icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Hancur Karena Janji Palsu Suamiku

Hancur Karena Janji Palsu Suamiku

icon

Bab 1 

Jumlah Kata:489    |    Dirilis Pada: 16/12/2025

li, percaya pada janjinya untuk mencintaiku selamanya. Namun, semua pengo

ilecehkan oleh kakak Safira. Aku memohon ba

aktu untuk kasus r

memilih untuk bunuh diri sete

ran adikku, menumpahkan abunya ke tanah

a yang pernah begitu kucintai b

dan menghancurkan hidup Safira. Ia kembali, berlutut

enikahlah

enuh penyesalan, lalu deng

a

nda

an reuni alumni yang begitu saya nantika

n senyum tipis, membawa unda

nimu," katanya santai,

sudah menyiapkan gaun terbaik

, mencoba menyemb

eberapa meeting penting ya

guk, mencob

ndirian di sofa, memerank

ponselku, berhara

adalah notifikasi dari

senyum lebar, menggand

itu buk

hasiswi bimbingannya yang

, napas tera

lah menonjok

gois itu, yang selalu m

dan kesabaranku

bakar habis sisa-sisa p

n hanya tentang re

an, tentang harga di

embiarkan sakit hati meng

buah keputusan b

anjutkan pernikahan yan

lku, suaraku da

gan aura angkuh yang s

l?" tanyanya, senyum mengej

aku tegas, menyerahkan do

sesaat, lalu t

umni yang kubatalkan? Kau t

permintaanku, seola

jawabku, "Ini tenta

ubah, tapi dengan ce

murahanmu itu? Ingat, Ananda,

a katamu," s

esalinya, Anan

sku, mataku menata

en perceraian di ata

tnya, lalu

kan takut dengan

dokumen itu di

siapa aku, An

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Hancur Karena Janji Palsu Suamiku
Hancur Karena Janji Palsu Suamiku
“Aku merawat suamiku, Prabu, dari kelumpuhan hingga ia bisa berjalan kembali, percaya pada janjinya untuk mencintaiku selamanya. Namun, semua pengorbananku hancur saat ia berselingkuh dengan mahasiswi bimbingannya, Safira. Penderitaanku memuncak saat adikku, Asma, dilecehkan oleh kakak Safira. Aku memohon bantuan Prabu, namun ia menolak dengan kejam. "Aku tidak punya waktu untuk kasus remeh seperti ini." Akibatnya, Asma yang putus asa memilih untuk bunuh diri setelah dipermalukan di depan umum. Seolah belum cukup, Safira merusak kuburan adikku, menumpahkan abunya ke tanah hanya untuk mengubur kucingnya di sana. Aku tidak mengerti, mengapa pria yang pernah begitu kucintai bisa membiarkan semua ini terjadi? Setelah semua penderitaan itu, Prabu akhirnya sadar dan menghancurkan hidup Safira. Ia kembali, berlutut di hadapanku dengan cincin, memohon kesempatan kedua. "Ananda, menikahlah denganku." Aku menatap matanya yang penuh penyesalan, lalu dengan dingin menjawab, "Tidak."”
1 Bab 12 Bab 23 Bab 34 Bab 45 Bab 56 Bab 67 Bab 78 Bab 89 Bab 910 Bab 1011 Bab 1112 Bab 1213 Bab 1314 Bab 14