icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Si Beta Mencampakkanku, Lalu Aku Merebut Rajanya.

Bab 3 

Jumlah Kata:291    |    Dirilis Pada: 29/10/2025

Pandan

it meledak di sepanjang tulang punggungku, tajam dan membutakan. Bagi Omega sepertiku, kekuat

untuk bangkit, tubuhku menjerit kesakitan. "K

adapan Dewi Bulan! Kau meninggalkanku sendirian, seorang Omega bi

?" balas Bram, wajahnya berkerut karena

rmalukan di depan umum

a, yang sekarang menangis tersedu-sedu. "Reputasiku bisa menanggung penu

tusasaan. Trik murahan seorang serigala liar, dan dia telah tertipu

tu layu dan menjadi abu di dalam dadaku. Seorang pria yang tidak bisa melind

ngabaikan rasa sakit yang berdenyut di punggungku. Aku me

angan kita re

idak menoleh ke belakang. Aku tidak akan

endengar suara manis Marina yang memu

ya, penuh dengan keso

rang Omega. Dia akan kembali mena

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Si Beta Mencampakkanku, Lalu Aku Merebut Rajanya.
Si Beta Mencampakkanku, Lalu Aku Merebut Rajanya.
“Aku berdiri di upacara perkawinanku, siap untuk bersatu dengan Beta kawananku, Bram, di bawah tatapan tajam sang Raja Alfa yang perkasa. Namun, tepat saat ritual dimulai, Bram meninggalkanku di altar. Dia lari ke dalam hutan demi wanita lain-seorang serigala liar lemah bernama Marina yang dia pungut. Dia membiarkanku menanggung penghinaan ini sendirian. Lalu, sebuah pesan masuk melalui saluran komunikasi para pemimpin, untuk didengar semua orang. Itu Bram, mengumumkan bahwa Marina mencoba bunuh diri dan dia tidak bisa meninggalkannya. Kemudian, dengan kurang ajarnya, dia memerintahkanku untuk meminta maaf kepada Raja Alfa atas namanya atas "kekacauan" ini. Pria yang kucintai selama enam tahun, yang baru semalam menjanjikan selamanya untukku, telah menukar kehormatanku dengan sebuah kebohongan. Dia menjadikanku bahan tertawaan di depan seluruh benua. Malam itu, saat menenggelamkan kesedihanku di sebuah bar manusia, aku bertemu dengan Raja Alfa itu sendiri. Didorong oleh wiski dan patah hati, aku membuat tawaran nekat. "Dia tidak menginginkanku lagi," racauku. "Alfa, apa kau menginginkanku malam ini?" Yang mengejutkanku, dia menerimanya. Dan dalam pelukannya, aku menemukan sebuah kebenaran yang menakjubkan: Raja Alfa, paman dari mantan tunanganku, adalah Jodoh sejatiku. Balas dendamku baru saja dimulai.”
1 Bab 12 Bab 23 Bab 34 Bab 45 Bab 56 Bab 67 Bab 78 Bab 89 Bab 910 Bab 1011 Bab 1112 Bab 1213 Bab 1314 Bab 1415 Bab 1516 Bab 1617 Bab 1718 Bab 1819 Bab 1920 Bab 20