icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Ketika Istri Kedua Jatuh Cinta

Bab 7 Tujuh

Jumlah Kata:727    |    Dirilis Pada: 09/05/2022

yuk? Buka pintunya

andra tak memberikan respon apa pun. Ia

asih tidak ingin bertemu si sinting Evan. Dan kesa

rumah saudara Damar, untuk nantinya mencari sumber uang dan

makan. Jadi, untuk mengganjal perut sampai entah kapan

erempuan bergetar. Ada telepon da

apa,

dah dapat kartu ujiannya, loh. Tunggakan sekolah, udah dibaya

dengar nada semringah sang adik. Lega sekali karena t

ilang itu. Ini udah di sekolah, bentar l

yang raji

p, K

guh senang. Namun, senyum hilang saat mengingat konsekuens

lu banyak yang dipertaruhkan. Ia berusaha menccari jalan t

ndapat ide. Tangannya segera

Evan. Tidak banyak, hanya beberapa poin y

uan itu menyambar jaket. Berjalan tertatih

ci motor," kata

Kamu masih mau kabur, Ki? Piki

n. Pinjam kunci mot

ggak tunggu dia pulang aja?" Si istri pertama menyeb

k kesal pada Damar yang sedang menikmati makan siang,

*

tu meja, perempuan itu memilih yang paling belakang dan sudut. Bukan karena han

Evan bisa bicara d

risi perjanjian baru yang ia buat. "Aku mau ubah

dahi lebar Ev

surat perjanjian

ki meng

tangani." Kia menyodorkan kertas itu. Mem

egawai membawakan satu gelas air putih. Ia berikan itu pada si

u, permintaan cerai dari aku juga bisa dikabulkan." Kia mengambil kerta

ntaan cerai baru akan dikabulkan, jika datang dari Evan. Sebanyak ap

gi ke mana pun dan

Kamu aja yang terlalu pemalas dan cuma pengin di rumah." Evan meneguk air

enggak akan ambil rumah Bapak dan Ibu. Soal Rina dan Nando, itu terserah kamu." Kia meny

dibelikan materai. Selagi menunggu, lelaki itu menuliskan

ak, Ibu, Rina dan Nando. Selanjutnya, Evan bebas melakukan apa saja, tidak dihitung sebagai pemaksaan,

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Ketika Istri Kedua Jatuh Cinta
Ketika Istri Kedua Jatuh Cinta
“Kiandra itu istri kedua. Dinikahi agar bisa memberikan anak. Suami Kia, Evan, selalu saja bersikap dingin dan egois. Lalu, Kiandra bertemu Damar. Laki-laki tampan yang sikapnya manis dan lajang. Gilanya, Damar menawarkan sebuah hubungan. Ketika diharuskan memilih antara Evan atau Damar, siapakah yang akan Kia pilih? Akankah Kia sanggup menerima akibat dari pilihan yang ia buat?”