icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Duda kesayangan Gladis

Bab 3 Aku Gladis

Jumlah Kata:1253    |    Dirilis Pada: 01/01/2022

awal tokoh Manda udah resek, jadi di sini, mau fokus ke si Awan dan seseorang ini. Tapi ... Awan masih begitu men

ikutin kel

ou re

____

berpikir jika perempuan ini anak seorang kaya raya, sehingga ia cukup minder untuk bertemu. Ia juga berpikir kalau ayahnya seolah

ngan mereka sudah di sambut tuan rumah dengan wajah sumringah. Kedua pria tua itu saling berpelukan, istrinya

k di ruang tamu dengan nuansa modern. Kesya duduk di antara Kakek dan Ayahnya

bersih banget." Kesya n

wan lalu terseny

n kamu ke sini apa?" tanya

" jawab Aw

an putri saya, ya," uc

api pola pikirnya suka nekat, dan spontan. Nggak berpikir resiko ke depannya. Juga, karena kami berdua, saya dan istri mau menetap di daerah lain. Kedua anak saya lainnya sudah meni

ak mempermasalahkan?" Awan kini membahas tentang statusnya. Askoro tertawa. Ia

ut potongan bob seleher, dengan warna un

e Kesya yang tertawa. Tampak lucu

Habis bikin video untuk channelnya di youtube," ucap Sri. Perempua

tersinggung, perempuan itu ikut tertawa dan memanggil Kesya supaya mengha

manya siapa

ante," ja

. Panggil aja Gladis." Senyuman Gl

rna ungu?" tunjuk Kesya. Gl

u," ucap Gladis

dan cenderung tak kau merespon sikap baik Gladis ke putrinya. Ia sesekali mal

u lama tidak?" tanya Bima. Kedua

lagi, Pak Bima. Bukan apa-

tampak merekah, seperti bahagia jika ia akan menikah dengan Awan. Senyuman kedua orang tuanya me

n, mungkin bisa berkenalan dengan Gladis, dan Kesya juga." Ide itu meluncur dari

rama di ruang makan, ruang ta

p Awan seraya me

Jujur saya nggak tau mau bilang apa, cuma ... saya pribadi mohon

" kalimat Gladis terpotong

yuk, pipisnya, let

il Awan. Gla

pintu kamar mandi aja kalau nggak repotin."

gga, Awan berjalan ke arah meja makan sambil melihat interior rumah itu. Kedua orang tua Gladis

*

Gladisya yang akan mengurus surat nikah ke KUA, Awan akan melengkap

. Awan tampak fokus menyetir, padahal di kepalanya terus terbayang apakah pernikahan ini berhasil. Jika dari fisik, memang Gladis

perjodohan ini, Wan?" Kini Bima be

ernah Awan lakukan. Kesya perempuan, Awan takut nanti di masa depan, karena kelakuan bejat Ayahnya, Kesya kena imbas. Awan nggak bisa. Jad

ggak mau ada usaha buat cari j

lebih ke kapok mungkin. Lagian, jujur, Awan nyesel sakitin Aira, lihat Aira s

ya luar biasa, ya kan. Tapi untuk apa ingat Aira terus, kalian sudah harus bahagia dengan

ah berzina lagi. Ayah dan Bundamu sudah tua. Jangan biarkan kami terus merasa gaga

bodoh, wajar ia kini memilih diam dan me

nepikan mobil saat memasuki pintu gerbang kompl

itu isi pesannya. Lalu Awan menyimpan nomor po

erasa senang atau sebal, sewa

panggi

Awan saat kembali

alian. Gladisya anak baik, lupain Aira, Ayah mohon." Tatapan kedua

k dengan Gladisya. Keraguannya mendadak muncul. Semoga saj

sam

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Duda kesayangan Gladis
Duda kesayangan Gladis
“Menjadi Duda dengan anak satu bukan takdir indah bagi seorang pria bernama Awan. Kegagalan di dua pernikahan sebelumnya, menjadikannya malas mencari pasangan karena fokus hanya pada putrinya. Hingga ia bertemu Gladis, perempuan dengan masa lalu kelam yang percaya jika rumah tangga yang akan dibina bersama Awan tak akan berakhir pada perceraian. Masalahnya, pria dimasa lalu Gladis muncul dan menjadi momok bagi Awan, tetapi tidak untuk Gladis yang bertekad membuat Awan percaya jika ia menyayangi juga mencintai Awan dan yakin dengan pernikahan mereka. Mampukah Gladis membuat Awan takluk, atau Awan justru kembali memilih bercerai?”
1 Bab 1 Bertemu mantan istri pertama2 Bab 2 Pesona mantan istri pertama3 Bab 3 Aku Gladis4 Bab 4 Menjadi istri yang baik5 Bab 5 Calon suami 6 Bab 6 Pengantin baru 7 Bab 7 Belum move on8 Bab 8 Pria di masa lalu9 Bab 9 Membuka luka lama10 Bab 10 Di mana anak kita 11 Bab 11 Gagal move on12 Bab 12 Target masa depan13 Bab 13 Untuk Kesya14 Bab 14 Mendadak diam15 Bab 15 Kekesalan Gladis16 Bab 16 Kebohongan 17 Bab 17 Usaha keras Awan18 Bab 18 Sebuket bunga untuk Gladis19 Bab 19 Kelicikan Ben20 Bab 20 Gencatan senjata Awan dan Ben21 Bab 21 First Date 22 Bab 22 Malam panas 23 Bab 23 Rencana Gladis24 Bab 24 Bertemu Galang25 Bab 25 Bucin mendadak26 Bab 26 Cinta karena terbiasa27 Bab 27 Tantangan dari Galang28 Bab 28 Melting me softly29 Bab 29 Pengertian 30 Bab 30 Rezeki datang 31 Bab 31 Tak mungkin kembali32 Bab 32 Menutupi fakta33 Bab 33 Gladis celaka34 Bab 34 Saling merangkul35 Bab 35 Kebakaran bengkel36 Bab 36 Uang bersama 37 Bab 37 Pengaruh Galang38 Bab 38 tujuh bulanan39 Bab 39 Berpamitan 40 Bab 40 Untuk keluargaku41 Bab 41 Ungkapan hati 42 Bab 42 Bunda Gladis43 Bab 43 Mereguk kebahagiaan