icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Hancur Karena Janji Palsu Suamiku

Bab 3 

Jumlah Kata:385    |    Dirilis Pada: 16/12/2025

nda

menembus kulitku,

Ibu

nghela

akan menc

dan divonis lumpuh, Ibu Prabu

aga Prabu. Dia anakku s

gu dan mencintai Prabu sepe

lupa dengan sem

enaknya saja meninggalkan Prab

dia terkenal, sukses. Kau

ahu apa-apa,"

tidak pernah selingkuh, dia hanya dekat dengan

Lagi-lag

afira itu si

enantu idaman Mami! Cantik,

ampingi Prabu daripada

terd

an ibu mertua yang sudah

u akan menyesal nanti. Prabu itu

ini hanya mer

ikan pang

da guna

ik dokter, aku melihat Asma, adikk

ucat, mata

kenapa?" ta

u, lalu mem

ku... aku d

mendengar pe

eritakan

gkowijoyo, kakak Safir

taku m

a Asma, "Aku takut. Aku

bantumu, Saya

isa kita mintai bantu

ng teringa

ah pengaca

bisa mem

g terjadi, aku seharusnya t

alah satu-sa

us menc

ke kantor

duk di mejanya, dikel

nggu den

i aturan keta

leh mengganggunya

ntu ruangan P

uar, terse

," katanya, lalu melihatku

satu klien Prabu yan

sung masuk? Kami suda

raut wajahny

enting," jaw

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Hancur Karena Janji Palsu Suamiku
Hancur Karena Janji Palsu Suamiku
“Aku merawat suamiku, Prabu, dari kelumpuhan hingga ia bisa berjalan kembali, percaya pada janjinya untuk mencintaiku selamanya. Namun, semua pengorbananku hancur saat ia berselingkuh dengan mahasiswi bimbingannya, Safira. Penderitaanku memuncak saat adikku, Asma, dilecehkan oleh kakak Safira. Aku memohon bantuan Prabu, namun ia menolak dengan kejam. "Aku tidak punya waktu untuk kasus remeh seperti ini." Akibatnya, Asma yang putus asa memilih untuk bunuh diri setelah dipermalukan di depan umum. Seolah belum cukup, Safira merusak kuburan adikku, menumpahkan abunya ke tanah hanya untuk mengubur kucingnya di sana. Aku tidak mengerti, mengapa pria yang pernah begitu kucintai bisa membiarkan semua ini terjadi? Setelah semua penderitaan itu, Prabu akhirnya sadar dan menghancurkan hidup Safira. Ia kembali, berlutut di hadapanku dengan cincin, memohon kesempatan kedua. "Ananda, menikahlah denganku." Aku menatap matanya yang penuh penyesalan, lalu dengan dingin menjawab, "Tidak."”
1 Bab 12 Bab 23 Bab 34 Bab 45 Bab 56 Bab 67 Bab 78 Bab 89 Bab 910 Bab 1011 Bab 1112 Bab 1213 Bab 1314 Bab 14