icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Kerudung Pembalasan

Bab 5 Refleksi

Jumlah Kata:971    |    Dirilis Pada: 11/12/2025

ya tampak kosong, seolah esensi kehidupan lamanya telah lenyap tanpa bisa dipulihkan. Dinding-dinding, yang telah menyaksikan begitu banyak momen cinta dan keintiman, kini hanya mencermin

a anggap kokoh dan nyata kini tampak seperti fatamorgana. Keperc

a lagi tetap terikat pada masa lalu. Ia tahu bahwa kehidupan bersama Javier telah berakhir, bahwa janji dan mimpi bersama telah hancur menjadi abu, tetapi yang paling sulit ia terima adalah ia harus melepaskan semuanya. Cinta yang ia yakini

kepalsuan yang belum pernah ia lihat sebelumnya. Ia ingat bagaimana Javier berjanji padanya, dengan mata penuh harapan, bahwa mereka akan selalu bersama, bahwa bersama-sama mereka akan menghadapi tantangan hidup. Mereka berbicara tentang masa depan, tentang perjalanan yang akan mereka lakukan, tenta

elah ia abaikan atau tolak untuk diakui. Mengapa aku tidak melihat tanda-tanda itu sebelumnya? Pertanyaan itu menghantuinya, menghantam hati nuraninya. Mungkin karena cinta, pikirnya. Mungkin, dibutakan oleh keyakinannya pada hubungan mereka, ia memilih untuk mengabaikan retakan kecil yang terb

a hidupnya memiliki tujuan yang jelas bersama Javier. Tetapi sekarang, semuanya tampak kosong, seolah-olah kota itu sendiri mencerminkan kembali kesedihan batinnya. Ia menarik napas dalam-dalam, berharap udara dapat menghapus rasa sakit yang dirasakannya di dadanya, agar ketidaknyamanan emosional itu dapat hilang dengan setiap hembusan napas. Tetapi sesuatu di dalam dirinya mengatakan bahwa ia har

ketidakhadiran Javier, tetapi karena esensi ruangan itu telah berubah selamanya. Kenangan bahagia yang pernah memenuhi udara rumahnya kini terasa asing, seolah-olah milik kehidupan yang bukan mil

epadanya. Kini, dalam keheningan yang mendalam ini, ia mengerti bahwa pertempuran sebenarnya adalah dengan dirinya sendiri. Bukan hanya tentang Javier atau Clara, atau tentang pengkhianatan yang dideritanya. Pertempuran sebenarnya adalah menerima dirinya

tan, tetapi ia juga tahu bahwa setiap hari yang berlalu, setiap langkah yang diambilnya, ia akan belajar hidup tanpa Javier. Ia akan belajar untuk tidak berpegang teguh pada masa lalu dan tidak hidup dengan bayang-bayang pengkh

wa hidupnya tidak berakhir dengan perpisahan ini. Bahkan, babak baru baru saja dimulai, babak di mana ia akan menjadi protagonisnya. Dan meskipun masa depan tidak pasti, perj

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
 Kerudung Pembalasan
Kerudung Pembalasan
“Apa yang akan Anda lakukan jika Anda menemukan bahwa orang yang paling Anda percayai telah mengkhianati Anda dengan cara yang paling kejam? Ana tahu ketika dia melihat pacarnya, Javier, tidur dengan sahabatnya. Cinta yang dia pikir sempurna hancur dalam hitungan detik, dan bersamanya, semua mimpi yang telah dia bangun bersama kekasihnya. Patah hati, bingung, dan hancur, Ana memutuskan untuk menghadapi kebenaran yang tidak pernah dia bayangkan: kebohongan telah menjadi teman setianya. Tetapi di tengah kekacauan, sesuatu di dalam dirinya menyala: keinginan untuk sembuh, untuk menjadi dirinya sendiri lagi. Saat kenangan akan cinta yang sekarang tampak tidak nyata muncul kembali, Ana memulai perjalanan yang penuh dengan rasa sakit, tetapi juga dengan penemuan diri. Setiap langkah maju mengungkapkan sisi baru dirinya dan apa yang benar-benar dia inginkan dalam hidup. Dan sementara Javier terus mencari kesempatan kedua, Ana bertanya-tanya: mungkinkah untuk meninggalkan masa lalu dan menemukan cinta yang menghargainya apa adanya? Veil of Vengeance adalah kisah intens tentang pengkhianatan, pertumbuhan, dan kesempatan kedua. Temukan bersama Ana bahwa kekuatan sejati bukanlah terletak pada melupakan, melainkan pada belajar mencintai diri sendiri terlebih dahulu. Sebuah perjalanan emosional yang akan memikat Anda sejak awal dan takkan melepaskan Anda hingga kata terakhir.”
1 Bab 1 Penemuan2 Bab 2 Kebingungan3 Bab 3 Reaksi Clara4 Bab 4 Perpisahan5 Bab 5 Refleksi6 Bab 6 Jurang7 Bab 7 Kilasan Balik - Pertemuan Itu8 Bab 8 Malam Kebohongan9 Bab 9 Berjuang untuk Kepercayaan10 Bab 10 Keruntuhan11 Bab 11 Kilasan Balik - Pertengkaran Pertama12 Bab 12 Kesepian yang Mendalam13 Bab 13 Dilema Balas Dendam14 Bab 14 Kilasan Balik - Masa Depan Bersama15 Bab 15 Perjalanan Batin16 Bab 16 Kunjungan Tak Terduga17 Bab 17 Langkah Pertama Menuju Kebebasan18 Bab 18 Ana yang Baru19 Bab 19 Pertemuan Tak Terduga20 Bab 20 Kembalinya Clara21 Bab 21 Di Roda Cinta22 Bab 22 Kilasan Balik - Masa-Masa Indah23 Bab 23 Awal Baru24 Bab 24 Pertemuan Kembali dengan Javier25 Bab 25 Cinta Diri26 Bab 26 Menetapkan Batasan27 Bab 27 Belajar Mengatakan Tidak28 Bab 28 Kesendirian sebagai Peluang29 Bab 29 Pertemuan Tak Terduga30 Bab 30 Menjalin Kembali Hubungan dengan Teman Lama31 Bab 31 Jalan Menuju Otonomi32 Bab 32 Mendefinisikan Ulang Hubungan33 Bab 33 Menjelajahi Gairah Baru34 Bab 34 Kedamaian Batin35 Bab 35 Kedatangan Cinta Baru36 Bab 36 Konfrontasi Terakhir37 Bab 37 Mendefinisikan Ulang Cinta38 Bab 38 Kembali Menuju Kedamaian39 Bab 39 Cinta yang Dewasa40 Bab 40 Refleksi Masa Lalu41 Bab 41 Cakrawala Baru42 Bab 42 Pencarian Keseimbangan43 Bab 43 Konflik Tak Terduga44 Bab 44 Harga Ambisi45 Bab 45 Sebuah Keputusan Penting46 Bab 46 Momen-Momen Pertumbuhan47 Bab 47 Penerimaan dan Kesabaran48 Bab 48 Menatap Masa Depan49 Bab 49 Penerimaan Penuh50 Bab 50 Penutupan Siklus51 Bab 51 Awal Baru52 Bab 52 Jalan Menuju Pengetahuan Diri53 Bab 53 Perubahan Tak Terduga54 Bab 54 Wahyu dari Masa Lalu55 Bab 55 Awal dari Segala Sesuatu yang Akan Datang