icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Kuhancurkan Harga Dirimu, Galih

Bab 2 

Jumlah Kata:725    |    Dirilis Pada: 12/12/2025

Suwi

kekhawatiran yang mendalam di baliknya. "Rumahmu di Yogya, Amira. Biar kamu tidak sendiri

in. Haruskah? Haruskah aku kembali? Keraguan memenuhi benakku, seperti kabut tebal yang mengha

angnya untuk mendukung pacarnya. Tapi di kampung halaman, aku lebih dikenal sebagai cucu Nenek Suw

rcaya itu. Dulu, aku bermimpi membuat nama sendiri di dunia kuliner, bukan hanya sebagai koki, t

g seharusnya bekerja di kantor firma hukum internasional, seperti orang tuaku. T

erbakat dan fotografer fesyen yang ambisius. Kami adalah inspirasi bagi banyak orang, si

setiap pengorbanan yang kubuat, setiap kali Davina muncul di antara kami. Aku sudah lelah. L

u akan pulang." Keputusan itu terasa seperti beban berat yang terangkat dari p

atiran akhirnya terlepas. Ayah mengambil alih telepon, suaranya lebih tegas. "Bagus, Nak.

akan lagi." Kata-kata itu menghangatkan hatiku yang beku, mengingatkanku bahwa ada tempat di

mpa. Bayangan Galih, tawa kami, janji-janji yang pernah terucap,

kan erat di sebuah kafe. Caption-nya: "Terima kasih untuk selalu ada di saat aku rapuh.

apan resmi?" Davina membalasnya dengan emotikon malu-malu dan hati. Mataku teras

epahitan yang kutelan selama ini. Kepala berdenyut semakin hebat. Aku

a kali ini terjadi? Terlalu sering untuk diingat. Dia selalu

ebelumnya? Mengapa aku membiarkan diriku terluka sejauh ini? Beruntung, kami belum

kertas. Aku akan mengosongkan meja kerjaku besok. Aku akan menulis s

gang amplop berisi surat pengunduran diriku. Tiba-tiba, sebuah suar

u melihatnya. Noda lipstik merah muda yang samar di kerah kemejanya. Aroma

nada suaranya terdengar jengkel. "Kenapa kamu kekanakan begitu, Mir? Dia h

ihatkan kebingungan dan kemarahan. Dia bahkan tidak tahu. Dia benar-benar tidak

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Kuhancurkan Harga Dirimu, Galih
Kuhancurkan Harga Dirimu, Galih
“Demi tunanganku, Galih, aku rela mengorbankan karirku sebagai koki dan menelan ludah saat ia membatalkan rencana restoran kami untuk ke-52 kalinya. Aku menoleransi semua itu, bahkan saat ia lebih mementingkan model "rapuh" bernama Davina. Namun, saat aku demam tinggi dan sangat membutuhkannya, ia justru mengirimiku sup tom yum udang-makanan favorit Davina. Dia bahkan tidak ingat aku alergi seafood. Tujuh tahun pengorbanan terasa sia-sia. Aku membuang kalung pemberiannya, mengundurkan diri dari pekerjaan, dan kembali ke kampung halaman untuk memulai hidup baru sebagai pengacara, identitas asliku yang selama ini kusembunyikan. Galih yang panik akhirnya menyusulku. Ia bahkan berlutut di depan kantor baruku, melamarku di hadapan semua orang. Aku menatapnya dingin, lalu dengan suara lantang aku berkata, "Aku tidak akan menikahimu karena kamu membatalkan pernikahan kita 52 kali. Aku tidak akan menikahimu karena kamu melupakan alergi seafood-ku. Dan aku tidak akan menikahimu karena kamu tidak pernah setia." Aku akan menghancurkan harga dirinya, sama seperti ia menghancurkan hatiku. Mulai sekarang, aku adalah ratu atas takdirku sendiri.”
1 Bab 12 Bab 23 Bab 34 Bab 45 Bab 56 Bab 67 Bab 78 Bab 89 Bab 910 Bab 10