icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
closeIcon

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka

Buku Romantis untuk Wanita

Paling laku Berlangsung Tamat
Harga Diriku 10 Juta Per Malam

Harga Diriku 10 Juta Per Malam

Arabella Alexandro adalah seorang mahasiswi yang dihadapkan pada kenyataan pahit. Demi membiayai kuliahnya, sewa kos, dan melunasi utang orang tuanya yang mencapai miliaran rupiah-sementara kedua orang tuanya telah tiada dan keluarga besar enggan membantu-Arabella terpaksa menjalani kehidupan ganda. Setiap malam, ia menjelma menjadi seorang wanita penghibur di sebuah diskotek, menemani "Om-om" hidung belang demi lembaran uang yang bisa menyelamatkan masa depannya dari jurang kehancuran. Hidup Arabella adalah pergulatan konstan antara ambisi pendidikan dan kerasnya tuntutan finansial. Setiap sen yang ia dapatkan dari pekerjaan malamnya adalah hasil dari pengorbanan dan kepedihan yang tersembunyi di balik senyum palsunya. Ia terus berjuang sendirian, tanpa ada sandaran, di tengah gemerlap dunia malam yang penuh tipuan. Suatu malam, takdir mempertemukannya dengan Arkan Stevanno Orlando, seorang CEO muda yang dikenal sebagai salah satu pengusaha terkaya di kota itu. Arkan, yang tertarik pada pesona Arabella, mem-booking-nya untuk satu malam. Pertemuan ini tidak hanya sekadar transaksi, tetapi menjadi awal dari sesuatu yang tak terduga. Di balik kemewahan dan reputasinya, Arkan mungkin melihat lebih dari sekadar wanita penghibur dalam diri Arabella. Lalu, bagaimana kelanjutan kisah Arabella dan Arkan? Akankah pertemuan ini membawa Arabella keluar dari belenggu kehidupannya yang gelap, atau justru menyeretnya ke dalam masalah yang lebih kompleks?
Suamiku Meminta Restu Untuk Menikahi Wanita Yang Menyakitiku

Suamiku Meminta Restu Untuk Menikahi Wanita Yang Menyakitiku

Kakak tiri Citra, bernama Maya, tiba-tiba menghilang di hari pernikahannya. Ia tak sanggup menikah dengan tunangannya, Bagas, yang mengalami cacat fisik akibat kecelakaan. Panik melanda keluarga, dan dalam keputusasaan, Citra dipaksa menggantikan posisi Maya sebagai mempelai wanita. Empat tahun berlalu. Pernikahan Citra dan Bagas berjalan tanpa keributan. Meskipun diawal semua tampak terpaksa, hubungan mereka berdua akhirnya harmonis. Citra merawat Bagas dengan tulus, dan Bagas membalasnya dengan perhatian yang mendalam. Mereka telah membangun hidup yang tenang dan penuh kasih. Namun, ketenangan itu terusik saat Maya tiba-tiba kembali. Ayah Citra, yang selalu mendambakan kekayaan keluarga Bagas, mulai mendesak Citra untuk menceraikan Bagas agar Maya bisa mengambil kembali posisinya. Tak hanya itu, Bagas, dengan ekspresi datar yang sulit dibaca, bahkan meminta izin kepada Citra untuk menikah lagi. Dengan berat hati, Citra mengangguk. Ia merasakan sakit yang tak terlukiskan, namun ia berusaha tersenyum dan memberikan izin. "Tentu," katanya, suaranya sedikit bergetar, "Aku mengizinkan." Setelah mengucapkan kata-kata itu, Citra berbalik. Ia pergi meninggalkan rumah itu, meninggalkan semua yang telah ia bangun. Di belakangnya, Maya dan ayahnya mungkin merayakan kemenangan mereka, dan Bagas mungkin merasa lega. Namun, mereka tidak tahu bahwa Citra telah menyiapkan kejutan yang akan mengubah segalanya.
Cahaya Diujung Gerbang

