icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Reinkarnasi Dewa Bela Diri

Bab 2 Mendapatkan Kembali Akal Sehat (Bagian Dua)

Jumlah Kata:1111    |    Dirilis Pada: 03/03/2022

a iri dan kecemburuan dari orang lain, terutama ketika orang-orang bersai

namun sayangnya dia masih belum cukup berpengalaman untuk

f dengan Wakil Direktur lainnya, dia dijebak oleh saing

bersaing, dia juga diberhenti

tidak berhenti

a, pacarnya pun me

, sehingga dia mulai mengabaikan Austin d

pindah ke Amerika dan menjanjikannya kartu penduduk tetap, dia p

percintaan, Austin pun

hari. Terkadang ketika dia tidak mabuk, rasa sakit yang dia rasakan terasa be

akan terjadi padanya jika dia terus berada

abuk, dia meninggalkan bar dan meny

ebuah mobil

uara melengking dari ban saat sang pengemudi menginjak rem, dan peras

ama waktu telah berlalu

a mendengar seseorang mema

mendapati bahwa dirinya tengah berb

n matanya tampak seper

vulgar bagi Austin dari kepala hingga kaki, membuatn

a pria itu terlihat tak asing, walaupun d

telah bangun dan cukup bertenaga un

seru, "Siapa lagi? Akhirnya kamu ba

tian, air mata kembali

yang sakit dan dengan canggung bertanya, "Siapa

di tubuhnya. Matanya tertuju pada lengannya, yang dia coba regangka

merasa seolah tengah melihat

aja, pakaian yang dia kenakan bukanlah pakaian yang sama dengan yang dia pakai pada malam kec

sakan wajahnya, dan merasakan bahwa

mungkin berusia lima belas atau enam belas tahun. Tet

i seperti ini? Apakah aku terlahir

yang menemaninya berkata, "Aku.. Aku adalah temanmu, Evan. Apakah kamu tidak mengingatku,

cakan dengan jarinya. Dia bertanya-tanya dalam hati, kenapa

a tidak mengenaliku sama sekali. Dari reaksinya, dia juga tampaknya tidak sadar dengan

n amarah yang memelintir ha

ak tahannya, dia memegangi kepalanya erat-erat dengan tangannya dan menjerit. Rasa s

u, Austin mendadak mendapatkan pandangan jelas

ng berkilau dan bersinar tengah bertar

dua pasukan yang sedang bertarung melawan satu sama lain. Pertarungan antara bola-bola besar dan kecil

asa bahwa sepuluh bola yang lebih be

ecil yang tersisa. Mereka tampak seperti penyusup yang tercela,

kin jika sepuluh bola besar itu menang, maka dia aka

enang, maka jiwanya akan lenyap, dan dia a

t, perbedaan kekuatan dan kelemahan da

a kecil itu akhirnya kehabisan kekua

sama lain, tampak gemetaran deng

besar melompat dan menel

besar itu tampak ganas, seperti predator tanpa bela

umbuh menjadi lebih besar. Mereka sekarang sekitar lima kali lebi

a seperti pejuang yang baru saja kembali

aja diselamatkan dari bencana yang mengerikan. Dia menarik na

rannya di mana bola besar menelan bola kecil, Austin mula

akhirnya mengetahui apa y

rnyata membuat roh Austi

mana seorang laki-laki tengah dipukuli habis-ha

yang lebih muda ini. Sepuluh bola yang lebih besar adalah jiwa Austin yang mencoba untuk m

