icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Sudah Terlambat, Mantan Pewaris Mafia

Bab 3 

Jumlah Kata:594    |    Dirilis Pada: 29/10/2025

a P

. Itu Bima. Suaranya diwarnai kepanikan yan

elakaan. Dia jatuh, kepalanya terbentur

Sebuah pesan yang dikirim ke saingan yang menyerempet se

ku meniru keprihatinan dengan sempurna.

ong." Permohonan itu adalah bagian dari pertunjukan. Tunangan ya

ra diperiksa. Dia sedang bersandiwara untuk para perawat, untuk para prajuritnya yang mengintai di dekat pintu, berbicara tentang bet

adalah janji temu rutin untuk setiap anggota keluarga tingkat tinggi, p

resiku tetap lembut. "Bima, kau punya

h. "Batalkan saja. Aku tidak bisa

da peranmu, pada masa depan. Dengan memilih perselingkuhannya di atas tugasnya sebagai pewaris, dia telah meludahi perintah itu.

Bima dan Clara berciuman di mobilnya. Bima dan Clara di sebuah klub, tangan Clara merayap di sekujur tubuhnya. Foto-foto itu diberi

ku secara metodis menghapus setiap foto dan memblokir nomor i

buah kenangan muncul. Bima, dua tahun lalu, ketika aku sakit flu. Dia tinggal bersamaku selama

sandiwara? Apakah ada y

ria seperti dia sekarang, tetapi untuk gadis bodoh dan mudah percaya seperti diriku

setetes air mata mengalir di pipiku. Panas karena amarah. Ini buk

di sana. Bima dan Clara, lengket seperti perangko, tawanya menggema di ruangan putih yang

r. "Anggur merah untukmu?" tanyanya, sebuah re

il yang terkubur di bawah tujuh tahun kenangan yang katanya tidak dia miliki

elas itu, wajahnya sekali lagi menjadi p

mengubah apa pun. Manipulasinya adala

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Sudah Terlambat, Mantan Pewaris Mafia
Sudah Terlambat, Mantan Pewaris Mafia
“Tunanganku selama tujuh tahun, pewaris dinasti mafia, mengaku amnesia tiga minggu sebelum pernikahan kami, dan hanya melupakanku. Lalu aku tak sengaja mendengarnya tertawa dalam panggilan video, menyebutnya sebagai "izin bebas" yang sempurna untuk meniduri seorang influencer sebelum dia terikat. Dia memamerkan perselingkuhannya, meninggalkanku dengan lengan patah setelah kecelakaan mobil yang direkayasa demi menyelamatkan wanita itu dari goresan, dan berencana membuatku kehilangan tempat tinggal. Dia menyebutku "miliknya", sebuah boneka yang bisa dia mainkan dan letakkan kembali di rak saat dia sudah bosan. Dia pikir aku akan menunggunya "sembuh secara ajaib". Sebaliknya, aku menghilang, meninggalkan cincinnya dan sebuah catatan sederhana: "Aku ingat semuanya. Aku juga."”
1 Bab 12 Bab 23 Bab 34 Bab 45 Bab 56 Bab 67 Bab 78 Bab 89 Bab 910 Bab 1011 Bab 1112 Bab 1213 Bab 1314 Bab 1415 Bab 15