icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Pahitnya Menjadi Pilihan Kedua

Bab 3 orang yang mengintai

Jumlah Kata:1822    |    Dirilis Pada: 09/11/2025

mengintai. Nadira Arsyad berdiri di depan jendela ruang kerjanya, menatap jalanan kota yang berkilau di bawah cahaya lampu jalan. Hujan

mansion ini membuatnya gelisah. Ia tahu, ancaman yang datang bukan sekadar kata-kata-itu nyata. Orang-orang yang mengint

us lagi, kali ini berupa amplop cokelat tua yang disegel dengan lambang yang Nadira

membuka amplop itu dan membaca isinya. Nadira mendekat, me

yad. Jika kau terus dekat dengan Rafhael, anakmu tidak akan selama

juga menguatkan hatinya. Ia sadar, ia tidak bisa lari dari situasi ini. Ia ha

sekadar ancaman. Mereka tahu kita dekat. Aku tidak akan membiarkan mereka menyentuhmu atau Arka. Ta

istem keamanan baru hingga belajar mengenali perilaku mencurigakan dari orang-orang di sekitarnya. Rafhael mengajarinya secara diam-di

, merasa campur aduk. Anak itu adalah sumber kekuatannya, tetapi juga pengingat bahwa setiap langkahnya kini lebih be

ngkahnya, dan ketika ia sampai di sana, ia melihat Arka bermain dengan seekor burung me

bahagiaan ini rapuh. Dunia yang mereka tinggali penuh deng

pu redup menciptakan bayangan panjang di ruangan itu. Nadira du

Suamimu... Alfian... kematiannya bukan sekadar kecelakaan atau kesalahan waktu. Ada

an napas. "A

r daripada yang kau tahu. Ia mencoba melawan, tapi... terlambat. Dan sekarang

rhana ternyata penuh intrik. Ia merasa dunia ini terlalu rum

rbang, membawa pesan yang jelas: mereka ingin bertemu Rafhael dan Nadira secara langsung. Rafhael

diri di depannya, matanya gelap namun penuh kewaspadaan. Salah satu pria itu membuka m

da yang pernah ia bayangkan. Tapi di saat yang sama, ada sesuatu yang menenangkan dalam k

adira duduk di balkon lagi. Rafhael muncul d

p kota yang gelap namun berkilau. "Tapi aku percaya ka

coba. Tapi rasanya... sulit untuk percaya sepenuhnya.

haya itu... bisa saja datang dari orang yang tidak pernah kita sangka. Aku... mungkin tidak layak untukmu, tapi aku in

mpuran perasaan yang tak bisa dijelaskan: takut, penasaran, d

dari satu hal: hidupnya sekarang bukan hanya tentang bertahan, tapi juga tentang memil

masing menahan rahasia, ketakutan, dan perasaan yang mulai sulit dikendalikan. Dunia mereka mun

ra hingga ke dalam mansion Rafhael. Nadira Arsyad duduk di tepi tangga utama, menatap sekilas ke halaman taman yan

a menatapnya, hatinya hangat sekaligus sakit. Anak itu, polos dan penuh energi, menjadi satu-sat

dapannya, seorang pria berpakaian jas hitam dengan wajah serius menatapnya. Tanpa basa-basi, pria itu

a membuka amplop dengan hati-hati. Di dalamnya terdapat foto-foto la

Kebenaran jauh lebih gelap. Siapkah kau menghad

ael dan Alfian ternyata saling terkait lebih rumit daripada yang

Ia segera menyerahkan dokumen yang diterimanya. Rafhael mengambilnya dan menatap beberap

a. "Alfian dan aku... ada hubungan yang tak terduga. Ia terlibat dalam urusan

s. "Apa maksudmu? A

ma... mereka yang ingin menghancurkan jaringan kami. Ia terlambat... dan sekarang,

ikir sederhana ternyata penuh intrik. Ia tahu dunia ini

njungi kafe kecil di kota, tempat Vanya men

afhael bukan sekadar bisnis dan kekuasaan. Ada banyak pihak yang

Tapi aku tidak bisa mundur. Aku harus

g kau anggap teman benar-benar bisa dipercaya. Bahkan mereka yang dekat den

dunia ini penuh jebakan, dan satu lang

el duduk di ruang tamu, Arka sudah tertidur.

