icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
 Kerudung Pembalasan

Kerudung Pembalasan

Penulis: Яoma
icon

Bab 1 Penemuan

Jumlah Kata:977    |    Dirilis Pada: 11/12/2025

ntuk membuatnya keluar dari zona nyamannya, lalu merapikan kamarnya hampir secara otomatis. Rutinitasnya dapat diprediksi, aman, dan di dunianya, semuanya selaras dengan ketenangan yang dia

pa pun, yang dapat mempersiapkann

nangkan, mungkin membaca sedikit sebelum tidur. Ketika dia sampai di pintu apartemennya, sesuatu yang aneh menghentikannya. Pintu itu sedikit terbuka. Pintu itu selalu dikunci oleh Javier, pasangannya. Selama bertahun-tahun, ru

re hari, dan suara angin yang teredam melewati celah-celah jendela. Namun, saat dia berjalan menyusuri lorong, sebuah suara menarik perhatiannya. Tawa lembut, gumaman tere

ra, tidak dapat menggerakkan ototnya. Di sana mereka, Javier dan Clara, sahabatnya, telanjang, berpelukan di tempat tidur. Adegan itu tampak seperti mimpi buruk, mimpi yang tak pernah terbayangkan akan d

, matanya melebar, dan campuran kepanikan dan rasa malu melintas di wajahnya. Ana berdiri di sana, lumpuh, menyaksikan adegan itu terjadi, saat rasa sakit menerjangnya seperti gelombang yang tak terbendung. Tak ada ruang untuk penje

bih besar. Ia berusaha menutupi dirinya, tetapi ia tak mampu menyembunyikan rasa bersalah yang terpancar di

anya untuk mencoba mendekat. Tetapi Ana mundur, seolah

g dapat memperbaiki kerusakan yang tak dapat diperbaiki. Namun, saat itu, Ana tidak mendengarkan. Ia terjebak d

g di luar dirinya sendiri. Ia memejamkan mata sejenak, mencari secercah ketenangan, sebuah napas agar ia bisa berpikir jernih, tetapi tidak ada yang bisa meredakan penderitaan yang mencekam dadanya. Setia

air mata terus mengalir, itu tidak lagi penting. Matanya bersinar dengan amarah yang terkendali, tetapi juga dengan kelelahan yang memilukan. Bagaimana kau bisa men

rkan, dia perlu mengerti. Mungkin, jauh di lubuk hatinya, dia masih berharap penjelasan itu akan menjadi sesuatu yang bisa dia pahami. Namun, sesuatu mengatakan kepadanya bahwa tidak ada lagi

a temannya. Ana merasakan pengkhianatan itu di kulitnya, di tulangnya. Seolah-olah udara dipenuhi racun, racun yang membakarnya dari dalam. Dia ti

bukan karena takut, tetapi dengan ketegasan yang bahkan mengejutkan dirinya sendiri. Ia tak akan mendengarkan kebohongan lagi,

n, dan meninggalkan ruangan. Ia tak butuh jawaban, tak butuh penjelasan. Rasa sakit pengkhianatan masih terlalu s

suara. Namun, tidak seperti sebelumnya, air mata itu bukan

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
 Kerudung Pembalasan
Kerudung Pembalasan
“Apa yang akan Anda lakukan jika Anda menemukan bahwa orang yang paling Anda percayai telah mengkhianati Anda dengan cara yang paling kejam? Ana tahu ketika dia melihat pacarnya, Javier, tidur dengan sahabatnya. Cinta yang dia pikir sempurna hancur dalam hitungan detik, dan bersamanya, semua mimpi yang telah dia bangun bersama kekasihnya. Patah hati, bingung, dan hancur, Ana memutuskan untuk menghadapi kebenaran yang tidak pernah dia bayangkan: kebohongan telah menjadi teman setianya. Tetapi di tengah kekacauan, sesuatu di dalam dirinya menyala: keinginan untuk sembuh, untuk menjadi dirinya sendiri lagi. Saat kenangan akan cinta yang sekarang tampak tidak nyata muncul kembali, Ana memulai perjalanan yang penuh dengan rasa sakit, tetapi juga dengan penemuan diri. Setiap langkah maju mengungkapkan sisi baru dirinya dan apa yang benar-benar dia inginkan dalam hidup. Dan sementara Javier terus mencari kesempatan kedua, Ana bertanya-tanya: mungkinkah untuk meninggalkan masa lalu dan menemukan cinta yang menghargainya apa adanya? Veil of Vengeance adalah kisah intens tentang pengkhianatan, pertumbuhan, dan kesempatan kedua. Temukan bersama Ana bahwa kekuatan sejati bukanlah terletak pada melupakan, melainkan pada belajar mencintai diri sendiri terlebih dahulu. Sebuah perjalanan emosional yang akan memikat Anda sejak awal dan takkan melepaskan Anda hingga kata terakhir.”
1 Bab 1 Penemuan2 Bab 2 Kebingungan3 Bab 3 Reaksi Clara4 Bab 4 Perpisahan5 Bab 5 Refleksi6 Bab 6 Jurang7 Bab 7 Kilasan Balik - Pertemuan Itu8 Bab 8 Malam Kebohongan9 Bab 9 Berjuang untuk Kepercayaan10 Bab 10 Keruntuhan11 Bab 11 Kilasan Balik - Pertengkaran Pertama12 Bab 12 Kesepian yang Mendalam13 Bab 13 Dilema Balas Dendam14 Bab 14 Kilasan Balik - Masa Depan Bersama15 Bab 15 Perjalanan Batin16 Bab 16 Kunjungan Tak Terduga17 Bab 17 Langkah Pertama Menuju Kebebasan18 Bab 18 Ana yang Baru19 Bab 19 Pertemuan Tak Terduga20 Bab 20 Kembalinya Clara21 Bab 21 Di Roda Cinta22 Bab 22 Kilasan Balik - Masa-Masa Indah23 Bab 23 Awal Baru24 Bab 24 Pertemuan Kembali dengan Javier25 Bab 25 Cinta Diri26 Bab 26 Menetapkan Batasan27 Bab 27 Belajar Mengatakan Tidak28 Bab 28 Kesendirian sebagai Peluang29 Bab 29 Pertemuan Tak Terduga30 Bab 30 Menjalin Kembali Hubungan dengan Teman Lama31 Bab 31 Jalan Menuju Otonomi32 Bab 32 Mendefinisikan Ulang Hubungan33 Bab 33 Menjelajahi Gairah Baru34 Bab 34 Kedamaian Batin35 Bab 35 Kedatangan Cinta Baru36 Bab 36 Konfrontasi Terakhir37 Bab 37 Mendefinisikan Ulang Cinta38 Bab 38 Kembali Menuju Kedamaian39 Bab 39 Cinta yang Dewasa40 Bab 40 Refleksi Masa Lalu41 Bab 41 Cakrawala Baru42 Bab 42 Pencarian Keseimbangan43 Bab 43 Konflik Tak Terduga44 Bab 44 Harga Ambisi45 Bab 45 Sebuah Keputusan Penting46 Bab 46 Momen-Momen Pertumbuhan47 Bab 47 Penerimaan dan Kesabaran48 Bab 48 Menatap Masa Depan49 Bab 49 Penerimaan Penuh50 Bab 50 Penutupan Siklus51 Bab 51 Awal Baru52 Bab 52 Jalan Menuju Pengetahuan Diri53 Bab 53 Perubahan Tak Terduga54 Bab 54 Wahyu dari Masa Lalu55 Bab 55 Awal dari Segala Sesuatu yang Akan Datang