icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

SEDUCING HOT DUDA

Bab 2 JATUH CINTA PANDANGAN PERTAMA

Jumlah Kata:756    |    Dirilis Pada: 03/12/2021

rankfurt atau minimal ke Indonesia di rumah neneknya merasakan panas

musuh bebuyutan masih teringat dengan jelas pengkhianatan itu dan dengan lancangnya David dan Rara berciuman di depannya dahulu dan itu tak bisa dito

kan? Udah

aat David salah mengenal dirinya. Jika rekan orang tuanya leb

a menelan ludahnya, gila nih bapak-ba

kai dan melihat ke orang tuanya da

a, entah kenapa produk tua ini begitu menarik perhatiannya. Verena memang dekat dengan ayahnya dan ingin mend

langsung menggosok tangannya masuk ke dalam mobil Da

menoleh ke sampingnya dan

gah berduka apalagi orang tuanya. Rasanya Rara ingin mencubit ginjal anaknya hingga lepas. Verena benar-benar produk G

ahu, sepertinya Om lebih tampan dan gagah dari Daddy. Apa mungkin Daddy bany

tapi Verena hanya menampilkan

kilas dan menolak dengan sopan. Verena makin terkagum-kagum dengan laki-laki ini s

flat istirahat dulu?" David melihat d

uan kalau nggak tidur." Verena menjawab tak tahu malu. Rara rasanya ingin mencak

pan. David itu laki-laki sopan dan sangat menghargai

lah tamu jauh maka David menurut pergi ke flat miliknya yang sudah ditinggalkan b

d yang turun. David langsung menarik koper Verena. Rara hanya bisa geleng-gelen

a dan biasanya sudah malam maka lift tidak bi

" Verena terduduk di lantai 3 dengan napas hampir pu

han di bawah sambil menselonjorkan kakinya. David langsun

rtidur di bersandar di tembok sudah tak sadarkan diri. Benar-benar anak ini. Bukan mau k

ndong laki-laki, apalagi lelaki tampan dan gagah seperti David. Walau sudah t

avid dan tersenyum. Ah

asti di ranjang." goda Verena. Membuat David ingin membuan

, lebih banyak dari Mommy da

Jet lag membuat dia

dan hari-harinya ia habiskan untuk menggo

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
SEDUCING HOT DUDA
SEDUCING HOT DUDA
“Bagaimana jika kamu jatuh cinta dengan pamanmu sendiri? Seorang laki-laki yang notabene musuh bebuyutan ayahmu. Jarak usia yang terpaut jauh tak menghalangi Verena untuk mengejar pamannya yang seharusnya jadi ayah bukan mengejar sebagai kekasih. "Ingatlah, Verena. Aku sudah tua." "Diam, Pak tua! Jangan denial, jika kau juga menyukaiku. Persetan dengan Daddy. Ayo kita menikah!" "Tidak!" "Atau begini saja? Bagaimana, Pak tua? Kau suka?" goda Verena pada bonggolan keras yang ia remas dan laki-laki itu hanya bisa mendesis.”