icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Kill Me, Love Me

Bab 3 Paman Tak Ada Akhlak

Jumlah Kata:1128    |    Dirilis Pada: 30/06/2022

k-baik saja. Beberapa lirikan yang Indira lakukan membuat dirinya tidak nyaman sama sekali

Indira membuka suara membua

ari dengan baik mengenai kerjasama itu, say

oma. Kerjasama ini saya yang buat bukan Pak R

Fajar mencoba mengingat mengenai keberadaan Indira disampingnya, biasanya yang ikut antara Kunto atau Rifan. Fajar ya

?" tanya Indira me

uh saya, jadi jauhkan tanganmu dari lengan sa

ntuhan tangannya di

orang lain. Fajar sendiri tidak pernah melakukannya, kata itu adalah kata-kata untuk pengecut dan bodoh.

gan suara kecil yang han

jah yang sangat berbeda dengan tunangannya membuat sesuatu dihati Fajar berdetak kenc

bertemu tidak menemukan jalan terang. Fajar tidak ingat kapan tepatnya klien ini menyetujui kerjasama, langkah Fajar terhenti saat melihat

ng dilakukan Indira, menggelengkan kepalanya pelan melihat wanita yang disampingnya

ma dengan perusahaan anda," ucap pria yang memegang jabat

elakukan yang terbaik untuk pe

kas yang harus mereka tanda tangani. Fajar membukanya, membaca sekilas isi dari perjanjian itu

iubah." Fajar mengatakan dengan suara data

dengan tatapan bingung, "bagia

enuliskan nama." Indira membelalakkan matanya mendengar

anya dan benar, "tertulisnya Fajar Herdianto, i

n pada huruf yang dimaksud, tidak lama kemudi

dukkan kepalanya. "Saya a

ruangan. Fajar mengangkat sudut bibirnya melihat bagaimana reaksi Indira, mengalihka

itu berkata dengan nada meremehkan, "kesalahan ke

a harus jeli, pada hal terkecil

dihadapannya sangat payah untuk diajak berdiskusi, menatap ruangan yang ditempatinya membuatnya tersenyum keci

ia itu membuat Fajar mengalih

nduk untuk meminta maaf ata

rlebih dahulu, siapa tahu masih ada kesalahan sehingga bisa diperbaiki kembal

ah sampai di kantor akan memarahi Rifan. Fajar menggelengkan kepalanya, semua ini karena semalam melakukan balapan liar dan wanita ini menjadi

Saya tidak suka keberadaan kamu, semuanya jadi berantakan karena sikap tidak profesionalmu

wab Indira

terlebih dahulu. Fajar menatap punggungnya dengan tatapan penuh tanda tan

ajar memegang kepalanya dengan keras "Langsung pu

kali menarik rambutnya, berharap sakit kepalanya hilang. Memejamkan matanya saat meras

a ke rumah sakit?"

ANGAN PERNAH MEMBAWA AKU KE TEMPAT SIAL

berhenti tidak lama kemudian, langkahnya terhenti saat melihat seseorang yang sangat dibencinya. Budi, pamannya yang selama ini merawatnya. Paman yang membe

an menatap Fajar tajam. "Berhasilkan per

U DATANG KESINI!" Fajar t

ak tahu diuntung...Cuih..." Budi meludah dekat Fajar dengan menarik rambutn

ibayar? Penyiksaanmu? Kalau memang itu m

L

yang saat ini menatap dirinya tajam. Berusaha untuk tidak takut dengan

rena kamu memang membawa kesialan," ucap Budi dengan tatapan ta

an benci, tapi bukan Budi yang dib

snya dari awal aku haja

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Kill Me, Love Me
Kill Me, Love Me
“Fajar, pria yang memiliki perusahaan teknologi dihadapkan pada kenyataan jika dirinya memiliki kepribadian ganda. Mariska, kekasih Fajar tidak mengetahui apa yang terjadi pada dirinya, hanya satu orang yang mengetahuinya, Indira. Seringnya Fajar dan Indira bersama membuat mereka memiliki perasaan berbeda. Bukan hanya Fajar yang menyukai Indira, tapi 2 kepribadiannya yang lain juga menyukai Indira dibandingkan Mariska. Akankah Fajar sembuh dengan bantuan Indira? Bagaimana dengan percintaannya dengan Marissa? Siapa yang akan Fajar dan hatinya pilih?”