Jasper Wilde
4 Buku yang Diterbitkan
Buku dan Cerita Jasper Wilde
Si Beta Mencampakkanku, Lalu Aku Merebut Rajanya.
Likantrof Aku berdiri di upacara perkawinanku, siap untuk bersatu dengan Beta kawananku, Bram, di bawah tatapan tajam sang Raja Alfa yang perkasa.
Namun, tepat saat ritual dimulai, Bram meninggalkanku di altar. Dia lari ke dalam hutan demi wanita lain—seorang serigala liar lemah bernama Marina yang dia pungut.
Dia membiarkanku menanggung penghinaan ini sendirian. Lalu, sebuah pesan masuk melalui saluran komunikasi para pemimpin, untuk didengar semua orang. Itu Bram, mengumumkan bahwa Marina mencoba bunuh diri dan dia tidak bisa meninggalkannya.
Kemudian, dengan kurang ajarnya, dia memerintahkanku untuk meminta maaf kepada Raja Alfa atas namanya atas "kekacauan" ini.
Pria yang kucintai selama enam tahun, yang baru semalam menjanjikan selamanya untukku, telah menukar kehormatanku dengan sebuah kebohongan. Dia menjadikanku bahan tertawaan di depan seluruh benua.
Malam itu, saat menenggelamkan kesedihanku di sebuah bar manusia, aku bertemu dengan Raja Alfa itu sendiri. Didorong oleh wiski dan patah hati, aku membuat tawaran nekat.
"Dia tidak menginginkanku lagi," racauku. "Alfa, apa kau menginginkanku malam ini?"
Yang mengejutkanku, dia menerimanya. Dan dalam pelukannya, aku menemukan sebuah kebenaran yang menakjubkan: Raja Alfa, paman dari mantan tunanganku, adalah Jodoh sejatiku. Balas dendamku baru saja dimulai. Dari Pion Menjadi Ratu: Pelarian Manisku dari Kekasih yang Manipulatif
Modern Saat Melanie menyadari dirinya hanyalah pion cerdik di permainan besar Greyson, dia melepaskan diri tanpa ragu sedikit pun.
Tidak sehari pun berlalu, Greyson menyaksikan segerombolan pria mengejarnya bagaikan ngengat tertarik pada api; rasa marah membara, dan dia mengutuk keinginannya untuk menahan Melanie.
Bertekad untuk memutuskan belenggu itu, Melanie mengerahkan segalanya demi kebebasannya, meski hatinya sakit karena merindukan kebebasan.
Greyson mengumpulkan sisa-sisa kekuatannya untuk membebaskannya, namun lima menit yang menyiksa, akhirnya dia jatuh terpuruk, tangan gemetar, memohon, "Jika kamu pergi, bisakah kamu membawaku bersamamu?" Anda mungkin suka
Gairah Nikmat Kopi Susu
Juliana 21+
"Pantas belum jalan, ada maunya ternyata" Ujar Fany
"hehehehe... Yuk..." Ujar Alvin sambil mencium tengkuk istrinya.
Fany segera membuka handuknya. Buah dadanya menggantung indah, perutnya yang rata dan mulus, serta area kemaluannya yang ditutupi rambut hitam langsung muncul. Alvin segera memeluk Fany dan melumat buah dadanya dengan rakus.
"Pintu sudah dikunci? " Tanya Fany
"Sudah...." Jawab Alvin disela mulatnya sedang mengenyot puting pink milik Fany
"nyalain Ac dulu" suruh Fany lagi
Sambil melepas sedotannya, Alvin mencomot remote AC lalu memencet tombol ON.
Kembali dia melumat buah dada Fany bergantian kiri dan kanan, buah dada yang putih dan terlihat urat-urat merah dan biru di buah dada putihnya, membuat Alvin makin rakus melumatnya.
Sambil menrunkan celana pendek dan celana dalamnya, dia membuka kaosnya, lalu merenggangkan paha Fany, ujung kontolnya yang belum tegak sempurna diberi ludah lewat jari tengahnya di bagian kepala, lalu menggosok gosok pelan di bibir vagina Fany.
Fany mendesah dan merasakan mulai ada rangsangan di bibir kemaluannya, lalu tiba-tiba masuk batang berurat milik Alvin di vagina Fany yg belum begitu siap dan basah, pelan2 lelehan cairan membasahi dinding vaginanya, Alvin mulai menggoyang dan naik turun, Fanny memeluk bagian pinggul suaminya, pahanya dibuka lebar.
Tidak lama kemudian..... Antara Kerja dan Kenikmatan
Juliana Kupejamkan mataku, dan kukecup bibirnya dengan lembut, dia menyambutnya. Bibir kami saling terpaut, saling mengecup. Pelan dan lembut, aku tidak ingin terburu-buru. Sejenak hatiku berkecamuk, shit! She got a boyfriend! Tapi sepertinya pikiranku mulai buyar, semakin larut dalam ciuman ini, malah dalam pikiranku, hanya ada Nita.
My logic kick in, ku hentikan ciuman itu, kutarik bibirku mejauh darinya. Mata Nita terpejam, menikmati setiap detik ciuman kami, bibir merahnya begitu menggoda, begitu indah. Fu*k the logic, kusambar lagi bibir yang terpampang di depanku itu.
Kejadian ini jelas akan mengubah hubungan kami, yang seharusnya hanya sebatas kerjaan, menjadi lebih dari kerjaan, sebatas teman dan lebih dari teman.