icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Darling Enemy

Bab 4 Chapter 4

Jumlah Kata:2027    |    Dirilis Pada: 16/11/2021

taan para staff kantor. Ia menerima semua ucapan terima kasih plus senyum ramah dari setiap staff yang ia layani dengan senyum ramah juga. Ia paling hanya nyengir-nyengir geli jika digom

ertawa dan mengatakan bahwa ia belum ingin menikah dalam usia semuda ini. Mereka semua tidak mengetahui jati dirinya

jadi tahu apa problema kehidupan para pekerja dan masyarakat yang maaf, hidupnya kurang beruntung dalam hal materi. Ia juga sering membantu Mang Entis dan Pak Budi, SATPAM kantor yang sakit-sakitan karena faktor usia. Vanilla sering membelikan obat-obatan atau pun sekedar makanan yang ia bawa dari rumah. Mereka bercerita bahwa beban hidup mereka sangat berat

anak mereka sangat bergantung dari pekerjaan yang mungkin dianggap remeh oleh orang-orang kebanyakan. Padahal dibalik sebuah pekerjaan, ada resiko dan beban berat yang ditanggung oleh mereka semua. Hanya saja kita tidak sepenuhnya tahu karena sekadar melihat pekerjaan itu dari luar.

pi. Apalagi kalau meracik kopinya untuk boss setannya ini. Tidak pernah sekali langsung jadi. Minimal harus sampai gelas ketiga, baru katanya rasa kopinya layak diminum oleh manusia. Lihatlah, bagaimana ia jadi tidak kepengen meneteskan beberapa cc sianida de dalam kopinya? Karena ala

aan yang kemarin tidak sengaja ia dengar, unit-unit yang ditawarkan Altan pada client sold out hanya dalam hitungan minggu. Makanya sepertinya Altan akan kembali membangun apartemen-apartemen mewah dengan menggandeng para investor-investor luar negeri. Alasan pembangunan apartemen terus menggeliat tentu saja dikarenakan keterbatasan

yapu-nyapu kuduknya membuatnya menjerit histeris. Traumanya seketika kembali menggila setelah sekian lama tidak pernah terjadi. Ia bahkan tidak merasakan apa-apa, saat ta

ggalkan client-clientnya. Sesuatu pasti telah terjadi pada si bocah gila itu. Saat tiba di pantry, ia dihadapkan pada pemandangan Vanilla yang sedang berjongkok sambil menjerit-jerit ketakutan. Seorang pria y

ghela lembut bahu Vanilla dan berusaha membantunya berdiri. Ada yang aneh. Vanilla berkeras tetap jongkok dan membuat tubuhnya sekaku mungkin sehingga Altan tidak bisa

kolah kami dulu. Saya sama sekali tidak menduga kalau reaksinya malah jadi seperti ini." Ucap Mahater panik. Sepertinya Mahater memang tidak berbohong. Wajah rekan bisnisnya itu memang terliha

a kalinya boss besar mereka berlari menolong seorang OG dan meninggalkan client-client potensialnya begitu saja. Apalagi saat me

n pada sekretarisnya. "Dan kalian semua, untuk apa kalian semua berkumpul di sini? Segera kembali ke ruangan masing-masing!" Sembur Altan. Kerumunan para staff pun bubar. Saat V

ini adalah ruangan pribadinya untuk beristirahat, apabila ia sedang penat dengan pekerjaan. Ia menurunkan Vanilla pada sofa panjang yang nyaman dan untuk sementara membiarkannya begitu saja.

kalau ia meninggalkan client-clientnya begitu saja, itu juga tidak baik. Bagaimana pun ia harus bersikap p

uma latihan drama. Ternyata akting saya cukup bagus ya, Pak?" Suara sengau Vanilla y

pai pada matanya. Matanya masih tampak horror. Sepertinya gadis ini tidak mau mengakui traumanya. Altan memutuskan untuk mendiamkan saja dulu aksi Vanilla. Tidak ada gunanya ia memaksa dalam keadaan seperti

sikap seolah-olah tidak ada kejadian apa-apa. Ia mengabaikan tatapan penuh spekulasi dari orang-orang yang berbisi

on the way. Ada waktu care. Dan ada waktunya I dont care. Tersenyum saja dalam menghadapi para fans ataupu

usan, lo malah jadi gila beneran. Gue sih nggak ada maksud apa-apa ya ngomong begini sama lo. Gue cuma prihatin aja sebagai sesama teman."

engan ngurusin hidup gue juga? Lagian kalo lo emang niat banget ngurusin hidup gue, jangan tanggung-tanggung dong. Sekalian aja lo urusin ini ge

o kalo

ni, silahkan angkat kaki sekarang juga?" Suara Altan. Sepertinya tanpa mereka

t betapa ayah Anda sudah berusaha melobby saya agar bersedia menerima Anda maga

a saya ke depannya. Permisi." Winda langsung ngibrit setelah diancam oleh Altan. Sy

nya kalau ia juga ditendang. Rugi sekali setelah ia dibabuin, ditendang lagi. Vanilla menepuk jidatnya sendiri. Ad

nya sudah diantarkan oleh Ya

jenaka. Menggoda Altan. Sementara yang digoda menyumpah-nyumpah dalam hati karena telah bertindak tanpa pikir panjang untuk memeriksa keadaan gadis badung ini. Ini bocah kan memang tidak bisa dika

Saya hanya mengecek apakah keramik lantai pantry jadi r

glazur. Bukan terbuat dari tepung sajik*. Masak iya hanya karena terkena kopi panas jadi rusak? Bapak ini mimpi atau lagi nggak n

b juga kamu sendiri." Altan bergegas meninggalkan pant

Setiap berdekatan dengan Altan, emosinya selalu tidak stabil. Manusia yang sepe

drttt..

bergetar. Pandan W

alkan pernikahan Aliya lusa harus diubah semua konsepnya. Lo tahu

MP

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Darling Enemy
Darling Enemy
“Vanilla Putri Mahameru--putri bungsu dari keluarga Mahameru, sangat membenci Altan Wijaya Kesuma atau yang biasa ia sapa dengan plesetan Om Setan Borjuis. Anak mantan terindah ibunya. Putra tunggal salah satu crazy rich negeri ini, selalu saja mengata-ngatainya gadis kecil tidak berotak dan hidup hanya mengandalkan nama keluarganya saja. Dan sialnya, Vanilla harus magang di kantor Altan selama empat bulan penuh. Bagaimana perjuangan hidup mati Vanilla di kantor Altan, padahal saat interview saja ia sudah membuat heboh jajaran petinggi perusahaan? "Kami membutuhkan orang yang berwawasan luas, Bu Vanilla. Apa saja hal luar biasa yang orang lain tidak tahu tapi Anda tahu. Coba sebutkan?" -Altan Wijaya Kesuma- "Saya ini tahu lho, Pak, dari mana asal kekayaan Roro Fitri*. Bapak tidak tau kan? Lihatlah, betapa mengagumkannya wawasan saya bukan?" -Vanilla Putri Mahameru-”
1 Bab 1 Chapter 12 Bab 2 Chapter 23 Bab 3 Chapter 34 Bab 4 Chapter 45 Bab 5 Chapter 56 Bab 6 Chapter 67 Bab 7 Chapter 78 Bab 8 Chapter 89 Bab 9 Chapter 910 Bab 10 Chapter 1011 Bab 11 Chapter 1112 Bab 12 Chapter 1213 Bab 13 Chapter 1314 Bab 14 Chapter 1415 Bab 15 Chapter 1516 Bab 16 Chapter 1617 Bab 17 Chapter 1718 Bab 18 Chapter 1819 Bab 19 Chapter 1920 Bab 20 Chapter 2021 Bab 21 Chapter 2122 Bab 22 Chapter 2223 Bab 23 Chapter 2324 Bab 24 Chapter 2425 Bab 25 Chapter 2526 Bab 26 Chapter 2627 Bab 27 Chapter 2728 Bab 28 Chapter 2829 Bab 29 Chapter 2930 Bab 30 Chapter 3031 Bab 31 Chapter 3132 Bab 32 Chapter 3233 Bab 33 Chapter 3334 Bab 34 Chapter 3435 Bab 35 Chapter 3536 Bab 36 Chapter 3637 Bab 37 Chapter 3738 Bab 38 Chapter 3839 Bab 39 Chapter 3940 Bab 40 Chapter 4041 Bab 41 Chapter 4142 Bab 42 Chapter 4243 Bab 43 Chapter 4344 Bab 44 Chapter 4445 Bab 45 Chapter 4546 Bab 46 Chapter 46 (END)47 Bab 47 Extra Part