h?" tanya

bisa berhenti memikirkan semua ini. Mus

hal... aku tidak akan membiarkan apa pun terjadi pada anakku

kerasnya Rafhael, ada tekad untuk melindungi mereka. Dan itu membuat hatinya campur aduk-taku

rhenti di gerbang, dan sekelompok pria bersenjata turun. Rafhael segera memerin

tanya gelap dan penuh kewaspadaan. Salah satu pria membuka mulut: "Rafha

ahaya daripada yang ia bayangkan. Tapi di saat yang sama, ada rasa aman di sisi

dira duduk di balkon, mencoba menenangkan diri. Rafha

anya. "Tapi aku percaya kau bisa bertahan

aku mencoba. Tapi rasanya sulit percaya sepenuhnya.

.. bisa datang dari orang yang tidak pernah kita sangka. Aku... mungkin tidak layak untukmu, tapi aku ingin kau

yang gelap dan penuh rahasia, ada satu hal yang mulai tumbuh di antar

sekarang bukan hanya tentang bertahan, tapi juga tentang memilih siapa ya

masing menahan rahasia, ketakutan, dan perasaan yang mulai sulit dikendalikan. Dunia mereka mun

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Pahitnya Menjadi Pilihan Kedua
Pahitnya Menjadi Pilihan Kedua
“Setelah ditinggal meninggal dunia suaminya dan bayi yang belum sempat lahir, Nadira Arsyad terpaksa mengambil keputusan berat: menjadi ibu pengganti bagi anak dari seorang penguasa mafia yang terkenal dingin dan kejam, Rafhael Satrio. Dunia Nadira yang sebelumnya tenang kini penuh dengan intrik, ketakutan, dan rahasia gelap yang membayangi setiap langkahnya. Di sisi lain, hati Nadira mulai merasakan getaran yang tak ia mengerti saat dekat dengan Rafhael. Namun, rasa cintanya tertutupi oleh rasa bersalah dan dendam yang membara. Ternyata, Rafhael mengetahui fakta mengejutkan: suami Nadira dulu, Alfian Prakoso, memiliki andil dalam kematian istrinya sendiri karena konflik bisnis yang fatal. Tak hanya itu, Nadira pun menyadari kenyataan pahit: Rafhael-lah yang seharusnya bisa menolong suaminya saat kritis, tapi terlambat karena urusan keluarga dan bisnis yang rumit, sehingga kematian suaminya tak terhindarkan. Kini, di tengah ketegangan antara cinta dan dendam, Nadira dan Rafhael harus memutuskan: apakah mereka akan menemukan jalan untuk saling memaafkan dan mencintai, ataukah rasa sakit dan pengkhianatan akan mengubah mereka menjadi musuh abadi?”
1 Bab 1 menenangkan hatinya yang hancur2 Bab 2 Nadira Arsyad menggigil3 Bab 3 orang yang mengintai4 Bab 4 dekat perapian yang hangat5 Bab 5 menampar kesadaran6 Bab 6 pukul tangan tak kasat mata7 Bab 7 Malam ini akan menentukan segalanya8 Bab 8 Semua yang terjadi9 Bab 9 Kau khawatir10 Bab 10 terhenti untuk saat ini11 Bab 11 orang dekat12 Bab 12 bisa digunakan musuh13 Bab 13 Di belakangnya14 Bab 14 berani dan luas kali ini15 Bab 15 Kita akan melindungi Arka16 Bab 16 semua yang mereka cintai17 Bab 17 mansion kembali tenang18 Bab 18 Persiapan dimulai19 Bab 19 mengeringkan jas hujan20 Bab 20 Kau benar-benar yakin ini ide yang tepat 21 Bab 21 membawa rasa cemas22 Bab 22 berantakan basah akibat hujan23 Bab 23 Sebetulnya saya tidak berhak bicara banyak24 Bab 24 mengambil flashdisk kecil25 Bab 25 mengenali cinta yang sejati26 Bab 26 menyimpan rahasia besar