icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Pengantin Mafia: Terlahir Kembali dalam Penghinaan

Bab 4 

Jumlah Kata:655    |    Dirilis Pada: 10/09/2025

uangan terasa sesak, uda

, kenangan bersama Vincent dan aku

kupikir abadi, kini menusuk

sebagai juru tulis di sebuah to

n jasnya tampak mencolok dengan l

uket bunga lili karena "bunga itu

getahui bahwa ora

Vincent menjadi

guku di mobilnya sepulang kerja, dan menjelajahi Eldor

ulus, luar biasa bagi seor

a Rossi, salah satu organisa

mencoba Flush berkali-kali namun menolaknya

lah seluruh duniaku. Status tidak berar

ngit dengan kelua

gurungnya, mem

lama tiga puluh hari, hampir pin

adapanku dengan bunga lili kesayanganku, matanya penuh dengan cinta. "Aku ak

a di mataku, a

enuh dari keluarganya, tetapi Vincent

yanya, satu-satunya

emperlakukanku sep

at untuk menemani saya ketika saya merasa tanah milik saya terlalu luas dan sepi,

agiaan kita akan b

ia Viscon

n teman masa kecil Vincent,

yang berani, tetapi Vincen

u. Tidak ada putri ya

berubah setah

a, dan sikap Vincent ter

kan menjauh selama tiga hari unt

peluru untukku, sehingga kakinya lumpuh. Butuh waktu tiga tahun baginya untuk bisa berjalan lagi. Aku beruta

odohnya memp

a syukur, bahwa tahun ak

l, saya menyadari "utangnya" ad

ekarang, ruangan

cari lampu, cahayan

etak di atas meja, tanda tanganku yan

mobil bergem

bil Vincent di pintu masuk pe

r yang mahal, wajahnya puca

seperti dit

embutan kepadaku, kini berma

san itu dan segera m

g pelayan. "Sophia sedang tidak enak badan. Tempatkan dia di kamar seb

gu, "badai tadi malam membasahi kas

dengan kasur kamar utama,"

utama? Kamar

iri. Aku pun keluar dengan

angan marah... Aku tidak bermaksud mengambil kamarmu. Cedera tula

incent dengan lembut, kilatan

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Pengantin Mafia: Terlahir Kembali dalam Penghinaan
Pengantin Mafia: Terlahir Kembali dalam Penghinaan
“"Tandatangani. Minta maaf pada Sophia." Kakakku, Diana Dixson, terlibat dalam urusan kriminal dan membayar dengan nyawanya, dibunuh dengan kejam oleh Sophia Visconti. Suamiku, Vincent Rossi, tidak hanya membantu Sophia memalsukan bukti, mengklaim bahwa Diana tidak stabil secara mental. Dia menuntut agar aku menandatangani pernyataan permintaan maaf. Untuk melindungi barang-barang kenangan Diana, aku mengorbankan harga diriku dan membubuhkan namaku. Namun, aku bersumpah bahwa akan ada balas dendam untuk kematian kakakku.”
1 Bab 12 Bab 23 Bab 34 Bab 45 Bab 56 Bab 67 Bab 78 Bab 89 Bab 910 Bab 1011 Bab 1112 Bab 1213 Bab 1314 Bab 1415 Bab 1516 Bab 1617 Bab 1718 Bab 1819 Bab 1920 Bab 2021 Bab 2122 Bab 2223 Bab 23