya menyaksikan tubuhku menggeliat liar di luar kendali, dia juga yang turun tangan "menjinakkan" gairahku dengan sentuhan intim yang menghancurkan batas profesionalisme kami.
Keesokan harinya, saat seorang rekan kerja mesum mencoba memperkosaku karena melihat kondisiku yang kacau, Dhimas mengamuk dan menghajarnya hingga babak belur.
Namun, ketakutan sejatiku justru muncul setelahnya.
Bukan karena darah yang tumpah, melainkan saat Dhimas mendekapku erat di depan semua orang, menatapku dengan obsesi gelap, dan menyatakan klaimnya:
"Mulai sekarang, kamu adalah tanggung jawabku. Hanya aku yang boleh menjadi 'obat' bagi tubuhmu." Anda mungkin suka
Gairah Nikmat Kopi Susu
Juliana 21+
"Pantas belum jalan, ada maunya ternyata" Ujar Fany
"hehehehe... Yuk..." Ujar Alvin sambil mencium tengkuk istrinya.
Fany segera membuka handuknya. Buah dadanya menggantung indah, perutnya yang rata dan mulus, serta area kemaluannya yang ditutupi rambut hitam langsung muncul. Alvin segera memeluk Fany dan melumat buah dadanya dengan rakus.
"Pintu sudah dikunci? " Tanya Fany
"Sudah...." Jawab Alvin disela mulatnya sedang mengenyot puting pink milik Fany
"nyalain Ac dulu" suruh Fany lagi
Sambil melepas sedotannya, Alvin mencomot remote AC lalu memencet tombol ON.
Kembali dia melumat buah dada Fany bergantian kiri dan kanan, buah dada yang putih dan terlihat urat-urat merah dan biru di buah dada putihnya, membuat Alvin makin rakus melumatnya.
Sambil menrunkan celana pendek dan celana dalamnya, dia membuka kaosnya, lalu merenggangkan paha Fany, ujung kontolnya yang belum tegak sempurna diberi ludah lewat jari tengahnya di bagian kepala, lalu menggosok gosok pelan di bibir vagina Fany.
Fany mendesah dan merasakan mulai ada rangsangan di bibir kemaluannya, lalu tiba-tiba masuk batang berurat milik Alvin di vagina Fany yg belum begitu siap dan basah, pelan2 lelehan cairan membasahi dinding vaginanya, Alvin mulai menggoyang dan naik turun, Fanny memeluk bagian pinggul suaminya, pahanya dibuka lebar.
Tidak lama kemudian..... Pemuas Nafsu Keponakan
kodav Warning!!!!! 21++ Dark Adult Novel
Aku, Rina, seorang wanita 30 Tahun yang berjuang menghadapi kesepian dalam pernikahan jarak jauh. Suamiku bekerja di kapal pesiar, meninggalkanku untuk sementara tinggal bersama kakakku dan keponakanku, Aldi, yang telah tumbuh menjadi remaja 17 tahun. Kehadiranku di rumah kakakku awalnya membawa harapan untuk menemukan ketenangan, namun perlahan berubah menjadi mimpi buruk yang menghantui setiap langkahku.
Aldi, keponakanku yang dulu polos, kini memiliki perasaan yang lebih dari sekadar hubungan keluarga. Perasaan itu berkembang menjadi pelampiasan hasrat yang memaksaku dalam situasi yang tak pernah kubayangkan. Di antara rasa bersalah dan penyesalan, aku terjebak dalam perang batin yang terus mencengkeramku. Bayang-bayang kenikmatan dan dosa menghantui setiap malam, membuatku bertanya-tanya bagaimana aku bisa melanjutkan hidup dengan beban ini.
Kakakku, yang tidak menyadari apa yang terjadi di balik pintu tertutup, tetap percaya bahwa segala sesuatu berjalan baik di rumahnya. Kepercayaannya yang besar terhadap Aldi dan cintanya padaku membuatnya buta terhadap konflik dan ketegangan yang sebenarnya terjadi. Setiap kali dia pergi, meninggalkan aku dan Aldi sendirian, ketakutan dan kebingungan semakin menguasai diriku.
Di tengah ketegangan ini, aku mencoba berbicara dengan Aldi, berharap bisa menghentikan siklus yang mengerikan ini. Namun, perasaan bingung dan nafsu yang tak terkendali membuat Aldi semakin sulit dikendalikan. Setiap malam adalah perjuangan untuk tetap kuat dan mempertahankan batasan yang semakin tipis.
Kisah ini adalah tentang perjuanganku mencari ketenangan di tengah badai emosi dan cinta terlarang. Dalam setiap langkahku, aku berusaha menemukan jalan keluar dari jerat yang mencengkeram hatiku. Akankah aku berhasil menghentikan pelampiasan keponakanku dan kembali menemukan kedamaian dalam hidupku? Atau akankah aku terus terjebak dalam bayang-bayang kesepian dan penyesalan yang tak kunjung usai?