icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Dark in Antares City

Dark in Antares City

Penulis: hamfthr
icon

Bab 1 Rio Rosswell

Jumlah Kata:1737    |    Dirilis Pada: 07/12/2022

langit di sepanjang jalanan kota itu, ditambah beberapa bulan terakhir banyak sekali penduduk dari luar kota

belulangnya saja. Namun yang menjadi sorotan bukan hanya itu, beredar sebuah video di internet menampilkan 3 orang pria tengah memakan hidup-hidup pria kaya yang malang itu, hingga sampai menyisakan tulangnya belulangnya saja,

A INI, SEKARANG KAMI AKAN MENGAMBIL ALIH DUNIA INI, NAMUN KAMI TIDAK AKAN MEMUSNAHKAN KALIAN,

hkluk mengerikan seperti mereka, serta banyak orang juga yang bersaksi melihat langsung mereka memakan tubuh m

ikap dan wujud layaknya manusia biasa, namun ketika hari mulai gelap mereka memiliki sedikit peruba

rtanyaan itu sampai saat ini masih menjadi misteri bagi semua orang. Di duga

bagaimana mengatasi teror para Eaters ini, di karena

*******

terlihat seorang wanita berumur 30 tahun

mu inginkan kemarin." ucap wanita itu dengan sed

itu, wanita itu seketika membungkuk

eli satu mainan ga leb

a b

masuk kedal

mbil mainannya."

rada di ujung toko itu, dan memilih-milih

n mainan yang di

jawab pria yang

sa kur

oknya

hitungnya, setelah beberapa saat setelah menghitungnya ternyata

ma 50 Ribu a

bu,

ahun anak, anak saya dari kem

pemeriksaan dari bos saya, kalo uang

ta itu menyodorkan tas yang sedang di pegangnya. Karena merasa simpati apa yang dilakukan

t, ambil

Rio sambil berla

warkannya sangat murah sehingga membuat sang ibu memutuskan untuk menyewanya, rumah itu hanya memiliki satu kamar tidur, satu kamar mandi dan ruang tamu kecil. walaupu

udah itu makan

a b

lihat, sedikit sekali nasi yang tersisa, ia pun tanpa pikir panjang menyajikannya di atas piring. Lalu mem

ang tamu yang kecil itu dan ibunya menyajika

anlah nak.

n memakannya sed

ibu ga

epet habisin, biar nanti

ari perut ibunya, yang menand

makan berdua," Rio m

k, ibu g

a gak makan!" tegas Rio dengan kedua

nya, dan seketika itu juga an

an makan." jawab ibuny

a menampakan ekspresi cemberut

uapan, tiba-tiba terdengar dering telepo

tak lain adalah penyewa rumah, lantas seketika sang ibu menolak panggilan tersebut, karena ia tahu pasti, penelepon i

nya bengong, sang

di siapa yan

iapa-sia

u menempelkan kedua telapak tangannya tepat be

liin kue ulang tahun, ibu ga bi

io beranjak dari tempat dudukn

a kok, asal ada ibu disamping

, aku akan beliin semua yang ibu mau, sa

udah gede, kamu pantas mendapatkannya." ucap Ibunya dengan s

gg, k

nggam ibunya lagi, yang membuat Rio

a telep

siapa kok." karena berpikir, pa

ini tert

gangkat telepon itu. Rio terheran kenapa Ibunya itu tersenyum

io

, yang me

os

os

bekerja, tahu tidak tadi

ga t

lagi!" ucap sang ibu de

gede loh, jadi mulai besok kamu boleh beli apa aja y

i di dalam rumah karena saking bahagianya me

mbuat mereka seketika terdiam, sang ibu pun berjalan menghampiri pintu, karena penasaran siapa ya

ilihatnya, di depan pintunya terlihat ada dua orang y

ekspresi terkejut dibarengi salah satu tangannya menunjuk-nunjuk lemari, seb

Rio masuk ke dalam lemari, tiba-tiba pintu terdobrak sangat kencang sehingga membuat sang

