icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
closeIcon

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka

Buku Modern untuk Wanita

Paling laku Berlangsung Tamat
Jeli cinta

Jeli cinta

Aitana memiliki tangan yang mantap untuk mengaplikasikan cat kuku dan bakat yang tak terbantahkan dengan kuas. Di spa bergengsi "Luna", desainnya yang viral membuatnya menjadi salah satu manikuris paling dicari oleh para influencer, model, dan gadis-gadis agensi. Namun semuanya runtuh ketika seorang klien marah menuduhnya-di depan semua orang-telah berkencan dengan pacarnya. Buktinya: sebuah cerita di media sosial dengan ciri khas kuku jelly miliknya. Dipermalukan dan diperingatkan oleh manajemen, Aitana mencoba memperbaiki citranya sementara penyebab sebenarnya dari skandal itu, Iker-pemilik Glow Agency yang menawan, memikat, dan manipulatif-muncul kembali dalam hidupnya seakan tak terjadi apa-apa. Aitana bersumpah tidak akan jatuh lagi. Tapi saat mengikir, memoles, dan mengecat kuku, ia mulai mendengar pengakuan yang berulang. Banyak kliennya, tanpa sadar, berbagi lebih dari sekadar cat kuku dan rahasia: mereka juga pernah dengan Iker. Dan ada sesuatu yang lebih, yang Aitana tak berani ceritakan. Sesuatu yang tumbuh dalam diam. Di lingkungan di mana semuanya bocor, semuanya dinilai, dan semuanya direkam, menyimpan sebuah rahasia bisa menelan lebih dari sekadar pekerjaannya. Di tengah skandal asmara, rivalitas antar promotor, reputasi yang rapuh seperti kuku yang rusak, dan keputusan yang akan mengubah hidupnya, Aitana harus memilih apakah kisah ini akan ditulis dengan kilau... atau diputus sebelum semakin menyakitkan. Di antara cat kuku, rahasia, dan hati yang patah... Aitana juga memiliki satu hati yang berdetak untuk dua orang.
Bingkai Suami, Keadilan Sengit Istri

Bingkai Suami, Keadilan Sengit Istri

Suamiku, Baskara Aditama, adalah jaksa bintang di Jakarta, pria yang menyelamatkanku dari masa lalu yang kelam. Atau begitulah yang kupikirkan. Nyatanya, dialah pria yang mengirimku ke penjara, menjebakku atas kejahatan yang tidak kulakukan demi melindungi mantan pacarnya, Valerie. Tiga tahunku di Lapas Cipinang adalah pusaran beton dan seragam abu-abu yang monoton. Wanita yang masuk ke sana, seorang desainer grafis sukses yang mencintai suaminya, telah mati di dalam. Saat aku akhirnya dibebaskan, aku berharap melihatnya, tetapi dia malah mengirim seorang asisten untuk "membersihkan energi burukku." Lalu aku melihat mereka: Baskara dan Valerie, mengadakan pesta "selamat datang" untukku, wanita yang mereka jebloskan ke balik jeruji besi. Mereka memamerkanku, memaksaku minum sampanye sampai aku mengalami pendarahan internal akibat tukak lambung yang pecah. Baskara, sang pelindung setia, langsung bergegas ke sisi Valerie, meninggalkanku yang bersimbah darah di lantai. Dia bahkan memalsukan laporan medisku, menyalahkan kondisiku pada alkohol. Aku terbaring di ranjang rumah sakit itu, sisa-sisa harapan terakhirku layu dan mati. Aku tidak bisa menangis. Perasaan ini terlalu dalam untuk ditangisi. Aku hanya tertawa, suara yang liar dan gila. Aku ingin menghancurkannya. Bukan penjara. Aku ingin dia kehilangan segalanya. Kariernya. Reputasinya. Valerie-nya yang berharga. Aku ingin dia merasakan apa yang kurasakan.