icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Bodyguard I'm In Love

Bab 10 I'm Sorry Pieter

Jumlah Kata:1010    |    Dirilis Pada: 25/05/2022

p. Tidak ada satupun teman kelasnya yang m

mendorong untuk sekedar menggoyangkan pu

menduduki posisi tertinggi mahasisw

a, supaya suatu saat bertemu dirinya. Mereka langsun

a tiga lewat 15 menit. Pieter yang sedari tadi m

k ada siapapun, terkecuali Ale

gil Pieter, menggoyang-g

kaget. "Hish, berani s

berakhir. Ayo pul

ng kelasnya kosong melompong. Sigap, Aleta meraih

ramai. Simpang siur mahasis

gambil jalur kanan, m

Aleta ingin memastikan, sahabatnya su

pong. Aleta mendengus kesal. Kakinya

a hubungi tuan S

itu semakin cepat melangkah, atau

s, hingga berhenti di hada

i pemb

. Ia mampu mendengar ocehan-o

ekati mereka denga

pasi. Gerak-gerik tubuhnya jelas penuh ketakutan, t

a

mahasiswi yang bergabung. Barusan, s

Bisik Aleta, me

tersebut. Pasalnya, mereka satu kelas. S

a-bata. Baru sekali tepuk, keringat dingin

annya berubah menjadi cengkraman e

arang Pieter. Nam

Aleta, melebarka

rgidik takut. Nyali mereka menciut.

bol, berbalik lari. Sampai tidak ter

an aku," mohon

?" Bisik Aleta, nyaris me

an apapun yang Julia miliki s

n hal buruk tentang Aleta. Ia kira gelomban

at pesan tuan Loui

tangannya. Lalu, mendorong kepala Julia m

au selamat!"

lapak tangannya, sera

gu tuan Sky

tidak!" B

na hendak

kir keras. Ia memiliki rencana untu

gil Pieter,

u!" Seru Ale

i kencang. Gadis itu cukup pa

runtung, Pieter sudah terlatih

mendapat kelelahan. Berbeda dengan Aleta

nar-benar membatasiku

tertuju pada sebuah lorong semoit d

npa ada kecurigaan apapun,

yang akan gadis itu lewati adalah gang te

g tujuh langkah. Semua pintu rumah

tu. Kurang lebih berjumlah 15 orang. Secara alami, semuanya mem

u pandangan pada satu

, setan cilik!" Lo

ap mengambil senjata andalan. Namun, seseoran

u

lain akan jatuh pingsan, tetapi Pieter hanya t

arkan senyum. "Pertunju

Pieter, menarik lengan Al

mengerlingkan mata. Memperhatikan satu

a menendang salah satu preman

gadis itu malah menaiki anak tangg

rungan pu

g, menghalau pukulan demi pukula

t ini terjadi. Sementara, Alet

seru!" Ia t

wahnya, sang bodyguard tengah berusaha melawan mereka, teta

ng merencanakan. "I'm so

kan orang-orang sejenis mereka. Akan tetapi, jumla

uard itu tidak ingin menyerah. Sekuat tenaga dan sebisa mun

pada titik akhir. Dimana dirinya te

ihan," gu

bisan tenaga, dipukul ha

m akhirnya tidak sadarkan diri dengan darah ber

tu?" Tanya salah

ndongak ke atas. Betapa murkanya

naik ke balkon. Mengedar pa

ada!" T

at i

a berlari. Serempak,

Seru preman paling depan, memberi

ebu sekali ingin menjadikan

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka