icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Semuanya salah, tapi tak apa. Kamu sudah menjadi kekasih.

Bab 4 Kembalinya kemenangan dan lebih banyak kebohongan

Jumlah Kata:1221    |    Dirilis Pada: 18/07/2025

i-adalah apa yang terjadi di kepalaku saat ia menghilang. Seolah otakku t

untut? Apakah aku mengeluh di waktu yang salah? Apakah aku memasang wajah yang ia benci? Dan aku terus memikirk

irinya sendiri; ia lenyap begitu saja, seolah-olah aku tak berarti, sebuah detail yang mudah terhapus. Saat itulah aku paling lemah: ketika aku menyadari bahwa, antara kepastian kehilangan dan hidup dalam keraguan ini, aku lebih memilih keraguan. Karena keraguan memb

tidak meninggalkanku berbicara sendiri di WhatsApp selama seminggu penuh. Seolah-

?" aku

h hidup?"

t," hampi

li. Seorang perempuan berkelas. Seorang perempuan yang tak takut pad

a apa pun. Karena aku punya harga diri. Harga diri yang selektif, tentu saja. Jadi, Sel

ang 30 menit

olah aku belum mengenakan baju tidur katun, rambutku disa

Tapi sehar

bilang "pergi sana." Seharusnya aku bilang "ca

ol

tasiku, dan harga diriku pada sebu

ntuk menggosok gigi, memakai lipstik lagi, dan mengganti

ny

sut, dasi longgar, senyum seseorang yang tahu aku

a malu, menatapku seolah-olah ak

seseorang yang ingin memuku

itu saja, dengan wajah seperti

pinggangku. Aroma tubuhnya memen

kan bibirnya ke leherku. Rapat, perjalanan, k

eharusnya aku berteriak, "Pembohong!" Ta

nior, yang percaya diri, telah tiada. H

elaparan. Seolah aku penyelamatnya. Dan mungkin

tu lenyap, begitu

ya, segelas anggur di satu tangan, ponselku di tangan lainnya. Dia membelai

aku berpura-pura tidak tahu. "Aku meri

u sinis. "Jadi ken

mata. Dia melepaskan alasan

keluargaku, semuanya. Aku tidak ingin melibatkanmu d

-hal baik. Terjemahannya: Aku sampah, tapi aku akan member

s. Lebih buruk la

a. Dia punya bakat itu: dia bicara dengan cara yang

ngangkat gelasku, b

ta harus memb

. Terlalu tampan un

gacara, apa kau lupa? K

a serak yang mem

klausul p

otol Cabernet, vintage istimewa. Klausul kedua: jik

ncium jari-jariku. Dia menjawab

u akan langsung

an ludah. Karena hanya itu satu-satuny

ang tak masuk akal, dia bilang dia harus p

nya dari lantai, aku

ggal

u simpanannya, bukan istri

pun. Rasanya hampir seperti "hati-hati," hampir seperti "sampai jumpa la

mu, telanjang, terbungkus selimut. Aku menatap sofa y

diriku sendiri. Tapi aku hanya bisa meng

ndirian atas keb

hingga kulitku terbakar. Uapnya mengembun di cermin. A

ngat gadis yang belajar, bekerja, dan mendominasi kantor yang penuh dengan pria arogan. A

yang k

rinya adalah kebetulan ya

: "Apakah dia akan

simpul yang lebi

Aku membuka WhatsApp. WhatsApp-nya sedang online.

ah merin

luh kali. Jantungku berdebar ken

usnya lagi. Akhirnya, aku hanya mengirim 'ya'. Sebuah hati merah tepat setelahnya. Kony

akan mengirimiku pesan selamat pagi. Dia menjanjikan sesuatu yang baru. Di

ia berbohong. Masalahnya

purna, dengan kehidupan yang sempurna. Aku bertanya-tanya apakah d

a-pura. Mungkin inilah cinta: sebuah kontrak besar d

bisa keluar dari ini sekarang. Aku bisa sa

ukannya. Karena aromanya

nduanku sud

ques, yang selalu me

hidup dengan

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Semuanya salah, tapi tak apa. Kamu sudah menjadi kekasih.
Semuanya salah, tapi tak apa. Kamu sudah menjadi kekasih.
“Marília Marques selalu mengikuti aturan: ia membangun karier yang solid sebagai pengacara, jauh dari skandal, dan dengan reputasi sempurna yang ia banggakan. Hingga ia bertemu Fábio Cruz, pemilik senyum yang tak tertahankan, tatapan yang memungkiri segala pembelaan... dan cincin kawin yang dengan mudahnya "lupa" ia kenakan pada malam pertama. Apa yang seharusnya hanya sebuah kesalahan kecil berubah menjadi kecanduan yang sulit diatasi. Pertemuan rahasia, pesan yang menghilang, foto yang hanya dilihat sekali, dan hasrat yang tak mengenal waktu, moralitas, atau logika. Kini, Marília mendapati dirinya terjebak di antara beban hati nuraninya sendiri... dan hasrat untuk memilikinya di tempat tidurnya setiap kali ia mengiriminya pesan: "Aku merindukanmu." Tetapi Fábio menyembunyikan lebih dari sekadar pernikahan. Dan ketika kebenaran mengancam akan terungkap, Marília harus memutuskan: Apakah ia akan menyelamatkan dirinya sendiri... atau akankah ia terus menyerahkan hidupnya kepada pria yang tak akan pernah rela mengorbankan kenyamanan hidupnya demi dirinya? Karena ada keputusan yang tak bisa kau buat dengan kepalamu. Dan ada cinta yang menyakitkan bahkan sebelum dimulai.”
1 Bab 1 Hari dimana aku menjadi yang lain2 Bab 2 Makan malam pertama, kebohongan pertama3 Bab 3 Pesan hantu4 Bab 4 Kembalinya kemenangan dan lebih banyak kebohongan5 Bab 5 Daftar alasan6 Bab 6 Sabtu di Hotel7 Bab 7 Krisis Pertama - Siapa Rebecca 8 Bab 8 Aku lebih baik darinya (benarkah )9 Bab 9 Kembang api (dan kebohongan)10 Bab 10 Sebuah janji baru11 Bab 11 Salah Senin12 Bab 12 Menunggu hari Rabu13 Bab 13 Bencana Publik Pertama14 Bab 14 Remah-remah Cinta15 Bab 15 Nasihat yang Tak Diminta16 Bab 16 Rebecca dalam Permainan17 Bab 17 Cinta Terlarang = Lebih Banyak Kegembiraan18 Bab 18 Hukuman Diam-diam19 Bab 19 Hadiah Permohonan Maaf20 Bab 20 Hampir semuanya terungkap21 Bab 21 Anggur dan Rasa Bersalah22 Bab 22 Pertemuan Terlarang23 Bab 23 Badai Batin24 Bab 24 Jumat, Motel Murah25 Bab 25 Sampai jumpa hari Minggu26 Bab 26 Kwitansi yang Terlupakan27 Bab 27 Liburan Dibatalkan28 Bab 28 Debit Tak Terduga29 Bab 29 Keheningan yang Mematikan30 Bab 30 Dia kembali (tentu saja)31 Bab 31 Ancaman di Kantor32 Bab 32 Fabio Mengakui Setengahnya33 Bab 33 Tertidur di Ruang Sidang34 Bab 34 Ciuman Perpisahan (atau Bukan)35 Bab 35 Pesan dari nomor tak dikenal36 Bab 36 Seorang teman memberi peringatan37 Bab 37 Keluhan Pertama