icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Lovely Rivalry

Bab 2 Pembully Cantik dan Kuman Miskin

Jumlah Kata:2819    |    Dirilis Pada: 07/11/2025

m karpet beludru, tirai sutra, dan dinding marmer setinggi langit-langit. Bagi Naruga Indra, aroma itu menusuk hidungnya seperti disinfektan

luas, mengenakan seragam baru yang terasa kaku dan aneh. Kemeja putihnya terlalu putih, tidak ada noda debu, tidak ada aroma minyak goreng dari ruko mie ayam. Ia mencoba tersenyum, senyum ceria yang

ya seperti melihat spesies asing dari planet lain. Bisik-bisik mereka terdengar s

agamnya kok kayak baru keluar

. Tuh lihat kacamata

miskin? Ew, jangan sam

ak meminta beasiswa, ia menjual kebisuan dan kepi

a kosong. Mereka seperti robot yang di

i kabut es. Tingginya, yang hanya sebatas dada Ruga, membuatnya terlihat seperti ratu angkuh yang menatap dari singgasana rendah. Ia dikelilingi oleh antek-antek setianya: Stella, si bodygua

ujung rambut hingga ujung sepatu. Ada nyala api jijik di sana, ap

anya sedingin es batu. Ia bahkan

anan ini milik umum, at least sebelum gue bayar semua Donatur di sini, jadi lo y

k beasiswa itu? Naruga Indra, ya? Gue udah denger. Kuman yang masuk ke rumah berlia

Ruga, melainkan tepat ke sepatu kets Ruga yang sederhana. Cairan coklat kental itu memercik, meru

pun. "Dasar orang miskin. Pura-pura bego di sini, padahal lo cuma pengemis cerdas. Ambil

etapi karena harga dirinya diinjak-injak. Ia tidak akan membun

ai, dan mulai membersihkan sepatunya. Ia melakukannya dengan gera

epatu. Tapi it's okay, at least lo nunjukin kasta lo emang di bawah gue, secara attitude. Di dunia gue

iz terlihat gelisah. Fariz bahkan pura-pura tidak mengenal Ruga, meskipun Ruga baru saja menyelesa

hu!" seru Kayana, membiarkan kebenciannya meledak

pelajaran yang lo benci, lo tahu harus lari ke mana. Gue cuma mau bilang, jangan sampai pride lo lebih

lo. Ruga. Anak baru, miskin, yang sombong." Kayana

dan menghambat peremajaan kulit lo, serta menyebabkan otot wajah menegang dan membentuk gar

lan

ona yang tingginya hanya sebatas dada Ruga untuk berjinjit. "Kalau mau cium gue, pakai bibir, jangan pakai tangan." Pria itu menunduk sambi

Ruga terlepas, ia berbalik melangkah pergi bersama antek-anteknya. Aura kema

sa melawan Kayana di bidang uang, tetapi ia bisa melawan di bidang yang ia kua

nakan kepintarannya untuk mendekati lingkaran Kayana. Klien joki pertamanya di Melody adalah Galih Wira,

nilai. Ia diam-diam mengagumi Kayana dan membenci siapa pun yang mengganggu Kayana.

arkan paket joki eksklusif. Ia tahu

snya nyewa guru privat yang bisa lo ajak diskusi, bukan cuma gue. Or... lo emang mau nyembunyiin

o, Ruga! Gue bayar lo buat diam!" Ia

gue. Lo Donatur No. 2, lo tahu banyak hal di sini. Kayana Setiawan. Kenapa di

nya sendiri, dan bagaimana ibunya hancur karena Ayahnya selingkuh dengan guru kontrak,

arang nikah sama bokapnya. Pangeran itu adik tirinya Kaya," jelas Galih, matanya melirik ke arah

g begitu dalam. Itu adalah perisai trauma. Sial. Ternyata nggak sesederhan

lingkaran elit. Berita tentang 'Jasa Joki Dewa Ruga' menyebar. Anak-anak yang terbantu oleh Ruga mulai diam-d

a digabung. Terlihat masih ada beberapa orang yang benci denga

uk duduk di pinggir lapangan olahraga indoor itu hanya

eluaran terbaru dengan asal ke samping badan. Dengan sigap Stella mengambil lemp

si kumis.

ak berhenti. Laki-laki kurus tinggi itu seolah acuh, ia malah

" Kayana menatap satu lapangan tanpa ekspresi. Bahkan guru olahraga pun t

e arah dua orang anak politikus namun bahkan tidak masuk peringkat donasi 50 besar, yang barusan menjahili Ruga.

n Stella yang sahabat setia

lly Ruga lagi. Dia berurusan sama Kayana." Guru kontrak ola

ut

badi milik Kayana di sekolah. Membuka pintu dengan bantingan

iapa yang masukin kecoa di tas gue." Ruga memberikan s

ile meny

buk untuk mengambil kotak P3

ga." Kayana menatap pria menye

aya?" Pria bernama asli Naruga itu mencoba memegang ujung rambut K

baju

ga membuat ekspresi malu, mencoba m

n. Atau lo g

senyum mengejek. "B

a yang hanya terduduk pasrah, diam. Kayana melihat sekilas disana. Meskipun pria ini kurus, teta

punggung Ruga yang terkena goresan pensil. Hanya sedikit lecet. Tidak parah.

r menit, gue tebak hormon adrenalin dan dopam

fsu sama or

ke arah belakang, mel

lagi melakukan aktivitas yang mendukung itu semua, ke gue. Jadi... kalau lo mau kita bisa coba hal yang seru banget. Jauh lebih seru dari materi fisika

esi datar yang dibuat-buat. Tatapannya meracau gelis

Bibirnya? Selain dada y

. Ruga tahu hal ini akan jadi sumber masalah baru di kemudian hari, namun pria itu tidak peduli. Dengan perhitungan kalkulas

. Hanya wangi parfum bunga yang jika Ruga prediksi adalah bunga mawar, dengan

ai kaos olahraganya asal. Kabur setelah

cara untuk menjatuhkan Ruga, tetapi Ruga selalu membalas dengan kecerdikan yang membuat

ketenangannya. Ruga adalah cermin, selalu memantulkan kembali kerapuhan dan ke

a Melody, terbuat dari kuningan yang mengkilap, mencantumkan nama dan foto para penyumb

a Set

ih

an Set

n sete

angan, bukan dari prestasi. Pangeran Setiawan, si koma, masih masuk di urutan

onatur Peringkat 15. Bayu, yang otaknya seukuran kacang, merasa terganggu dengan keberanian

nendang tas Ruga hingga isinya berhamburan. "Lo gak pant

Ia membungkuk, meng

sak rencana.' Ia mencoba menenangkan diri

ih PR yang susah. Jangan kayak anak kecil, nendang tas

beberapa halaman. "Lo pikir lo pinter? Lo cuma joki! Miskin te

p membalas, sebuah keheningan menyelimuti kor

an tatapannya seperti laser yang siap membakar. T

menciut. "Kaya, gue cuma... ngasih pela

au lipat kecil dari tasnya-pisau kecil yang biasa dipakai untuk membuka surat penting-dan dengan gerakan brutal, ia

ntai. Suara itu memecah keheninga

y orang miskin boleh, itu memang takdir mereka, harusnya mereka diam. Tapi bully orang y

nya bisa terdiam. Ia tidak

. 15. Papan nama lo nggak pantes ada di sini lagi. Next time, watch y

yang masih memegang buku Fisika yang robek, menatap Kayana yang m

gebela gue? A

objek kebenciannya. Ia ingin Ruga tetap di sana, tetap menjadi sasaran kemarahannya. Tetapi, tindakan itu menciptakan lap

k masuk ke ruang klub pribadinya. Ia ingi

, Kaya!" tanya Ruga, suaranya kini penuh tan

r lo bisa nantangin gue, Ruga? Lo tuh cu

uarkan dari dalam tas. "I'm bored with you." Ia mere

belum tersentuh sedikitpun. Bahkan buku yang barusan dilemparkan oleh

t daripada fisika kuantum mana pun. Ruga tahu, ia harus lebih dekat, lebih dalam, untuk mengungkap apa yang sebenarnya Kayana sembunyikan di balik topeng Ratu Es

intu ruang klub Kayana dengan tatapan yang penuh teka

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
1 Bab 1 Pemuda Jatuh Dari Rooftop2 Bab 2 Pembully Cantik dan Kuman Miskin3 Bab 3 Pembully Cantik Membela Mangsanya4 Bab 4 Ciuman Balas Dendam5 Bab 5 Ciuman Perlindungan6 Bab 6 Pembully Yang Dilindungi oleh Terbully7 Bab 7 Dua Hati Yang Bertabrakan8 Bab 8 Ciuman dengan Pembully yang Rapuh9 Bab 9 Pembully dan Terbully Pacaran10 Bab 10 Bukti Kejahatan Ayah Kayana11 Bab 11 Ciuman Pengakuan Cinta Yang Tertunda12 Bab 12 Cinta Jarak Jauh Dengan Misi Besar13 Bab 13 Awal Kepemimpinan Kayana14 Bab 14 Proyek Pembangunan Kampus15 Bab 15 Ciuman Dalam Perdebatan Pertama16 Bab 16 Kayana Ingin Putus17 Bab 17 Siasat Baikan Ruga18 Bab 18 Dating Petaka19 Bab 19 Kayana Jatuh Dari Rooftop20 Bab 20 Ekspansi Bisnis21 Bab 21 Tiga Bulan Koma22 Bab 22 Delapan Bulan Koma23 Bab 23 Teka-teki Pangeran dan Kejahatan24 Bab 24 Lima Tahun Koma25 Bab 25 Penelitian Di Zuritch26 Bab 26 Saingan Bisnis Pertama27 Bab 27 Bangkitnya Kayana Dari Koma28 Bab 28 Kayana Kuliah Lagi29 Bab 29 Satu Apartemen30 Bab 30 Kayana Kolaps31 Bab 31 Debat Perusahaan32 Bab 32 Lamaran Dadakan33 Bab 33 Ritme Setelah Pernikahan34 Bab 34 First Night🔞35 Bab 35 Nostalgia36 Bab 36 Cemburu37 Bab 37 Kembali Pulang38 Bab 38 Perkara Bolu Pisang39 Bab 39 Awal Kehamilan40 Bab 40 Alergi Ruga41 Bab 41 Gender Reveal42 Bab 42 Tutorial Punya Bayi43 Bab 43 Persiapan Anak44 Bab 44 Membela Yang Lemah45 Bab 45 Kayana Kembali Bekerja46 Bab 46 Zoya Kayana Indra47 Bab 47 Bayi Zoya48 Bab 48 Situasi Genting49 Bab 49 Kebakaran50 Bab 50 Pangeran dan Calon Istri51 Bab 51 Akhir Keluarga Bahagia (Tamat)