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
1 Bab 1 Mendapatkan Kembali Akal Sehat (Bagian Satu)2 Bab 2 Mendapatkan Kembali Akal Sehat (Bagian Dua)3 Bab 3 Mendapatkan Kembali Akal Sehat (Bagian Tiga)4 Bab 4 Mendapatkan Kembali Akal Sehat (Bagian Empat)5 Bab 5 Rejeki Tak Terduga6 Bab 6 Serangan Pria Cabul (Bagian Satu)7 Bab 7 Serangan Pria Cabul (Bagian Dua)8 Bab 8 Mempertaruhkan Nyawa Untuk Seorang Gadis Aneh9 Bab 9 Lebih Kuat Dari yang Kamu Bayangkan (Bagian Satu)10 Bab 10 Lebih Kuat Dari yang Kamu Bayangkan (Bagian Dua)11 Bab 11 Apakah Ini yang Aku Dapatkan Setelah Menyelamatkanmu (Bagian Satu)12 Bab 12 Apakah Ini yang Aku Dapatkan Setelah Menyelamatkanmu (Bagian Dua)13 Bab 13 Jurus Kelas Lima (Bagian Satu)14 Bab 14 Jurus Kelas Lima (Bagian Dua)15 Bab 15 Kerja Keras Semalam Terbayar!16 Bab 16 Jarum Terbang Indra Spiritual (Bagian Satu)17 Bab 17 Jarum Terbang Indra Spiritual (Bagian Dua)18 Bab 18 Berlutut Di Hadapanmu 19 Bab 19 Memberikan Pelajaran Kepada Mereka! (Bagian Satu)20 Bab 20 Memberikan Pelajaran Kepada Mereka! (Bagian Dua)21 Bab 21 Dia Telah Mendapatkan Kembali Dasar Kultivasinya!22 Bab 22 Ketekunan Yang Paling Penting23 Bab 23 Aku Akan Pergi Ke Gunung Binatang24 Bab 24 Sosok Austin Yang Baru Dan Sang Pengawas25 Bab 25 Mencapai Kelas Empat Alam Pengumpulan Energi26 Bab 26 Jurus Memerintah Angin27 Bab 27 Pembuluh Darah Austin Mendidih Karena Amarah (Bagian Satu)28 Bab 28 Pembuluh Darah Austin Mendidih Karena Amarah (Bagian Dua)29 Bab 29 Pembuluh Darah Austin Mendidih Karena Amarah (Bagian Tiga)30 Bab 30 Pembuluh Darah Austin Mendidih Karena Amarah (Bagian Empat)31 Bab 31 Kontes Promosi Untuk Murid Tingkat Rendah (Bagian Satu)32 Bab 32 Kontes Promosi Untuk Murid Tingkat Rendah (Bagian Dua)33 Bab 33 Mengenal Angin34 Bab 34 Memulai Petualangan Berbahaya (Bagian Satu)35 Bab 35 Memulai Petualangan Berbahaya (Bagian Dua)36 Bab 36 Celeng Pedang Kirmizi37 Bab 37 Hasil di Gunung Binatang38 Bab 38 Berjuang Keras Melawan Kadal Batu Raksasa39 Bab 39 Murid Luar Mencari Bantuan40 Bab 40 Bayaran Untuk Menyelamatkan Nyawa41 Bab 41 Tim Pemburu Kera Jahat42 Bab 42 Tepat Pada Waktunya43 Bab 43 Konflik Dengan Marvin44 Bab 44 Bergabung dengan Tim Berburu Kera Jahat45 Bab 45 Berburu Kera Jahat (Bagian Satu)46 Bab 46 Berburu Kera Jahat (Bagian Dua)47 Bab 47 Berburu Kera Jahat (Bagian Tiga)48 Bab 48 Pembunuhan Sadis yang Tak Terduga49 Bab 49 Melarikan Diri50 Bab 50 Pengalihan yang Cerdas51 Bab 51 Hadiah 500 Kristal Energi Vital52 Bab 52 Pertempuran Di Gunung Kesunyian Agung53 Bab 53 Empat Hewan Kuat Berjuang Untuk Harta Karun54 Bab 54 Kembali ke Rumah55 Bab 55 Pertempuran Antara Jiwa Spiritual56 Bab 56 Batu Energi Vital57 Bab 57 Kitab Matahari Emas58 Bab 58 Memilih Jurus Seni Bela Diri Secara Gratis59 Bab 59 Kredit Kontribusi60 Bab 60 Bertemu Musuh Lama61 Bab 61 Tin, Apa Kamu Adalah Austin yang Legendaris 62 Bab 62 Cakar Spektral63 Bab 63 Jurus Memanggil Pagoda Agung (Bagian Satu)64 Bab 64 Jurus Memanggil Pagoda Agung (Bagian Dua)65 Bab 65 Kasih Sayang Pertama Di Dunia Baru (Bagian Satu)66 Bab 66 Kasih Sayang Pertama Di Dunia Baru (Bagian Dua)67 Bab 67 Kasih Sayang Pertama Di Dunia Baru (Bagian Tiga)68 Bab 68 Relik Kuno69 Bab 69 Ilusi70 Bab 70 Mengungkap Identitas Tuan71 Bab 71 Aku Rela Menjadi Budakmu72 Bab 72 Dia Adalah Milikku73 Bab 73 Uji Coba Promosi Dimulai74 Bab 74 Lapangan Pelatihan Penuh Akan Boneka75 Bab 75 Niat Membunuh76 Bab 76 Wanita Cantik Membawa Bencana77 Bab 77 Panen Berlimpah78 Bab 78 Strategi yang Mengejutkan79 Bab 79 Pusat Perhatian80 Bab 80 Berhasil Dipromosikan (Bagian Satu)81 Bab 81 Berhasil Dipromosikan (Bagian Dua)82 Bab 82 Memberi Serangan Kepada Raymond83 Bab 83 Sebuah Vila Dengan Susunan Pengumpul Energi84 Bab 84 Biaya Perlindungan85 Bab 85 Pilihan yang Tepat (Bagian Satu)86 Bab 86 Pilihan yang Tepat (Bagian Dua)87 Bab 87 Tantangan88 Bab 88 Pisau Bayangan Kembar (Bagian Satu)89 Bab 89 Pisau Bayangan Kembar (Bagian Dua)90 Bab 90 Balai Misi Sulit (Bagian Satu)91 Bab 91 Balai Misi Sulit (Bagian Dua)92 Bab 92 Pemurnian Dua Senjata Spiritual Kelas Atas (Bagian Satu)93 Bab 93 Pemurnian Dua Senjata Spiritual Kelas Atas (Bagian Dua)94 Bab 94 Austin Melawan Billy (Bagian Satu)95 Bab 95 Austin Melawan Billy (Bagian Dua)96 Bab 96 Austin Di Ambang Kematian97 Bab 97 Kekuatan Jurus Memanggil Pagoda Agung (Bagian Satu)98 Bab 98 Kekuatan Jurus Memanggil Pagoda Agung (Bagian Dua)99 Bab 99 Kebenaran Dari Tiga Tahun Lalu Akhirnya Terungkap (Bagian Satu)100 Bab 100 Kebenaran Dari Tiga Tahun Lalu Akhirnya Terungkap (Bagian Dua)