icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Cinta Pertamaku, Suami Orang

Bab 5 Rayuan Pamungkas Dani

Jumlah Kata:1161    |    Dirilis Pada: 06/04/2022

ih memandangi keindahan dua balon air itu, sayang, yang lebih besar dari milik istriku"] tanya

! Gak ada kerjaan, kayak orang gila gak sih kita ngelakuin ini?" balas Nisa kep

yang ia sukai saja, bisa melihat tubuh polos di balik pakaian yang selalu ditutu

gsang untuk melakukan hubungan badan, entahlah apa yang sebenarnya ada di dalam benak

saja? Wajahnya memelas, penuh tuntutan kepada Nisa, seolah ia sudah tidak kuat lagi menahan gejolak hasratnya m

angsang jika melihat dua gundukan kenyal dan besar itu? terkadang melihat

gak kuat nih, temanin aku, ya untuk mengel

permintaan Dani untuk memperlihatkan bagian sensitiveny

pengin lihat wajah Mas

elas, penuh harapan agar permintaannya itu dilakukan oleh Nisa se

a, dan kayak dulu-dulu, gak usah bahas begituan lagi, aku gak suka!" Nisa masih me

g begitu saja, lalu ketika ada maunya, didatangi lagi. Mungkin jika Dani tidak memblokir kontaknya, dan pergi begitu saja

sendiri kalau pacarmu ini punya libido yang tinggi, dan istriku tidak bisa mengimbanginya,

dirinya dengan istrinya, tentu saja itu akan membuatnya kembali luluh, Dani yakin akan hal itu, s

kepada Dani, yang saat itu entah ia melakukan apa kepada alat kelelakiannya, yang jara

dan muntah-muntah ketika lelaki itu dengan sengaja menggodanya, mengirimkan photo kejantanannya

esuatu, akan tetapi tetapi Nisa tidak pernah benar-benar melakukannya karena Nisa selalu merasa n

apnya yang tunduk kepada istri, maka ia hanya menjadikan Nisa sebagai bahan klimaksny

ebut, terkadang ia harus mengesampingkan akal sehatn

, karena memang istriku juga tidak ada di rumah. Katanya kamu kangen sama aku, kan? A

a yang menemani di ujung sana, seolah seda

ang keinginan Dani, apa memang ia harus kembali menurutinya? Padaha

inya sampai tertidur pulas, itulah yang membuat gadis polos itu menjadi

ini Nisa sendiri tidak bisa membedakannya apa yang dirasakan Dani kepadanya, apa benar ia mencintain

bekerja dengan normal karena suda

nemani aku, Mas." Nisa meminta syarat juga kepada Dani, sehingga kini

los, tak ada satu helai benang pun. Mata Dani pun kini mulai bersinar-sinar dengan expresinya

in menjadi, Nisa terdiam sejenak, hingga akhirnya ia pu

sana, ya! Aku pengin lihat,"] pintanya lagi d

karena aku trauma dan ngeri sendiri ketika melihat khasus pembunuhan beberapa tahun

un sudah tahu akan hal tersebut, maka ia pun dapat memakluminya, hing

elepasannya, dan ketika ia hub

atiin begitu aja, kabur!" Nisa menggerutu ketika ia sadar

terdengar suara tanya dari luar sana, y

kamarnya berhadapan langsung dengan ruang tamu itu, ia khawatir jika apa

a ibu lagi, kini wanita itu se

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Cinta Pertamaku, Suami Orang
Cinta Pertamaku, Suami Orang
“"Aku tahu kamu lebih faham bagaimana seharusnya bertindak karena kamu mendapatkan pendidikan di pondok pesantren selama 8 tahun lamanya. Jauhi suamiku!" pinta Rika pada Nisa dengan tatapan tajam. "Aku mengakui bahwa aku salah, akan tetapi suami Mbak Rika terlebih dulu yang mendekatiku dengan intens, sekuat apa pun aku menolak, akan tetapi Mas Dani selalu merayu sehingga akhirnya pertahanan hatiku runruh," jawab Nisa tak ingin kalah dan tak mau disalahkan. "Tapi Mas Dani tetaplah suamiku, dan kamu bukanlah siapa-siapanya!" Rika menegaskan lagi pada Nisa dengan tatapan sinis penuh kebencian. Nisa kini hanya terdiam saja, ia tahu bahwa memang dia salah karena telah menjalin hubungan terlarang dengan suami orang, akan tetapi dia tetap tidak mau mengalah karena memang Dani sendiri yang menjadikan Nisa jatuh cinta sehingga merasa bahwa Dani perlu bertanggung jawab karena telah membuatnya tergila-gila. Benarkah Nisa akan rela menyakiti hati wanita lain dan tetap melanjutkan hubungan terlarangnya? Sehingga ia melupakan tekadnya untuk tidak menjalin hubungan pacaran dengan lelaki sebelum menikah?”