icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

PESONA CINTA CEO

Bab 10 Apartemen

Jumlah Kata:1107    |    Dirilis Pada: 01/09/2022

B

ja ia membawa wanita itu langsung ke rumah orang tuanya. Setelah makan malam, ke dua orang tuanya

asa seperti ini" ucap Hanum,

t di dekat daun pintu, "Apakah kamu ing

u mengijinkan

embali, ketika Hanum sudah masuk ke dalam. Jo melirik jam melingkar di tangan

, terpajang di dinding. Foto hitam putih, dengan konsep artistik. Foto itu begitu seksi, dan sangat modern. Ko

Hanum, ia masih m

lalu melangkah

u foto dimana, apakah

otif dan saya tidak tahu kenapa fotografer itu menginginkan saya foto seperti itu, k

aktor menurut saya" ucap Hanum, dan ia lalu melan

. Saya tidak tertarik dengan dunia seperti itu, dan saya lebih suka saya sep

uka oto

n di bisnis otomotif, saya juga membuka usaha modifikasi car audio system dan setelah itu berkembang, membuka jasa service dan spere

bat," uc

Hanum, ia lalu mengalihkan topik pembicaraan, kar

pil di perusahaan kontruksi, dan yang terkahir Ale

at saja sudah membuatnya pusing. Apalagi untuk membiayai kuliah Linggar ke luar negri, itu hanya mimpi saja. Ia tahu bahwa Jo, merup

h di mana," tany

York,

i-laki itu mengenyam

egri Jakarta, fakultas ekonom

inding kamar, menunjukkan pukul 19

pulang," ucap Hanum,

ini. Ia sudah nyaman di dekat wanita ini.

n mengant

gala penjuru ruangan lagi, "Terima k

a-sama"

arik tangannya mendekat. Jo menyelip

undak Hanum a

um seakan s

padanya. Hanum merasakan tangan kasar da

um kamu." Ucap Jo pe

izin untuk menciumnya. Ia tidak tahu kapan terahir ia ciuman dengan seorang laki-laki. Ah ya, terakhir ia berciuman dengan sang mantan tiga bulan yang lalu. Siapa yang ti

num, ia memba

lalu menyesap bibir tipis Hanum. Hanum membalas kec

***

percakapan. Mereka sudah sibuk dengan pikirannya masing-masing. Hanum engga

dan Jo mengakhiri ciumannya. Ia juga tidak sadar kemeja yang di kenakannya sudah setengah terbuka, betapa malunya dirinya mengetahui itu. Ya, jujur ini bukan pertama kalinya ia berciuman dengan seor

anum dan tersenyum menatap wajah cantik itu. Tatapannya beralih ke b

said" uc

said yang terletak Kuningan, Jakarta Selatan. Jo

baik-baik s

a baik-b

nya, karena ia berhenti tep

a bisa menjemput

ucap

an

Jo

m kamu tadi" ucap Jo, karena Hanum sed

tidak peka, atas apa yang terjadi beberapa jam yang lalu. Karena laki-lak

hadap kamu." Ucap Hanum dan ia l

gar bisa melihat wajah Hanum. J

k menyukainya," t

u saya akan menampar kamu, bukan mala

ataan Hanum, "kamu pasti lelah, mandi,

an" ucap Hanum, dan ia

ajah cantik Hanum. Jo melambaikan tangan,

**

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
1 Bab 1 TELAT2 Bab 2 Mobil kamu mogok3 Bab 3 Di Pecat4 Bab 4 Night Club5 Bab 5 Seharusnya saya tidak menyelamatkan kamu6 Bab 6 Belanja7 Bab 7 Bisakah kita bicara8 Bab 8 Saya hanya ingin mengucapkan terima kasih9 Bab 9 Karena kamu lebih pantas menjadi pemiliknya10 Bab 10 Apartemen11 Bab 11 Tibra jangan sakiti saudara saya12 Bab 12 Jangan pernah menemui saya lagi13 Bab 13 Malam ini teman di kantor, mengajak saya ke Skye14 Bab 14 Apakah kamu sedang mencoba merayu saya15 Bab 15 Scraf16 Bab 16 Apakah besok kamu ada acara 17 Bab 17 Saya datang menjemput kamu18 Bab 18 Biografi19 Bab 19 Sabar20 Bab 20 Saya ingin berdua denganmu21 Bab 21 Kita mau kemana 22 Bab 22 Kamu Hebat23 Bab 23 Siapa yang membuatmu seperti ini24 Bab 24 Kamu adalah wanita masa depan saya25 Bab 25 Jangan marah terlebih dahulu sayang26 Bab 26 Apakah kamu merindukan saya 27 Bab 27 Linggar28 Bab 28 Mencari Linggar29 Bab 29 Dia memang nakal30 Bab 30 Membantu Hanum31 Bab 31 Saya akan menghubungi kamu32 Bab 32 Saya sudah menemukannya33 Bab 33 Linggar Ada di New York34 Bab 34 Orang Ketiga35 Bab 35 Vampire36 Bab 36 New York37 Bab 37 Dia pantas mendapatkannya38 Bab 38 Kamu menggemaskan sekali39 Bab 39 Kamu adalah alasannya40 Bab 40 Ada apa anda mencari saya41 Bab 41 Kamu sengaja menghindari saya42 Bab 42 Saya tidak ingin menjadi pengganggu 43 Bab 43 Kamu harus pergi dengan saya44 Bab 44 Mengikuti Tibra45 Bab 45 Memeluk Tibra46 Bab 46 Pernikahan47 Bab 47 Saya juga mencintai kamu48 Bab 48 Saya telah menikah, dan ini istri saya49 Bab 49 Meminta Restu50 Bab 50 Hanum dan Tibra Bahagia