icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Hancur Karena Janji Palsu Suamiku

Bab 6 

Jumlah Kata:346    |    Dirilis Pada: 16/12/2025

nda

aku tidak

terus terngia

akannya b

membiarkan kenangan p

udah saling ken

uler di sekolah, selalu dikelil

endiam yang selalu m

li dengan gadis-gadis

tu-satunya te

bekal makan siang untukku, dan mengu

gan pria lain, ya," katanya su

rcaya

pernikahan yang

kdir berk

rabu mengalam

vonis

menangis

abu? Dia tidak akan

gu, dengan se

nya, kekasihnya, da

aku adalah pilihan "

an setia mendampinginy

men

nya dengan

ga, setiap malam

u, Prabu puli

alan lagi, ba

Prabu berterim

u selamanya, Ananda,

rnah melupakan sem

g waktu, janj

enuhi kewajibann

nan, tapi tidak perna

, tapi tidak pernah men

terasa hambar, seperti kew

mengeluh pa

mengeluh, Ananda," k

kan? Sudah l

pada kata-

Safira

bu tersenyum padanya, ca

erhatian yang tidak per

hasia di rumah Safira, hanya a

tren terbaru ha

pesan-pesan

idak pernah kutemu

mengatakan "aku c

rnah sam

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Hancur Karena Janji Palsu Suamiku
Hancur Karena Janji Palsu Suamiku
“Aku merawat suamiku, Prabu, dari kelumpuhan hingga ia bisa berjalan kembali, percaya pada janjinya untuk mencintaiku selamanya. Namun, semua pengorbananku hancur saat ia berselingkuh dengan mahasiswi bimbingannya, Safira. Penderitaanku memuncak saat adikku, Asma, dilecehkan oleh kakak Safira. Aku memohon bantuan Prabu, namun ia menolak dengan kejam. "Aku tidak punya waktu untuk kasus remeh seperti ini." Akibatnya, Asma yang putus asa memilih untuk bunuh diri setelah dipermalukan di depan umum. Seolah belum cukup, Safira merusak kuburan adikku, menumpahkan abunya ke tanah hanya untuk mengubur kucingnya di sana. Aku tidak mengerti, mengapa pria yang pernah begitu kucintai bisa membiarkan semua ini terjadi? Setelah semua penderitaan itu, Prabu akhirnya sadar dan menghancurkan hidup Safira. Ia kembali, berlutut di hadapanku dengan cincin, memohon kesempatan kedua. "Ananda, menikahlah denganku." Aku menatap matanya yang penuh penyesalan, lalu dengan dingin menjawab, "Tidak."”
1 Bab 12 Bab 23 Bab 34 Bab 45 Bab 56 Bab 67 Bab 78 Bab 89 Bab 910 Bab 1011 Bab 1112 Bab 1213 Bab 1314 Bab 14