icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Si Beta Mencampakkanku, Lalu Aku Merebut Rajanya.

Bab 4 

Jumlah Kata:413    |    Dirilis Pada: 29/10/2025

Pandan

p yang bisa kutemukan dan mencoba menenggelamkan penderitaan di jiwaku dengan wiski murahan. Ras

erhuyung-huyung ke toilet, tubuhku mual sampai tida

ia terasa berputar hebat. Kakiku lemas, dan aku terhuyun

u tidak per

yang mudah. Aku mendongak, pandanganku kabur, dan menatap sepasang mata paling

dengan otoritas yang bergetar hingga

g Bram. Pria yang s

jiri inderaku. Itu adalah aroma badai salju yang akan datang dan wangi tajam pinus di hutan beku. Serigala dalam dir

at mengambil alih. Aku melingkarkan tanganku di leherny

uku, bibirku menyentuh telinganya. "A

getaran menjalari tubuh perkasa yang menempel padaku. Satu kata ber

lik

aja menawarkan diriku kepada manusia serigala paling kuat di benua in

ang dalam memecah ke

lah-olah aku tidak berbobot sama sekali. Saat kami berada di dalam mobilnya, kendalinya hancur.

dir*. Tarik-menarik di antara kami adalah kekuatan fisik, gelombang tak tertahankan yang menyeret kami ke bawah. Bertahun-t

ku kepada Raja Alfa, seorang pr

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Si Beta Mencampakkanku, Lalu Aku Merebut Rajanya.
Si Beta Mencampakkanku, Lalu Aku Merebut Rajanya.
“Aku berdiri di upacara perkawinanku, siap untuk bersatu dengan Beta kawananku, Bram, di bawah tatapan tajam sang Raja Alfa yang perkasa. Namun, tepat saat ritual dimulai, Bram meninggalkanku di altar. Dia lari ke dalam hutan demi wanita lain-seorang serigala liar lemah bernama Marina yang dia pungut. Dia membiarkanku menanggung penghinaan ini sendirian. Lalu, sebuah pesan masuk melalui saluran komunikasi para pemimpin, untuk didengar semua orang. Itu Bram, mengumumkan bahwa Marina mencoba bunuh diri dan dia tidak bisa meninggalkannya. Kemudian, dengan kurang ajarnya, dia memerintahkanku untuk meminta maaf kepada Raja Alfa atas namanya atas "kekacauan" ini. Pria yang kucintai selama enam tahun, yang baru semalam menjanjikan selamanya untukku, telah menukar kehormatanku dengan sebuah kebohongan. Dia menjadikanku bahan tertawaan di depan seluruh benua. Malam itu, saat menenggelamkan kesedihanku di sebuah bar manusia, aku bertemu dengan Raja Alfa itu sendiri. Didorong oleh wiski dan patah hati, aku membuat tawaran nekat. "Dia tidak menginginkanku lagi," racauku. "Alfa, apa kau menginginkanku malam ini?" Yang mengejutkanku, dia menerimanya. Dan dalam pelukannya, aku menemukan sebuah kebenaran yang menakjubkan: Raja Alfa, paman dari mantan tunanganku, adalah Jodoh sejatiku. Balas dendamku baru saja dimulai.”
1 Bab 12 Bab 23 Bab 34 Bab 45 Bab 56 Bab 67 Bab 78 Bab 89 Bab 910 Bab 1011 Bab 1112 Bab 1213 Bab 1314 Bab 1415 Bab 1516 Bab 1617 Bab 1718 Bab 1819 Bab 1920 Bab 20