orang memiliki mata yang merah menyala, perl

a apa yang di ceritakan temannya benar, bahwa Eaters

osisi menjongkok sembari menjambak rambut wanita malang itu dari belakang,

eji kepadanya melayangkan kepalan tangannya menuju mulut wanita malang itu, dengan paksa, berkali

goyak daging yang tepat berada di leher Ibunya Rio, layaknya

asa, dengan deras air mata ia terus menatap lemari, yang mana di dala

ajahnya, di dalam hatinya ia sangat ingin membantu Ibunya itu, namun ia tidak bisa mengalahkan rasa takutnya

telapak tangannya menutup telinga, karena merasa s

u berdiri dan berjalan menjauhi jasad ibunya, yang diiri

pun membuka pintu lemari nya dan perlahan berjalan mengham

jasad ibunya yang hanya menyi

angan berulang kali di

ya aku lebih berani mungkin

u berulang kali dengan dera

akan ekspresi sedih seketika ia mengerutkan kedua a

jikan selain para Eaters, a

MEMBASMI P

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Dark in Antares City
Dark in Antares City
“"Eaters" begitulah orang-orang menyebutnya. Tidak ada yang tahu pasti, mengapa makhluk mengerikan seperti mereka diciptakan. Mereka memiliki ciri fisik sama persis seperti manusia biasa, namun ketika hari mulai menjelang gelap mereka menunjukkan wujud aslinya, mata merah menyala degan taring yang hampir mengenai dagu serta dengan cakar kuat dan tajam dapat dengan mudahnya mengoyak-ngoyak tubuh manusia. Para ilmuan mengatakan mereka mengonsumsi daging serta darah manusia sebagai minumannya, sehingga terpaksa membuat umat manusia bersembunyi ketika gelap mulai datang. Suatu malam di rumah kecil seorang pria kecil bernama Rio Rosswel yang sedang tersembunyi di dalam lemari melihat badan ibunya tengah tercabik-cabik oleh para Eaters, Rio menahan gemetar tubuh dan deras air mata yang tak kunjung berhenti menetes. Namun di tengah-tengah kesedihannya Rio perlahan mengusap air matanya lalu mengerutkan dahi, dan mengatakan sesuatu di dalam hatinya, "AKU BERSUMPAH AKAN MEMBASMI PARA EATERS."”
1 Bab 1 Rio Rosswell2 Bab 2 Kemunculan Eaters.3 Bab 3 Kebenaran Tentang Kota Antares4 Bab 4 Pelatihan5 Bab 5 Sisi Gelap Desa6 Bab 6 Kebenaran Terungkap7 Bab 7 Perpisahan Yang Mengejutkan.8 Bab 8 Alasan Sang Kakek.9 Bab 9 Kenangan Masa Kecil.10 Bab 10 Lost Grace.11 Bab 11 Kelompok Slayer.12 Bab 12 Lily13 Bab 13 Dany Helliant14 Bab 14 Menjadi Bagian Kelompok15 Bab 15 Tugas Pertama16 Bab 16 Penyamaran17 Bab 17 Kasino18 Bab 18 Nightmare19 Bab 19 Perubahan Aneh Dany20 Bab 20 Penyesalan21 Bab 21 Menuju Penyelamatan22 Bab 22 Lost Grace Misterius23 Bab 23 Pria Misterius24 Bab 24 Flashback Gladius 25 Bab 25 Kakek Henry26 Bab 26 Awal dari sebuah pertemuan27 Bab 27 Kehancuran Gladius28 Bab 28 Mengetahui Yang Sebenarnya29 Bab 29 Penyesalan30 Bab 30 Tujuan Baru31 Bab 31 Kebenaran Aldia32 Bab 32 Menuju Pertarungan Besar