icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

HASRAT, CINTA, DAN PENGORBANAN

Bab 3 Pekerjaan Baru

Jumlah Kata:1007    |    Dirilis Pada: 27/06/2022

ar tidak menyebarkan gosip ke seluruh kantor tentang dirinya yang telah menggoda sang atasan, walaupun memang sebenarnya memang demikian, tetapi ten

i rendahan seperti Inara. Dari cara Raka menatap Inar

masuk ke dalam dengan membawa berjuta kemarahan di dalam hatinya. Ia menatap Ina

anya mendongak ke atas seketika merintih kesakitan sebab sebuah tangan menarik rambutnya dengan kasar. Ia menatap Bella yang sedang berdiri samb

ku bisa pastikan akan membuat hidupmu menderita." Bella mengacungkan jari telunju

ya sampai ia terbangun berdiri. "Aduh, sakit, Mbak. Saya tid

aka atau aku akan membuatmu kehilangan pekerjaan, Pak Ra

nnya! Sakit, Mbak." Inara meri

as cengkraman tangann

perlu disingkirkan. Bella sangat pandai memutar balikkan fakta, bisa saja Bella akan menyebar gosip bahwa dia yang menyerang lebih dulu. Capek otak dan capek ten

atasannya itu akan mempersulitnya dan tidak aka

la Pak Raka barusan memecat saya, Mbak." Sebenarnya ingin sekali Inara membal

Kamu dipecat?" tanya Bel

Mbak. Saya dipecat," jawab I

nara dengan tatapan mencemooh. "Selamat, ya, Inara. Kamu sudah dipe

Dadanya terasa bergemuruh karena Bella bukanya simpati malah menertawaka

a mendengung memenuhi indera pe

enoleh ke arah sumber suara te

endekat ke arah Raka dan menggelayut manja ke lengan l

ella yang terkesan lebay, tetapi ia memilih

kerja bersama dengan, Bapak. Dia bahkan menyerang dengan menarik rambut saya, dan rasanya sangat sakit, Pak. Seperti

u dengan kedua tangannya. Tapi apakah atasannya itu akan percaya kepadanya jika dia mengatakan yang sebenarnya

rantakan dengan rambut yang acak-acakkan. Sebenarnya siapa yang diserang dan siapa yang menyerang? K

a ekspresi, ia fokus menatap Inara dengan menyi

yang dia katakan tak akan mengubah keada

mengulangi pertanyaannya karena

rtunduk diam ketakutan. Itu sama saja Inara sedang menambah masalah

Sebenarnya ia sangat risih Bella terus menempel padanya, tetapi itu bukan salah Bella sepenuhnya,

atapan tak terbaca sambil memasuk

emenangan berpihak padanya, ia sudah memimpikan sejak lama menjadi istri Raka, sud

an menjadi asisten priba

nyum di bibirnya lebar. Ini adalah kesempatan bagus untuknya bi

eralih menoleh ke arah Inara yang tengah

pi, Pak!" Ekspresi Bella menunjukkan

kan keputusanku?" Ia

ngurus semua keperluan Bapak selama dua puluh empat jam penuh, kalau perlu saya juga akan melayani

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka