icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Hancur Karena Janji Palsu Suamiku

Bab 7 

Jumlah Kata:311    |    Dirilis Pada: 16/12/2025

nda

an berulang kali, setiap kata

rnya, aku

mkan dokume

, aku melihat sebuah u

ra, berciuman

seakan

irnya m

bunyikan hubungannya deng

a da

sementara Safira a

nah berarti a

aku tidak

tawaran kerja

a bersamaku, meninggalkan

lagi-lagi me

cari pengacara untuk

alu rumit, Nona

wan terla

mengejutkan bered

an Asma itu m

i bulan-bul

tnya jalang, bahkan menuding

ita perceraianku

jahat yang mencampakkan sua

alam drama ini, malah m

ng, menceritakan kisah pilunya, dan

an tanda-tanda depre

ada di sampingnya, men

Safira datan

misi, dengan senyum

an, melihat adikmu m

mendapatkannya, w

terdiam, tiba-tib

u pembunuh!" teriakn

ik rambutnya sendiri

eluk Asma, menco

ri sini!," kataku

di meja, siap melem

itu sempat terlem

i sana, matanya

rlari ke arahnya

.. dia ingin mem

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Hancur Karena Janji Palsu Suamiku
Hancur Karena Janji Palsu Suamiku
“Aku merawat suamiku, Prabu, dari kelumpuhan hingga ia bisa berjalan kembali, percaya pada janjinya untuk mencintaiku selamanya. Namun, semua pengorbananku hancur saat ia berselingkuh dengan mahasiswi bimbingannya, Safira. Penderitaanku memuncak saat adikku, Asma, dilecehkan oleh kakak Safira. Aku memohon bantuan Prabu, namun ia menolak dengan kejam. "Aku tidak punya waktu untuk kasus remeh seperti ini." Akibatnya, Asma yang putus asa memilih untuk bunuh diri setelah dipermalukan di depan umum. Seolah belum cukup, Safira merusak kuburan adikku, menumpahkan abunya ke tanah hanya untuk mengubur kucingnya di sana. Aku tidak mengerti, mengapa pria yang pernah begitu kucintai bisa membiarkan semua ini terjadi? Setelah semua penderitaan itu, Prabu akhirnya sadar dan menghancurkan hidup Safira. Ia kembali, berlutut di hadapanku dengan cincin, memohon kesempatan kedua. "Ananda, menikahlah denganku." Aku menatap matanya yang penuh penyesalan, lalu dengan dingin menjawab, "Tidak."”
1 Bab 12 Bab 23 Bab 34 Bab 45 Bab 56 Bab 67 Bab 78 Bab 89 Bab 910 Bab 1011 Bab 1112 Bab 1213 Bab 1314 Bab 14