icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Pahitnya Menjadi Pilihan Kedua

Pahitnya Menjadi Pilihan Kedua

Penulis: Samuel Andi
icon

Bab 1 menenangkan hatinya yang hancur

Jumlah Kata:1176    |    Dirilis Pada: 09/11/2025

ng seolah menari-nari di trotoar yang basah. Di sebuah apartemen kecil di lantai sepuluh, Nadira Arsyad duduk membeku di de

ernah ia sangka. Dan lebih memilukan lagi, bayi yang dikandungnya selama sembilan bulan juga tak sempat melihat dunia in

is tenggelam oleh derasnya hujan. Matanya memerah, namun air mata tak lagi

Nadira menatap layar, dan seketika wajahnya mengeras. Nomor ya

agai ketua salah satu jaringan mafia paling berpengaruh di kota ini. Kejam, dingin, dan tanpa

a mengangkat telepon. "Halo?

ngar tenang tapi berat, seperti gelap yang melin

pa? Aku... aku tidak ingin

," kata Rafhael singkat. Nada bicaranya dingin

kan mengubah hidupnya selamanya. Dengan berat hati, ia menggenggam jaketnya dan berjalan menuju mobil yang

ira masuk, Rafhael menyipitkan matanya, memeriksa setiap detail di waj

ilmu?" tanya Rafhael saat mo

h dan rasa takutnya. "Aku bisa

ela napas panjang. "Anakk

, tak percaya. "M

. aku tidak akan mengatakan itu lagi. Kau akan menjadi ibu pe

mana mungkin ia-yang baru saja kehilangan segalanya-harus mengurus anak seorang pri

ang bisa menggantikan ibu anakmu,

lihan," jawab Rafhael, dan kata-ka

menolak. Namun di dalam, ada sesuatu yang membuatnya tetap bergerak-anak itu. Anak y

gi dan penjagaan ketat. Begitu ia memasuki ruangan, Rafhael sudah menunggunya di ruang keluarga, duduk di kursi besar de

ya meninggal, dia hanya mengenalku sebagai a

h ia lahirkan. Tangannya gemetar saat ia mendekat, dan Rafhael meletakkan bayi itu di pelukannya. A

egaskan. "Jika kau menolak, konsek

kan merawatnya. Tapi jangan harap aku akan mencint

"Aku juga tidak mengharapkan it

in, dan kadang kejam jika Arka tidak menurut. Nadira, yang baru belajar menjadi ibu, sering kewalahan. Set

ap Arka dengan lembut saat Nadira tak melihat, mulai membuka celah di hatinya. Nadira tidak ingin mengakuinya, tapi ada

i ruang kerjanya. Cahaya lampu redup menyoroti wajah tegangnya, mata gelapnya me

" Nadira bertanya

ku tidak bisa. Piki

. Ada jarak di antara mereka, tapi juga ketegangan y

api rasa kehilangan. Aku seharusnya bisa mencegah semuany

nya bisa menolong suaminya ketika kecelakaan terjadi. Tapi mengetahui fakta itu tidak membuatnya membenci Rafhael; justru c

"Suamimu... ia memiliki andil dalam kematiannya. Konflik lama... membuat semuanya

sa hancur berkeping-keping-dendam, kesedihan, dan rasa

uka karena satu sama lain,"

am. "Ya. Dan entah bagaimana, aku masih... ti

benci dirinya sendiri karena merasakannya. Bagaimana mungkin, dalam situasi yang penuh dendam d

ntara Rafhael mulai membuka sisi lembutnya yang jarang terlihat orang. Mereka berdua hidup dalam ke

reka bisa bertahan, ataukah rasa sakit dan pengkhi

atap malam basah di luar. Hujan masih turun deras, seperti dunia yang ingin membersihkan segala

n: kehidupan barunya bersama Rafhael tidak akan pernah mudah. Tapi mungkin...

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Pahitnya Menjadi Pilihan Kedua
Pahitnya Menjadi Pilihan Kedua
“Setelah ditinggal meninggal dunia suaminya dan bayi yang belum sempat lahir, Nadira Arsyad terpaksa mengambil keputusan berat: menjadi ibu pengganti bagi anak dari seorang penguasa mafia yang terkenal dingin dan kejam, Rafhael Satrio. Dunia Nadira yang sebelumnya tenang kini penuh dengan intrik, ketakutan, dan rahasia gelap yang membayangi setiap langkahnya. Di sisi lain, hati Nadira mulai merasakan getaran yang tak ia mengerti saat dekat dengan Rafhael. Namun, rasa cintanya tertutupi oleh rasa bersalah dan dendam yang membara. Ternyata, Rafhael mengetahui fakta mengejutkan: suami Nadira dulu, Alfian Prakoso, memiliki andil dalam kematian istrinya sendiri karena konflik bisnis yang fatal. Tak hanya itu, Nadira pun menyadari kenyataan pahit: Rafhael-lah yang seharusnya bisa menolong suaminya saat kritis, tapi terlambat karena urusan keluarga dan bisnis yang rumit, sehingga kematian suaminya tak terhindarkan. Kini, di tengah ketegangan antara cinta dan dendam, Nadira dan Rafhael harus memutuskan: apakah mereka akan menemukan jalan untuk saling memaafkan dan mencintai, ataukah rasa sakit dan pengkhianatan akan mengubah mereka menjadi musuh abadi?”
1 Bab 1 menenangkan hatinya yang hancur2 Bab 2 Nadira Arsyad menggigil3 Bab 3 orang yang mengintai4 Bab 4 dekat perapian yang hangat5 Bab 5 menampar kesadaran6 Bab 6 pukul tangan tak kasat mata7 Bab 7 Malam ini akan menentukan segalanya8 Bab 8 Semua yang terjadi9 Bab 9 Kau khawatir10 Bab 10 terhenti untuk saat ini11 Bab 11 orang dekat12 Bab 12 bisa digunakan musuh13 Bab 13 Di belakangnya14 Bab 14 berani dan luas kali ini15 Bab 15 Kita akan melindungi Arka16 Bab 16 semua yang mereka cintai17 Bab 17 mansion kembali tenang18 Bab 18 Persiapan dimulai19 Bab 19 mengeringkan jas hujan20 Bab 20 Kau benar-benar yakin ini ide yang tepat 21 Bab 21 membawa rasa cemas22 Bab 22 berantakan basah akibat hujan23 Bab 23 Sebetulnya saya tidak berhak bicara banyak24 Bab 24 mengambil flashdisk kecil25 Bab 25 mengenali cinta yang sejati26 Bab 26 menyimpan rahasia besar