Cahaya Diujung Gerbang

Ibu Marisa, pengasuh sekaligus pemilik Panti Asuhan Pelita Jiwa, terbangun oleh suara tangisan lirih di tengah malam yang sunyi. Dengan langkah tergesa dan jantung berdebar, ia membuka pintu depan. Di sana, di ambang gerbang besi yang dingin, tergeletak sebuah keranjang rotan kecil. Di dalamnya-seorang bayi perempuan mungil, dibungkus selimut lembut dengan selembar kertas bertuliskan: Maafkan aku. Tolong jaga dia. Tanpa ragu, Ibu Marisa mengangkat bayi itu ke pelukannya. Mata bayi itu yang bening menatap langit malam, seolah memahami takdir yang telah menuntunnya ke tempat asing ini. Gadis itu diberi nama Nayra. Nayra tumbuh menjadi sosok yang manis, pendiam, dan penuh empati. Namun kehidupan tak selalu berpihak padanya. Di sekolah, ia kerap menjadi sasaran ejekan karena statusnya sebagai anak panti. Beberapa bahkan menyebutnya "anak buangan"-kata-kata tajam yang tak layak diucapkan pada siapapun, apalagi anak sepolos dia. Namun puncak penderitaannya terjadi saat sebuah fitnah keji menjatuhkan namanya di hadapan pengurus panti. Tanpa bukti, tanpa pembelaan, Nayra diusir dari satu-satunya tempat yang ia sebut rumah. Hidup di jalanan membuatnya dewasa dalam waktu yang tak wajar. Ia melakukan apapun yang halal demi bertahan-menjadi pengamen, mencuci piring di warung, bahkan tidur di emperan toko. Tapi tak sekali pun ia menjual harga dirinya atau menyerah pada keputusasaan. Meski dunia terasa gelap, Nayra menyimpan bara kecil di dalam hatinya: harapan. Tahun-tahun berlalu. Perjuangan membentuknya menjadi perempuan tangguh dan berprinsip. Dengan kerja keras dan tekad baja, ia meniti karier dari bawah hingga akhirnya berdiri di atas panggung-bukan sebagai korban, melainkan sebagai inspirasi. Hari itu, banyak yang terdiam menyaksikannya. Termasuk mereka yang dulu menatapnya dengan hinaan. Nayra tak perlu membalas mereka dengan kata-kata. Hidupnya yang kini bercahaya adalah jawaban yang paling menyakitkan bagi kebencian yang pernah mereka tanam.
Sahabatku Merebut Kekasihku

Sahabatku Merebut Kekasihku

Lyana Mahesa, gadis manis berhati hangat, adalah putri dari seorang perwira polisi. Pekerjaan sang ayah yang menuntut mobilitas tinggi membuat Lyana terbiasa berpindah-pindah kota sejak kecil. Di sekolah barunya di Bandung, ia bertemu dengan Alenka Dirgantara-gadis ceria dari keluarga terpandang yang menjadi orang pertama menyambut Lyana dengan hangat. Mereka cepat menjadi sahabat. Kelembutan dan kecantikan Lyana, dipadu dengan kecerdasannya, membuatnya cepat dikenal di sekolah. Banyak siswa laki-laki yang mengaguminya, tapi perhatian Lyana hanya tertuju pada satu sosok-Rafa Elvardio. Ketua OSIS sekaligus siswa paling populer di sekolah itu. Tak hanya tampan dan karismatik, Rafa juga pernah menolong Lyana saat ia tersesat di lingkungan sekolah pada hari pertamanya. Sejak saat itu, rasa kagum tumbuh diam-diam. Namun, kenyataan pahit menghantam saat ia mengetahui bahwa Rafa adalah kekasih sahabatnya sendiri, Alenka. Setelah kelulusan, ayah Lyana kembali dipindahtugaskan, kali ini ke Jawa Timur. Kepergian itu menjadi akhir dari masa remaja yang menyimpan banyak luka diam. Komunikasi dengan Alenka perlahan memudar, hingga benar-benar terputus. Tujuh tahun berlalu. Dalam sebuah kesempatan tak terduga, Lyana dipertemukan kembali dengan pria yang dulu diam-diam mengisi hatinya-Rafa Elvardio. Namun pertemuan itu bukanlah sebuah kebetulan biasa, karena kini semuanya telah berubah... atau mungkin justru belum selesai?