icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Jangan Tinggalkan Aku

Bab 12 Ancaman selalu muncul

Jumlah Kata:2080    |    Dirilis Pada: 16/10/2025

menggoda setiap indera. Namun, ketenangan itu hanyalah permukaan. Di dalam hati Avi, badai masih berputar.

rapa mingg

Buka bab ini

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Jangan Tinggalkan Aku
Jangan Tinggalkan Aku
“Awalnya Alvira, yang akrab dipanggil Avi, hanya ingin memastikan kesembuhan sang kakak terjamin setelah kehilangan kedua orang tuanya dalam sebuah kecelakaan tragis. Namun biaya untuk menopang hidup sang kakak tidaklah sedikit, apalagi harta benda keluarga yang tiba-tiba diambil alih tanpa pemberitahuan. Tabungannya habis untuk membayar biaya pemakaman dan perawatan saat sang kakak terbaring koma. Hingga akhirnya, ia tidak punya pilihan lain dan nekat bekerja di sebuah tempat yang sebelumnya tak pernah ia bayangkan dalam hidupnya. Ya, ia memutuskan menggunakan tubuhnya demi menghasilkan uang dengan cepat. Namun, ia tak menyangka bahwa keputusan itu menjadi awal pertemuannya dengan Damian Verrell, seorang Presiden Direktur tampan dan dingin, yang berani membayarnya mahal-bahkan lebih parah lagi, menawarkan kontrak kepadanya sebagai simpanan. Avi tak punya pilihan lain. Demi kesembuhan sang kakak, ia rela mengorbankan segalanya. Semuanya bermula dari sebuah klub malam mewah, tempat di mana Damian Verrell, pria dengan wajah menawan dan otak cemerlang, berkuasa. Sosok yang dicita-citakan banyak wanita, namun hatinya tetap tertutup rapat, seakan hanya menyisakan ruang untuk kepentingannya sendiri.”
1 Bab 1 kehilangan orang tua mereka dalam kecelakaan2 Bab 2 kemenangan kecil3 Bab 3 Seiring berjalannya waktu4 Bab 4 Matahari pagi kali ini terasa lebih menekan5 Bab 5 tidak sendiri6 Bab 6 perasaan pribadinya semakin nyata7 Bab 7 mulai membuka hatinya8 Bab 8 bukan hanya sebagai bos9 Bab 9 Kota Jakarta malam itu sepi10 Bab 10 Kakaknya duduk di ruang tamu11 Bab 11 Hubungan mereka semakin dekat12 Bab 12 Ancaman selalu muncul13 Bab 13 aku bangga padamu14 Bab 14 menjadi bagian penting dalam hidupnya15 Bab 15 tidak pernah hilang16 Bab 16 belum pernah ia rasakan sebelumnya17 Bab 17 meninggalkanmu18 Bab 18 bertindak meski takut19 Bab 19 Setiap keputusan yang ia buat bisa berakibat fatal20 Bab 20 meragukan dirimu sendiri21 Bab 21 kehilangan22 Bab 22 Tidak ketika semua rahasia belum terungkap23 Bab 23 pertama kalinya24 Bab 24 Senyum samar muncul di wajahnya25 Bab 25 Mereka berjalan masuk bersama-sama26 Bab 26 bukan karena penyesalan27 Bab 27 hanya satu hal yang mereka percaya sepenuhnya28 Bab 28 bukan hanya sahabat29 Bab 29 memantau30 Bab 30 kesalahan